Beda Perlakuan Polisi Terhadap Jennifer Dunn dan Tio Pakusadewo

Reporter

Aktor Tio Pakusadewo dan aktris Jennifer Dunn. Foto/TEMPO/Fakhri Hermansyah dan Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta — Artis Jennifer Dunn tidak mendapatkan kesempatan untuk direhabilitasi, seperti aktor Tio Pakusadewo. Kedua artis tersebut diduga telah menjadi pecandu narkoba jenis sabu sejak lama. Lalu kenapa perlakuan polisi berbeda terhadap kedua pelakon itu?

Juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan Tio Pakusadewo mendapatkan kesempatan rehabilitasi karena baru sekali tertangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Selain itu, Tio dianggap kooperatif dan menyesali tindakannya.

Baca juga: Sebelum Ello, Enam Artis Ini Juga Ditangkap karena Narkoba

"Sedangkan JD (Jennifer Dunn) lebih dari sekali tertangkap," kata Argo, Selasa, 9 Desember 2018. Jennifer ditangkap di rumahnya pada 31 Desember 2017, dengan barang bukti sabu seberat 0,6 gram.

Penangkapan Jennifer di penutupan tahun 2017 itu, merupakan penangkapan ketiga polisi terhadap pemeran film Buruan Cium Gue tersebut, atas kasus penyalahgunaan narkoba. Polisi terus melakukan pemeriksaan sebelum menahan Jennifer ke penjara di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

Sebelum menahan Jennifer, polisi telah memeriksa tersangka dua kali 3x24 jam. Saat ini, polisi masih mencari keterangan tambahan dan berencana mempertemukan JD dengan penyuplai sabu berinisial FS, yang telah ditangkap sebelumnya.

"Kami berencana mempertemukan dan mengkonfrontasi keterangan mereka (Jennifer dan FS)."

Lebih lanjut Argo menuturkan polisi tidak menyerahkan Jennifer ke tim assesmen untuk diperiksa kadar kecanduannya, karena tersangka telah berulang kali tertangkap dalam kasus yang sama. Jadi, Jennifer langsung menjalani proses hukum di persidangan jika berkasnya sudah lengkap.

"Yang memutuskan JD direhabilitasi atau tidak, nanti oleh hakim," ujarnya.

Simak juga: Manajer Artis: Ada Daftar Artis Masuk Target Operasi Narkoba

Assesmen dilakukan untuk melihat kadar kecanduan narkoba terhadap pengguna barang haram tersebut. Penyidik kepolisian memang tak mengarahkan Jennifer untuk direhabilitasi. Sehingga, Jennifer Dunn tidak mendapatkan assesmen dari tim terpadu

Biasanya, pengguna narkoba yang ditangkap langsung dilakukan assesment enam hari sebelum masa penahanan. Alasannya, jika assesmen dilakukan setelah enam hari penangkapan, pengaruh narkobanya akan sulit terlihat.

Penangkapan terhadap Jennifer Dunn dan Tio Pakusadewo makin menambah panjang artis yang terjerat narkoba.






Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

1 hari lalu

Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

Hotman Paris sempat mengatakan sabu 5 kg yang disebut ditukar tawas oleh Teddy Minahasa masih ada dan disimpan kejaksaan


Dikira Sampah, Petugas Rutan Depok Temukan Ganja dan Sabu

2 hari lalu

Dikira Sampah, Petugas Rutan Depok Temukan Ganja dan Sabu

Petugas Rutan Kelas I Depok menggagalkan upaya penyelundupan narkoba golongan I jenis sabu dan ganja yang disamarkan menjadi sampah


Berselang 10 Hari, Polisi Kembali Gerebek Kampung Bahari, Tangkap 6 Pengguna Narkoba

2 hari lalu

Berselang 10 Hari, Polisi Kembali Gerebek Kampung Bahari, Tangkap 6 Pengguna Narkoba

Polda Metro Jaya kembali menggerebek dan menyisir Kampung Bahari di Tanjung Priok. Tangkap enam pengguna narkoba. Mendapat perlawanan.


Kuil di Thailand Kosong, Seluruh Biksu Dipecat karena Pakai Narkoba

4 hari lalu

Kuil di Thailand Kosong, Seluruh Biksu Dipecat karena Pakai Narkoba

Seluruh biksu, termasuk ketuanya dipecat setelah terbukti menggunakan narkoba di sebuah kuil Buddha di Thailand.


Survei: Publik Percaya Kasus Teddy Minahasa Bukti Ada Persaingan Tidak Sehat di Polri

6 hari lalu

Survei: Publik Percaya Kasus Teddy Minahasa Bukti Ada Persaingan Tidak Sehat di Polri

Survei menunjukkan 58,8 persen publik percaya adanya persaingan tidak sehat di tubuh Polri dalam kasus Teddy Minahasa.


Kejagung Jawab Hotman Paris Hutapea & RAPBD DKI 2023 Bengkak Rp 4,7 Triliun Jadi Top 3 Metro

8 hari lalu

Kejagung Jawab Hotman Paris Hutapea & RAPBD DKI 2023 Bengkak Rp 4,7 Triliun Jadi Top 3 Metro

Top 3 Metro hari ini dimulai dari berita Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana yang membantah pernyataan Hotman Paris Hutapea.


Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

8 hari lalu

Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

Kejati DKI Jakarta telah menerima kembali berkas perkara tersangka mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Teddy Minahasa dalam kasus narkoba.


Penyidik Polda Metro Serahkan Kembali Berkas Teddy Minahasa ke Kejaksaan Tinggi DKI

8 hari lalu

Penyidik Polda Metro Serahkan Kembali Berkas Teddy Minahasa ke Kejaksaan Tinggi DKI

Kejaksaan Tinggi DKI telah menerima kembali berkas perkara Irjen Teddy Minahasa dalam kasus narkoba. Akan diteliti kembali oleh tim jaksa.


Doddy Prawiranegara Minta Jadi JC karena Diintimidasi Teddy Minahasa, LPSK: Masih Telaah

9 hari lalu

Doddy Prawiranegara Minta Jadi JC karena Diintimidasi Teddy Minahasa, LPSK: Masih Telaah

LPSK masih menelaah berkas permohonan justice collaborator dari AKBP Doddy Prawiranegara dalam kasus sabu Teddy Minahasa.


Doddy Prawiranegara Jawab Tuduhan Teddy Minahasa via Hotman Paris Soal Barang Bukti Sabu

9 hari lalu

Doddy Prawiranegara Jawab Tuduhan Teddy Minahasa via Hotman Paris Soal Barang Bukti Sabu

Pengacara Doddy Prawiranegara, Adriel Viari Purba menyatakan barang bukti narkoba yang diklaim Teddy Minahasa masih utuh tak ada kaitan dengan kasus.