Terbukti Fitnah Megawati Soekarnoputri, Munin Dihukum 1,5 Bulan

Reporter

Editor

Suseno

Ilustrasi hoax atau hoaks. shutterstock.com

TEMPO.CO, Bogor - Pengadilan Negeri Cibinong menjatuhkan hukuman satu bulan 15 hari kepada Munin atas penyebaran hoax dan fitnah terhadap Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Baca: Kesaksian Asisten Ratna Sarumpaet Ihwal Kabar Hoax Penganiayaan

"Vonis ini tentu tidak sebanding dengan fitnah yang dilakukan tersangka, dan itu membuat kader PDI Perjuangan yang datang ke persidangan kecewa," kata Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Adriansyah, di Cibinong, Senin, 22 Oktober 2018.

Menurut Adriansyah,  hukuman satu bulan 15 hari tidak sebanding dengan perbuatan yang telah dilakukan oleh tersangka. Munin dianggap telah memfitnah Megawati menyebarkannya melalui jejaring sosial, sehingga pelaku melanggar pasal UU ITE (Informasi dan dan Transaksi Elektronik).

"Kalau hanya dihukum seringan itu, maka pelaku pelanggaran UU ITE tidak akan merasa kapok, tapi meremehkan. Jadi harus ada hukuman yang setimpal dengan perbuatannya," kata Adriansyah.

Ia menambahkan dalam laporan pertama kali di Polres Bogor, dengan tuduhan menyebarkan berita fitnah dan hoax yang mencemarkan nama baik  Megawati dan PDI Perjuangan sebagai partai politik.

Menurut Adriansyah, memang terdakwa sudah meminta maaf dengan datang ke DPC PDI Perjuangan di Jalan Tegar Beriman, Cibinong. Selain itu, juga mengirim karangan bunga ke Megawati. "Pertanyaan saya, siapa yang menerima kata maaf terdakwa Munin dan siapa yang menerima karangan bunga permintaan maaf terdakwa yang dikirim ke ibu Mega. Ini logika jaksa tidak jelas," katanya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri Kelas I Cibinong Anita mengatakan putusan tersebut sudah menjadi keputusan akhir dan tidak dapat diganggu gugat. Namun bila pelapor tidak dapat menerima keputusan tersebut diharapkan melayangkan surat ke kepala kejaksaan Cibinong. "Saya minta selambat-lambatnya Jumat (26/10) surat sudah masuk ke kejaksaan, sehingga akan segera diproses, bilamana disetujui maka dapat digelar kembali persidangan tersebut," katanya

Adriansyah ingin Munin diganjar hukuman seberat-beratnya dikarenakan fakta di persidangan terungkap ia telah menyebar fitnah.

Baca: Bikin Resah, Penyebar Hoax Kasus Penculikan Anak Diburu Polisi

"Beberapa chating Munin di antaranya, Megawati Soekarnoputri meminta pemerintah agar menghentikan adzan karena berisik. Di chating, berikutnya, Munin mengajak anggota grup untuk menyebarkan info ini, agar umat Islam tahu serta dapat mengantisipasi informasi hoax dan menyesatkan. Ini adu domba dan fitnah yang keji. Munin selaku penyebar berita hoax, dilaporkan atas pelanggaran pasal 45 a ayat 2," ujar Adriansyah.






Megawati Soekarnoputri Beri Pengarahan Kepada 93 Kepala Daerah Kader PDIP, Ganjar Pranowo Hadir

7 hari lalu

Megawati Soekarnoputri Beri Pengarahan Kepada 93 Kepala Daerah Kader PDIP, Ganjar Pranowo Hadir

Megawati Soekarnoputri memberikan pengarahan kepada 93 kepala daerah kader PDIP. Pengarahan digelar ditengah situasi politik yang menghangat.


Dewan Kolonel Bantah Disebut Salahi AD/ART PDIP

7 hari lalu

Dewan Kolonel Bantah Disebut Salahi AD/ART PDIP

Dewan Kolonel membantah pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyatakan mereka menyalahi AD/ART PDIP.


Soal Dewan Kolonel PDIP, Hasto Kristiyanto: Tidak Sesuai dengan AD/ART Partai

7 hari lalu

Soal Dewan Kolonel PDIP, Hasto Kristiyanto: Tidak Sesuai dengan AD/ART Partai

Hasto Kristiyanto tetap membantah adanya Dewan Kolonel yang disebut sebagai kelompok pengusung Puan Maharani sebagai calon presiden.


Puan Maharani Disebut Setujui Pembentukan Dewan Kolonel

8 hari lalu

Puan Maharani Disebut Setujui Pembentukan Dewan Kolonel

Puan Maharani telah mengetahui dan menyetujui pembentukan Dewan Kolonel yang akan mendukungnya untuk maju pada Pilpres 2024.


Anggota DPR Fraksi PDIP Akui Bentuk Dewan Kolonel Untuk Dukung Puan Maharani

8 hari lalu

Anggota DPR Fraksi PDIP Akui Bentuk Dewan Kolonel Untuk Dukung Puan Maharani

Johan Budi menyatakan Dewan Kolonel merupakan tim yang dipersiapkan untuk mendukung Puan Maharani jika nantinya terpilih sebagai capres PDIP.


Karpet Merah Puan Maharani

9 hari lalu

Karpet Merah Puan Maharani

Manuver Puan Maharani, mendapat restu dari ibunya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.


Ganjar's Chances Running Low

9 hari lalu

Ganjar's Chances Running Low

The chances of Central Java Governor Ganjar Pranowo becoming a presidential candidate from the Indonesian Democratic Party of Struggle are running low


Bilang Pemerintah Tak Mau Naikkan Harga BBM, Utusan KSP Disoraki Bohong

13 hari lalu

Bilang Pemerintah Tak Mau Naikkan Harga BBM, Utusan KSP Disoraki Bohong

Tenaga Ahli Utama KSP Abraham Wirotomo disoraki dan disebut berbohong oleh massa aliansi BEM SI yang berdemonstrasi menolak harga BBM naik


4 Gestur Tubuh yang Menunjukkan Seseorang Bicara Bohong

21 hari lalu

4 Gestur Tubuh yang Menunjukkan Seseorang Bicara Bohong

Berikut empat gestur tubuh yang bisa menunjukkan seseorang telah bicara bohong.


Hasto Kristiyanto Sebut Jokowi Hadapi Situasi Tak Mudah, Minta Kader PDIP Turun ke Bawah

22 hari lalu

Hasto Kristiyanto Sebut Jokowi Hadapi Situasi Tak Mudah, Minta Kader PDIP Turun ke Bawah

Hasto Kristiyanto mengatakan seluruh kader PDIP tetap harus bersemangat dan konsisten membantu serta mengawal suksesnya pemerintahan Jokowi.