Calon Wagub DKI, Ahmad Syaikhu Segera Bertemu dengan DPRD

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Syaikhu. Tempo/Adi Warsono

    Ahmad Syaikhu. Tempo/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Bekasi - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu, mengatakan dirinya segera bergerak untuk menjalin komunikasi dengan stakeholder di Jakarta.

    Baca juga: Ahmad Syaikhu Siap Dampingi Anies Baswedan, Ini Modalnya

    Pergerakannya dilakukan setelah namanya menjadi kandidat terkuat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk menggantikan Sandiaga Uno yang kini menjadi Calon Presiden 2019, mendampingi calon Presiden Prabowo Subianto.

    "Bertemu dengan Pak Anies Baswedan, atau yang lebih luas lagi seperti Dewan (DPRD) DKI Jakarta," kata Ahmad Syaikhu di Bekasi, Kamis, 20 September 2018.

    Selain Syaikhu, PKS juga menjagokan Agung Yulianto, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta. Ini pula menjawab alasan Syaikhu baru buka suara meski sudah lama diisukan menjadi kandidat Wakil Gubernur DKI Jakarta.

    Baca berita sebelumnya:
    Spanduk Tolak Wagub DKI Jakarta dari PKS Terpasang Dekat Gedung DPRD

    "Karena, bagi saya (ketika itu), mungkin masih dalam proses partai, biar ruang lingkup partai ubtuk membicaraan itu sesama partai," kata Syaikhu. Karena itu, mantan Wakil Wali Kota Bekasi ini menunggu sampai partai memutuskannya siapa yang akan diusulkan menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

    "Sekarang sudah mengerucut, saya tentu juga akan bergerak, karena ini memang amanah dari partai," kata mantan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat itu.

    Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman menyatakan jatah kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta berasal dari PKS. Partai ini lalu mengusulkan Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto untuk mendampingi Anies Baswedan sebagai kepala daerah di Ibu Kota.

    Baca juga: Ini Harapan Anies Baswedan untuk Wakil Gubernur Penggati Sandiaga

    Selain Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto dari PKS, yang siap bersaing memperebutkan kursi Wakil Gubernur DKI adalah Partai Gerindra yang mengusung Ketua DPD-nya, Mohamad Taufik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.