Begal Bersenjata di SPBU Depok Ternyata Kelompok Lampung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Infografis

    Infografis "Begal Tak Sepi Diburu Polisi". (ILUSTRASI: RIZAL ZULFADLI)

    TEMPO.CO, Depok -- Polres Depok menyatakan pelaku begal yang menggunakan senjata api di Jalan Raya Cupayung Gang Karung, Selasa 21 April 2015, pemain lama. Perwira Urusan Humas Polresta Depok Inspektur Dua Bagus Suwardi menjelaskan, korban yang membawa duit setoran SPBU sebanyak Rp185 juta, sudah diintai sejak pagi.

    "Pelaku masih kelompok lama. Dari kesaksian diduga seperti kelompok seberang dari Lampung," kata Bagus di Polres Depok, Rabu 22 April 2015.

    Tahun ini, kata dia, sudah ada empat pelaku perampasan yang menggunakan senjata api di Kota Depok. Saat ini, pihaknya masih menyelidiki jenis senpi yang digunakan pelaku.

    Saat merampas motor korban, pelaku langsung memepet dan menembak. Sebab, gerak gerik korban sudah diawasi sebelumnya. "Di pelipis mata sebelah kanan ada luka goresan. Dan sebelah kirinya ada luka lebam," imbuhnya.

    Seperti diketahui, Selasa siang jam 13.30 WIB, Endang Suhendar, Pengawas SPBU 34.16420 di Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, dibegal saat seorang diri ingin menyetorkan duit ke Bank Mandiri Margonda.

    Pelaku diduga tiga orang dengan menggunakan sepeda motor dalam pencarian polisi. "Pelaku menggunakan dua motor. Saat ini kami masih menyelidiki dan meminta keterangan dari para saksi," ucapnya.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.