Mahasiswa UI Hilang, Tak Kuliah Satu Semester

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Rektorat Universitas Indonesia. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Gedung Rektorat Universitas Indonesia. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Depok - Mahasiswa Jurusan Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Danny Ashri Fajar Purba, 21 tahun, dilaporkan hilang dari tempat tinggalnya, Apartemen Margonda Residence, oleh orang tuanya, Dewi Tresnasih, ke Kepolisian Resor Depok.  Danny diketahui sudah tidak terlihat di kampus sejak  satu semester terakhir.

    Untuk menemukan mahasiswa semester VII itu, polisi menyebarkan fotonya di tempat-tempat umum, seperti terminal, stasiun kereta api, mal, dan lampu merah. (baca: Mahasiswi UI yang Hilang Ternyata Tidur di Warnet)

    "Kita juga segera melakukan penyidikan, memanggil saksi-saksi seperti petugas keamanan apartemen dan teman-teman Danny," kata Kepala Seksi Humas Polres Depok, Inspektur Dua Bagus Suwardi, Senin, 19 Januari 2015.

    "Polres Depok terima laporan dari orang tua Danny tanggal Kamis, 15 Januari 2015," kata Bagus. Kasus hilangnya Danny dilaporkan dengan nomor laporan 031/B/1/2015/PMG/RD Orang Hilang.
    Dewi melapor ke polisi, karena tidak dapat menghubungi Danny sejak Rabu pagi, 14 Januari 2015.

    Menurut Dewi, kata dia, Danny menunjukkan sikap yang berbeda ketika ditanya mengenai perkuliahan pada Desember 2014.

    "Kata orang tua, anaknya waktu ditanya kuliah, jawabannya agak aneh. Saat ditanya tentang ujinnya, anaknya selalu menghindari pertanyaan," kata Bagus. "Jawaban-jawaban di telepon agak tidak nyambung, gak pas," kata dia. 

    Orang tua Danny yang tinggal di Batam, Kepulauan Riau, tiba di Jakarta pada Kamis, 15 Januari 2015. Mereka langsung mendatangi tempat tinggal anaknya di Apartemen Margonda Residence. Di kamarnya, mereka tidak mendapatkan Danny serta telepon seluler dan laptopnya. 

    MAYA NAWANGWULAN

    Berita lain:
    Yusril: Jokowi Melanggar Undang-Undang Kepolisian
    Presiden Jokowi Dimusuhi Tiga Negara
    PKS: Andai Budi Gunawan Ketua KPK Jadi Tersangka




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.