PT MRT Ajukan Suntikan Modal Rp 4,4 Triliun di 2019, untuk Apa?

Editor

Suseno

Suasana stasiun MRT (Mass Rapid Transit) Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta Pusat, 23 Agustus 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Mass Rapid Transit ( MRT ) Jakarta William P. Sabandar mengusulkan penyertaan modal daerah (PMD) untuk dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 sebesar Rp 4,4 triliun. Sebagian besar suntikan modal itu untuk menuntaskan biaya pembangunan MRT fase pertama.

Baca : MRT Jakarta, Tes di Koridor Lebak Bulus - Bundaran HI Berlangsung Sebulan

"Sekitar Rp 4,378 triliun untuk menuntaskan fase satu dan Rp 35 miliar untuk memulai fase dua," kata William dalam rapat dengan Komisi C di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Oktober 2018.

William menuturkan, pembangunan fase pertama rampung Maret 2019. Bersamaan dengan itu, PT MRT wajib membayar biaya pembangunan proyek yang telah selesai 100 persen. Karena itulah, PT MRT mengusulkan PMD Rp 4,4 triliun untuk melunasi proyek.

Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Santoso menyatakan, jumlah PMD yang diajukan sudah melebihi modal dasar PT MRT tahun ini. PT MRT mendapatkan modal dasar Rp 14,6 triliun di 2018. Dengan pengajuan PMD itu, PT MRT bakal menerima total modal dasar Rp 15,32 triliun. "Intinya kalau diberikan Rp 4,4 triliun sudah melebihi modal dasar," ujar Santoso.

Santoso mengatakan, Dewan tidak bisa menyetujui permintaan itu jika mengacu pada Peraturan Daerah tentang PMD PT MRT yang saat ini berlaku. Untuk itu dia meminta Perda tersebut direvisi. Setelah ada revisi barulah dewan dapat menyetujuinya. Sebab, revisi Perda tak bisa berjalan bersamaan dengan usulan PMD.

"Peraturan Kemendagri yang baru terkait penyertaan modal daerah adalah harus Perda diubah kalau tambah modal,” kata Santoso. “Setelah itu bisa usul PMD."

Baca: Konstruksi MRT Jakarta Tahan Gempa Hingga Magnitudo 9, Alasannya?

Pembangunan fase pertama MRT terdiri dari 13 stasiun. Tujuh di antaranya adalah stasiun layang yang berada di Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Sedangkan stasiun bawah tanah berada di Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia.






DPRD DKI Soroti Rendahnya Realisasi Pendapatan Pajak, Pendapatan Jakarta Jauh dari Target

9 jam lalu

DPRD DKI Soroti Rendahnya Realisasi Pendapatan Pajak, Pendapatan Jakarta Jauh dari Target

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta diminta memaksimalkan pemungutan pajak daerah pada triwulan terakhir.


Wagub Riza Patria Bakal Panggil Manajemen Transjakarta soal Halte Bundaran HI

1 hari lalu

Wagub Riza Patria Bakal Panggil Manajemen Transjakarta soal Halte Bundaran HI

Revitalisasi Halte Transjakarta Bundaran HI yang dinilai mengganggu cagar budaya Patung Selamat Datang.


MRT Jakarta Harmoni-Mangga Besar: Punya Stasiun 4 Lantai Hingga 28 Meter di Bawah Tanah

6 hari lalu

MRT Jakarta Harmoni-Mangga Besar: Punya Stasiun 4 Lantai Hingga 28 Meter di Bawah Tanah

MRT Jakarta fase 2A akan mempunyai stasiun empat lantai dengan kedalaman hingga 28 meter di bawah tanah.


DKI Tak Bisa Sesukanya Manfaatkan Pulau G, Harus Ada Kesepakatan dengan Pengembang

7 hari lalu

DKI Tak Bisa Sesukanya Manfaatkan Pulau G, Harus Ada Kesepakatan dengan Pengembang

Pemprov DKI harus mempunyai perjanjian kerja sama dengan pengembang Pulau G bila ingin memanfaatkan pulau reklamasi itu.


Anies Baswedan Dinilai Masih Bikin Keputusan Strategis, PDIP Desak Jokowi Segera Tunjuk Pj Gubernur DKI

7 hari lalu

Anies Baswedan Dinilai Masih Bikin Keputusan Strategis, PDIP Desak Jokowi Segera Tunjuk Pj Gubernur DKI

Politikus PDIP mendesak Presiden Jokowi segera menunjuk Penjabat Gubernur DKI. Anies Baswedan masih bikin keputusan strategis jelang akhir jabatan.


DPRD DKI Sebut 3 Calon Pj Gubernur DKI Mumpuni, Jokowi Tinggal Pilih Salah Satu

7 hari lalu

DPRD DKI Sebut 3 Calon Pj Gubernur DKI Mumpuni, Jokowi Tinggal Pilih Salah Satu

Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani menilai 3 calon Pj Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan mumpuni semua. Presiden Jokowi tinggal pilih salah satu.


Syarat Naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta Terbaru 2022

7 hari lalu

Syarat Naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta Terbaru 2022

Berikut syarat dan ketentuan naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta terbaru 2022.


Pulau Reklamasi G dari 10 Hektare Tinggal 1,7 akibat Abrasi, Riza Patria: Belum Pasti Hunian

10 hari lalu

Pulau Reklamasi G dari 10 Hektare Tinggal 1,7 akibat Abrasi, Riza Patria: Belum Pasti Hunian

Wagub DKI Jakarta belum pastikan pulau reklamasi Pulau G tersisa 1,7 hektare akibat abrasi dari semua 10 hektare untuk permukiman.


Anies Baswedan Jadikan Pulau Reklamasi Kawasan Permukiman, DPRD DKI: Sesuai Perpres Jokowi

11 hari lalu

Anies Baswedan Jadikan Pulau Reklamasi Kawasan Permukiman, DPRD DKI: Sesuai Perpres Jokowi

DPRD DKI menilai keputusan Anies Baswedan soal pulau reklamasi Pulau G telah sesuai aturan hukum dan mengacu Peraturan Presiden.


MRT Jakarta Temukan Artefak Era Batavia di Proyek CP 203 Kawasan Glodok

15 hari lalu

MRT Jakarta Temukan Artefak Era Batavia di Proyek CP 203 Kawasan Glodok

PT Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta (Perseroda) menemukan artefak peninggalan jaman kolonial Batavia dan Sunda Kelapa di lokasi pembangunan MRT Fase 2 Bundaran HI-Kota.