Kamis, 15 November 2018

DKI Raih 2 Penghargaan Kemenpan RB, Anies Baswedan: Jadi Pemantik

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Rabu 26 September 2018. Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta perihal Penyampaian Pidato Gubernur terhadap Perubahan APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2018. TEMPO/Subekti.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Rabu 26 September 2018. Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta perihal Penyampaian Pidato Gubernur terhadap Perubahan APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2018. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi disingkat Kemenpan RB.

    Penghargaan itu diberikan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Pembukaan The International Public Service Forum (IPS Forum) 2018 kepada Gubernur Anies Baswedan sebagai pucuk tertinggi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di JCC, Jakarta Selatan, Rabu, 7 November 2018.

    Baca : Anies Baswedan Ingin Calon Wagub DKI Ikuti Visinya, Apa Itu?

    "Semoga ini jadi pemantik bagi seluruh (dinas) untuk berinovasi dan memanfaatkan inovasi yg sudah dibuat," ujar Anies.

    Dalam acara itu, Pemprov DKI Jakarta memperoleh dua penghargaan untuk dua inovasi. Penghargaan pertama untuk inovasi Cek Dan Sadari (Cegah Kanker Serviks Dengan Aplikasi MAPLE-S dan Mobil Deteksi Kanker HIBISCUS), serta inovasi Sipil Doyan Jalan (Sistem Pilih Dokter dan Waktu Pelayanan Pasien Rawat Jalan dan Peserta JKN-KIS).

    Untuk inovasi Cek Dan Sadari, Puskesmas Kecamatan Senen mendapatkan penghargaan itu. Melalui inovasi tersebut, wanita usia subur yang belum melakukan tes IVA untuk pencegahan kanker serviks, dapat diketahui melalui aplikasi MAPLE-S.

    Setelah Puskesmas Senen mendapat data soal wanita yang belum melakukan tes IVA, tim akan turun menggunakan mobil HIBISCUS. Di mobil itu tes IVA bisa langsung dilaksanakan menggunakan alat inspeksi visual yang menggunakan asam asetat.

    Melalui inovasi itu, sebanyak 2.088 wanita telah diperiksa dan hasilnya sekitar 56 terdeteksi lesi kanker. Temuan itu lalu ditindaklanjuti oleh Puskesmas Senen dan kondisi lesinya dipantau tiap tiga bulan sekali.

    Simak pula :
    Kata Jack Lapian Soal Ahmad Dhani Ungkit Vonis Ahok di Pengadilan

    Untuk inovasi Sipil Doyan Jalan, Rumah Sakit Umum Daerah Koja, Jakarta Utara, mendapatkan penghargaan tersebut. Dengan inovasi itu, masyarakat yang menggunakan JKN Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk berobat, dapat memilih dokter yang mereka percaya dan sesuai dengan waktu mereka. Sehingga, masyarakat akan mendapat pelayanan yang baik di RSUD Koja.

    Selain Pemprov DKI Jakarta, terdapat 31 instansi yang meraih penghargaan inovasi pelayanan publik, di antaranya Kementerian Pertahanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Luar Negeri, Polda Papua, Polda Jambi (Lembaga Aparatur), Pemprov Jawa Tengah, Pemprov Jawa Timur, Pemprov Kalimantan Selatan, Pemprov Sulawesi Selatan, dan Pemprov Sumatra Barat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pokemon Hidup Dalam Detektif Pikachu

    Hollywood baru saja mengadaptasi karakter favorit dunia dari kartun Pokemon, Pikachu, ke dalam film layar lebar.