Diperiksa di Polda, Ronny Kosasih Yakin Dikeroyok Herman Hery

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ronny Yuniarto Kosasih (kanan) bersama kuasa hukumnya Febby Sagita menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan Senin, 25 Juni 2018. Tempo/Fikri Arigi

    Ronny Yuniarto Kosasih (kanan) bersama kuasa hukumnya Febby Sagita menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan Senin, 25 Juni 2018. Tempo/Fikri Arigi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara Febby Sagita meyakini orang yang mengeroyok kliennya, Ronny Kosasih Yuniarto, adalah anggota DPR Herman Hery dan sopirnya. "Korban (Ronny) yakin banget dan ingat mukanya (Herman Hery dan sopirnya)," kata Febby, Senin, 9 Juli 2018.

    Ronny diduga dikeroyok Herman Hery dan sopirnya di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, 10 Juni 2018 sekitar pukul 21.30-22.00 WIB.

    Menurut Ronny, kala itu mobilnya diberhentikan polisi karena masuk ke jalur busway. Di belakang kendaraannya ada mobil Rolls-Royce bernomor polisi B-88-NTT yang diyakini ditumpangi Herman Hery.

    Saat pemeriksaan di Polda Metro pada 4 Juli 2018, Ronny telah mengungkapkan kepada polisi bahwa yang mengeroyoknya adalah Herman Hery, bukan adiknya. Pernyataan yang sama juga disampaikan istri Ronny, Iris Ayuningtyas, saat diperiksa di Polda Metro pada 6 Juli 2018.

    Menurut Febby Sagita, kedua kliennya itu yakin atas pernyataannya karena memang bertatapan langsung dengan pelaku. "Saya rasa, karena ada rasa trauma jadi nggak akan mungkin bisa lupa wajahnya," ucap Febby.

    Febby mengatakan materi pemeriksaan di Polda Metro hampir sama dengan yang dilakukan di Kepolisian Resor Jakarta Selatan. Sebab, kasus ini awalnya diselidiki di Polres Jaksel. "Mengulang dari awal pemeriksaannya."

    Menurut Febby, selain Ronny dan istrinya, saksi lain yang diperiksa adalah pangasuh bayi dan polisi lalu lintas. Febby mengatakan dari keterangan saksi menyebut bahwa wajah Herman Hery dan adiknya berbeda.

    Dalam surat laporan, ujar Febby, memang tidak ada nama Herman Hery sebagai terlapor karena masih proses penyelidikan. Sebab, polisi tidak bisa langsung menyimpulkan nama tersangka sampai dengan bukti permulaan yang cukup.

    "Sampai saat ini masih terus didalami oleh kepolisian dan terakhir waktu pemeriksaan di Polda kami sudah tegaskan kalau pelaku adalah Herman Hery, bukan adiknya," ujar Febby. "Ditegaskan kembali ke Polda supaya dari kepolisian tidak mengira-ngira siapa pelakunya. Tidak seperti di Polres yang pemeriksaannya tidak mendalam."

    Tempo masih mencoba meminta keterangan dari Herman Hery terkait namanya kembali disebut sebagai terduga pelaku pengeroyokan saat Ronny dan istrinya diperiksa di Polda Metro. Sebelumnya, Herman Hery membantah terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.