Sopir Transjabodetabek vs Transjakarta Kelahi, Ini Kata Penumpang

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tawuran/perkelahian. (kikiandi)

    Ilustrasi tawuran/perkelahian. (kikiandi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pegawai call center perusahaan swasta di Jakarta, Marya Ulfah, 27 tahun, menceritakan soal aksi perkelahian yang diduga dilakukan antara seorang sopir bus Transjabodetabek dengan dua orang sopir bus Transjakarta di jalan tol Tomang arah Tangerang, Kamis, 12 Juli 2018.

    "Kejadiannya kalau tidak salah di sekitar KM 10 tol Tomang-Tangerang. Daerah Karangtengah," ujar Marya kepada Tempo lewat pesan pendek, Jumat, 13 Juli 2018. Maryam menumpang bus Transjabodetabek.

    Menurut Marya, perkelahian terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, sopir bus Transjakarta trayek Serpong-Grogol mengambil bahu jalan,  sehingga menghalangi kendaraan yang berada di lajur satu.

    Kemudian, kata Marya, sopir bus Transjabodetabek menegur sopir Transjakarta. "Sopir Transjakarta tidak terima, dia terus mepet bus kami dan bilang ke pramudi agar turun kalau mau ngomong," kata Marya.

    Baca juga: Anies Baswedan Tolak Proyek 6 Tol, Perpres Jokowi Ambil Alih

    Sopir Transjabodetabek menghentikan kendaraan, lalu turun bersama pramudinya, menghampiri sopir Transjakarta. Menurut kesaksian Marya, awalnya para sopir terlibat cekcok dan saling dorong. Marya mengatakan, kalau sopir Transjakarta membuka perkelahian dengan memukul sopir Transjabodetabek.

    Tidak lama setelah itu, tiba-tiba bus Transjakarta jurusan Bunderan Senayan-Poris Plawad ikut berhenti di tengah lajur dua ruas jalan tol tersebut. Marya menjelaskan, sopir dan pramudi bus itu kemudian turun dan ikut memukuli sopir Transjabodetabek.

    Bahkan, Marya melihat seorang penumpang bus itu turun dan terlibat perkelahian. "Posisi mereka berjejer jadinya. Transjakarta Grogol di bahu jalan, Transjabodetabek di lajur satu, dan Transjakarta Bunderan Senayan di lajur dua," tutur Marya.

    Menurut Marya, kondisi ruas jalan tol pada malam itu cukup padat. Tapi, ia tidak melihat adanya polisi jalan tol. Perkelahian antar sopir dan pramudi itu baru selesai saat seorang penumpang dari bus Transjabodetabek ikut turun dan melerai.

    "Kondisinya (sopir Transjabodetabek) luka di bagian leher dan kepalanya benjol. Bajunya juga sobek. Terakhir yang saya dengar sih dia mau visum dan buat berita acara di polisi," ujar Marya. Meski begitu, kata Marya, sopir tetap melanjutkan tugasnya mengantar para penumpang sampai ke tujuan.

    Kepala Hubungan Masyarakat PT Transjakarta, Wibowo, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sedang memeriksa laporan Marya yang ia sampaikan lewat akun media sosial Twitternya, @mery_bude.

    Wibowo mengatakan, kini para sopir dan pramudi Transjakarta yang terlibat perkelahian tengah menjalani pemeriksaan. "Laporan dari masyarakat ini melalui media sosial dan sedang diselidiki kebenarannya," ujar Wibowo saat dihubungi lewat pesan pendek.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.