Natal, Ahok Mudik ke Belitung Timur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berikan ucapan selamat kepada Veronica Tan (kiri) usai  Pelantik menjadi Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta dilakukan di Balai Agung DKI Jakarta, 4 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berikan ucapan selamat kepada Veronica Tan (kiri) usai Pelantik menjadi Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta dilakukan di Balai Agung DKI Jakarta, 4 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana mudik ke Belitung Timur untuk merayakan Natal. Ia akan bertolak dari Jakarta pada Rabu, 24 Desember 2014. "Natal nanti saya mau mudik," kata Ahok di Balai Kota, Senin, 22 Desember 2014.(Baca:Ahok Makan Babi, Ibu-ibu di NTT 'Klepek-klepek')

    Ahok mengatakan akan menghabiskan waktu sekitar dua hingga tiga hari di kampung halamannya. Istrinya, Veronica Tan, dan anak-anaknya turut serta dalam acara mudik tersebut. Ahok menyerahkan urusan pemerintahan sementara ke Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (Baca: Ahok Perintahkan Copot Lampu Hias Usai Natal  )

    Meski memutuskan mudik, Ahok berujar tak memiliki tradisi khusus yang dilakukan keluarganya saat Natal. Menurut dia, keluarganya hanya pergi ke gereja dan menghabiskan waktu bersama-sama saat merayakan Natal.(Baca:Kantor Ahok Dipasangi Pohon Natal Setinggi 3 Meter  )

    Selain itu, Ahok dan keluarganya juga tak terbiasa bertukar kado. "Tak ada tradisi, kalau ingat ya dikasih, kalau lupa ya tak beri kado," ujar Ahok.

    LINDA HAIRANI

    Baca juga:
    Polisi Pakistan Tangkap Pelaku Pembantaian Siswa
    Pohon Natal Tak Dipajang di Gereja Ini
    Lulung Cs Dapat Mobil Mewah
    Kalah Canggih, Kapal TNI Sulit Kejar Kapal Asing



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.