Diancam Bom, Kantor VoA Indonesia Gelap Gulita

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bom. Boards.ie

    Ilustrasi bom. Boards.ie

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjagaan di kantor Voice of America Indonesia normal. Tidak ada pengamanan yang berlebih di kantor media yang berkantor pusat di Amerika Serikat tersebut. "Semua normal," kata Wahyodo, petugas keamanan di Menara Kuningan, Jakarta, Sabtu malam, 10 Januari 2015.

    Pantauan Tempo hingga malam hari, tidak tampak satu pun petugas kepolisian yang berjaga di kawasan tersebut. Hanya ada petugas keamanan gedung yang menjaga gedung tersebut.

    Kantor VoA yang berada di lantai 12 juga terlihat gelap gulita. Tidak ada satu pun lampu kantor yang menyala di lantai tersebut. Keamanan di pintu masuk gedung juga cuma dijaga oleh dua orang satpam. (baca: Kantor VoA di Jakarta Diteror Bom

    Mereka tidak memperbolehkan orang masuk ke dalam gedung. Hanya karyawan gedung yang memiliki identitas saya yang diperkenankan untuk masuk. Area parkir juga terlihat sepi dan tidak ada satu pun kendaraan.

    Wahyodo mengatakan, kantor VoA Indonesia itu memang menerima ancaman bom. Tim Gegana Polda Metro Jaya pun sudah mendatangi gedung tersebut untuk menyisir seluruh area. Sekitar jam 10, puluhan personel Gegana itu tampak memasuki gedung berlantai 16 itu. (baca: Diancam Bom, Polisi Sebut VoA di Jakarta Aman)

    Namun hingga penyisiran selesai tengah hari, tidak ada tanda-tanda keberadaan barang yang mencurigakan. Puluhan personel itu pun langsung pergi tak lama setelah penyisiran. "Tapi hasilnya nihil, tidak ada yamg berbahaya," ujar dia.

    Kantor VOA juga meliburkan seluruh karyawannya. Menurut dia, tidak ada satu pun kegiatan kantor VOa yang dilakukan hari ini. "Kalau kantor lainnya kan memang tutup karena Sabtu-Minggu," ujar dia.

    Sebelumnya, kantor berita VoA mendapat ancaman akan dibom, Sabtu pagi. Pihak redaksi kantor tersebut kemudian melaporkan ancaman itu ke Polda Metro Jaya.


    DIMAS SIREGAR
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.