Alasan Pengurus Ponpes Ibnu Mas`ud Bertahan Tolak Pengosongan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yayasan Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud. Tempo/M Sidik Permana

    Yayasan Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud. Tempo/M Sidik Permana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi hari terakhir batas waktu rencana pengosongan Pondok Pesantren Ibnu Masud yang berlokasi di Kampung Jami, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, tampak lengang meski pengasuh ponpes masih bertahan.

    "Alhamdulilah hari ini, tidak ada warga yang datang betunjuk rasa seperti yang terjadi pada tanggal 17 Agustus lalu, untuk meminta kami mengosongkan Ponpes," ungkap Ketua Yayasan Al-Urwatul Wutsqo, Ponpes Ibnu Mas`ud Agus Purwoko, saat di lokasi, Ahad 17 September 2017.

    Baca : Penyebab Polisi Perketat Area Sekitar Lokasi Ponpes Ibnu Mas`ud

    Dia mengatakan, pihak yayasan baik guru maupun pengasuh Ponpes Ibnu Masud akan tetap bertahan dan menjalankan pengajaran Tahfiz AL-quran untuk santrinya, karena demo yang mendesak pengosongan ponpes itu tidak mendasar.

    "Desakan untuk pengosongan dan pembubaran Ponpes ini tidak mendasar, padahal kami disini hanya membetikan pengajaran bagi anak-anak dengan tahfiz Quran," kata dia.

    Dia mengatakan, pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan pihak desa dengan berdialog langsung dengan Kepala Desa dan menyampaikan jika pihak Ponpes akan melakukan pendekatan sosial.

    "Pendekatan sosial ini akan kami lakukan kepada masyarakat dan pejabat pemerintahan agar tidak ada lagi kesalah pahaman dan kecurigaan tentang pesantern kami yang dengan tegas tidak ada kaitanya dengan aksi terorsme," kata dia.

    Dia mengatakan, pihaknya pun membuka diri dan siap melakikan dialog dengan masyarakat yang ingin mengetahui pengajaran yang dilakukan di ponpes tersebut.

    Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Bogor Andi Muhammad Diky mengatakan, kondisi terakhir di lokasi Ponpes Ibnu Mas`ud masih aman dan landai.

    Simak : Camat Tamansari Minta Yayasan Ibnu Masud Kosongkan Lokasi Lusa

    "Saat ini masih terpantau aman karena santri sudah banyak yang pulang. Santri yang tinggal sedikit yaitu hanya anak-anak pengurus saja," kata Andi, Ahad 17 September 2017.

    Dikatakannya, meski kondisi aman dan kondusif, pihak kepolisian dari Polres Bogor sudah menerjunkan 200 personil gabungan dari Polres Bogor, Polsek dan Brimob ke area lokasi pesantren itu. "Pengamanan ini dilakukan oleh petugas yang berseragam juga pengamanan tertutup," kata Andi.

    M SIDIK PERMANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.