Kerap Gusur Warga Jakarta, Ahok Dinilai Langgar Janji Kampanye  

Reporter

Editor

Yuliawati

Warga berdiri dekat spanduk penolakan penggusuran di kawasan Kampung Pulo, Jakarta, 13 Oktober 2015. Gubernur DKI Jakarta, Ahok, mengatakan akan membangun rusun di Kampung Pulo. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengingkari janji kampanyenya saat pemilihan kepala daerah DKI. Ahok, yang saat pilkada berpasangan dengan Joko Widodo, pernah berjanji melakukan penataan kota secara humanis tanpa penggusuran. “Setelah dilantik, dia malah gusur warga Jakarta. Janji kok diingkari?” ujar Siane Indriani, anggota Komnas HAM, saat diskusi tentang menata kota tanpa penggusuran di gedung Komnas HAM, Kamis, 12 November 2015.

Siane mengingatkan, saat debat calon kepala daerah DKI pada 14 September 2014, Jokowi dan Ahok berjanji akan membangun kampung susun yang layak huni tanpa metode penggusuran. "Jokowi dan Ahok juga berjanji melegalkan tanah-tanah yang sebelumnya tidak diakui pemerintah," ucapnya.

Della, wanita paruh baya korban penggusuran Waduk Pluit yang kini tinggal di Rumah Susun Muara Baru, sependapat dengan Siane. Dia mengaku kecewa dengan Ahok. “Dulu waktu kampanye, kami pilih dia. Kami ajak dia masuk ke kampung-kampung,” ujarnya. Namun, ketika terpilih, Della merasa Ahok mengkhianati warga Jakarta. “Mungkin dia lupa kalau yang pilih dia itu warga Jakarta sehingga memperlakukannya dengan buruk," tutur Della.

Della mengatakan hidupnya menjadi lebih sulit setelah digusur dan direlokasi ke rumah susun. Dia menyatakan pemerintah tidak pernah berdiskusi dengan masyarakat dan mencari tahu apa yang dibutuhkannya.

Tinggal di rumah susun, ucap Della, hanya menambah beban hidup. Dia mencontohkan, tempat tinggalnya di Muara Baru memiliki kandungan air keruh. Jadi dia mesti membeli air galon setiap hari. Biaya lain yang harus dikeluarkan adalah sewa rusun, biaya listrik, keamanan, dan lain-lain. "Mestinya, sebelum relokasi, pemerintah membuat analisis terlebih dulu bagaimana dampak perubahan yang dihadapi masyarakat," ujarnya.

Menurut pengamat tata kota, Marco Wijaya, musyawarah dan partisipasi masyarakat merupakan hal penting, dan Ahok seakan tidak mengerti hal itu. “Padahal partisipasi adalah cara dasar demokrasi. Harus ada duduk bersama dan berembuk antara warga yang akan ditata wilayahnya dan pemerintah,” tuturnya.

BAGUS PRASETIYO







Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

2 hari lalu

Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

Warga kembali berunjuk rasa di depan Balai Kota menagih janji Anies Baswedan yang mau mencabut Pergub Penggusuran


Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

2 hari lalu

Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berjanji bakal mencabut Pergub Nomor 207 Tahun 2016 alias Pergub Penggusuran


Anies Bicara Keadilan, Sindir Kebijakan Ahok Batasi Pemotor di Sudirman-Thamrin

5 hari lalu

Anies Bicara Keadilan, Sindir Kebijakan Ahok Batasi Pemotor di Sudirman-Thamrin

Gubernur DKI Anies Baswedan menilai membatasi pengendara motor lewat Jalan Sudirman-Thamrin tidak adil


Pantai Maju di Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, Prostitusi, dan BJ Habibie Masuk Top 3 Metro

7 hari lalu

Pantai Maju di Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, Prostitusi, dan BJ Habibie Masuk Top 3 Metro

Pantai Maju Jakarta di pulau reklamasi Ahok yang diubah Anies, prostitusi yang dilarang di Jakarta , dan kenangan BJ Habibie masuk Top 3 Metro.


Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

7 hari lalu

Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

DKI Jakarta mengoperasikan kawasan Jalan Sehat dan Sepeda Santai (Jalasena) Pantai Maju Jakarta untuk bermain layang-layang.


Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

7 hari lalu

Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

NSN mengungkapkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semakin melorot yang mencapai 30,3 persen.


Anies Sebut Kampung Kota Tak Diakui pada 2014, Saat Itu DKI Dipimpin Jokowi - Ahok

11 hari lalu

Anies Sebut Kampung Kota Tak Diakui pada 2014, Saat Itu DKI Dipimpin Jokowi - Ahok

Anies Baswedan memasukkan kampung kota dalam regulasi baru. Menurut dia, tidak ada terminologi kampung dalam aturan lama tata ruang tahun 2014.


Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

13 hari lalu

Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

Anies Baswedan membahas beragam isu termasuk soal politik saat bertemu tiga ketua umum partai politik.


Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

13 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

Anies Baswedan menyebut tak sengaja bertemu dengan mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di hotel yang sama.


Anies Baswedan Bertemu Presiden PKS, AHY Demokrat, Surya Paloh Nasdem, dan Jusuf Kalla

14 hari lalu

Anies Baswedan Bertemu Presiden PKS, AHY Demokrat, Surya Paloh Nasdem, dan Jusuf Kalla

Anies Baswedan tak menjawab ketika ditanya apakah membahas soal pemilihan presiden (Pilpres) 2024 ketika bertemu 3 pimpinan partai politik.