Jumat, 25 Mei 2018

Sandiaga Uno Siap Cairkan Dana Bau Sampah Bantargebang, Asal ...

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Transformasi wajah TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu 29 November 2017. Pemerintah DKI Jakarta terus berupaya memperbaiki pengolahan sampah setelah carut-marut semenjak transisi dari pihak swasta yang mengelola sebelumnya mulai Juli 2016. TEMPO/Subekti.

    Transformasi wajah TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu 29 November 2017. Pemerintah DKI Jakarta terus berupaya memperbaiki pengolahan sampah setelah carut-marut semenjak transisi dari pihak swasta yang mengelola sebelumnya mulai Juli 2016. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pemerintah DKI siap menggelontorkan uang kompensasi bau sampah untuk masyarakat Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. Namun, DKI masih menunggu laporan lengkap Pemerintah Kota Bekasi ihwal penggunaan dana tahun lalu.

    "Kami sudah siap pembayaran, tapi kami masih menunggu laporan Pemkot Bekasi mengenai dana yang sudah dikirimkan sebelum-sebelumnya," kata Sandiaga di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta, Kamis, 17 Mei 2018.

    Kemarin, Rabu, 16 Mei 2018, sedikitnya 50 warga Bekasi mendatangi kantor pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Mereka mewakili 18 ribu warga lainnya menuntut pencairan dana kompensasi bau sampah.

    Baca: Bantargebang Terancam Ditutup Warga Awal Pekan Depan, Kenapa?

    Dana kompensasi bau sampah sebesar Rp 600 ribu per triwulan belum juga cair hingga sejak awal tahun. Dana itu belum termasuk dana sosial sebesar Rp 300 ribu per keluarga yang harus diserahkan ke Lembaga Pemberdayaan Masyarakat.

    Padahal uang kompensasi itu diperlukan masyarakat untuk biaya kebutuhan sehari-hari seperti membeli air bersih.

    Asisten Daerah III Kota Bekasi Dadang Hidayat mengatakan pencairan dana terlambat karena pemerintah DKI meminta perbaikan atas laporan pertanggungjawaban dana tahun lalu.

    Dadang mengatakan, saat ini Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Bekasi tengah melakukan perbaikan atas laporan itu.

    Sandiaga Uno mengatakan pemerintah DKI akan mencairkan dana segera setelah laporan itu masuk. "Kami tahu bahwa dana-dana ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan kami siap menstransfer dana tersebut," kata Sandiaga.

    Baca: Sandiaga Uno ke Bantargebang, Sopir Truk Sampah Teriak Minta Gaji

    Tahun lalu, pemerintah DKI menghibahkan Rp 318 miliar untuk Pemkot Bekasi, di dalamnya termasuk dana kompensasi bau sampah Bantargebang bagi warga sekitar tempat pembuangan akhir itu. Adapun dana hibah yang akan digelontorkan tahun ini sebesar Rp Rp 202,97 miliar.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia 2018

    Persatuan Bulu Tangkis Indonesia mengumumkan tim Indonesia yang akan berlaga di Piala Thomas dan Uber, digelar di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei 2018.