Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Alasan Bos PD Pasar Jaya Lanjutkan Revitalisasi Pasar Gang Kancil

Editor

Dwi Arjanto

Pembeli berbelanja di Pasar Petojo Enclek di Jalan Suryo Pranoto Gg IX Kelurahan Petojo Selatan, Jakarta, Jumat 5 Februari 2016. Sementara enam pasar lainnya yang akan direvitalisasi antara lain, Pasar Walang Baru, Pasar Pelita, Pasar Bidadari, Pasar Gang Kancil dan Pasar Sumur Batu. TEMPO/Subekti.
Pembeli berbelanja di Pasar Petojo Enclek di Jalan Suryo Pranoto Gg IX Kelurahan Petojo Selatan, Jakarta, Jumat 5 Februari 2016. Sementara enam pasar lainnya yang akan direvitalisasi antara lain, Pasar Walang Baru, Pasar Pelita, Pasar Bidadari, Pasar Gang Kancil dan Pasar Sumur Batu. TEMPO/Subekti.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Direktur Utama Perumda atau PD Pasar Jaya Arief Nasrudin menyampaikan persoalan revitalisasi Pasar Gang Kancil kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Arief menuturkan, persoalan itu tidak mengurungkan niat Pasar Jaya untuk membangun pasar di sana.

Baca : Revitalisasi Pasar Tradisional, Ini yang Dilihat PD Pasar Jaya

"Kita harus bangun karena pedagangnya sudah dari tahun 1966 ada di situ," kata Arief di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Januari 2019.

Menurut dia, seseorang mengklaim memiliki sertifikat hak guna bangunan (HGB) atas lahan Pasar Gang Kancil. Namun, masa berlaku sertifikat itu berakhir pada 1980 alias sudah kedaluwarsa. Arief mengaku, tanah pasar itu milik pemerintah.

Arief menyebut, pemerintah daerah tetap harus membangun pasar di kawasan Tamansari, Jakarta Barat itu. Sebab, pemda fokus pada pedagang kecil yang telah lama berjualan di pasar tersebut.

"Tindaklanjutnya memang ujung-ujungnya harus ada landasan jalur hukumnya. Tidak mungkin kita kemudian ada ganti rugi, alasnya (landasannya) apa kita ganti rugi, orang tanah ini tanah pemerintah," jelas dia.

Proyek revitalisasi di Pasar Gang Kancil Jalan Keamanan, Taman Sari, Jakarta Barat. Untuk yang kesekian kalinya aset pemerintah DKI Jakarta berupa lahan terancam lepas.

Salah satu proyek Pasar Jaya adalah merevitalisasi pasar senilai Rp 9 miliar itu. Revitalisasi pasar di Gang Kancil adalah satu di antara 35 proyek pasar rakyat yang digagas Pasar Jaya.

Simak pula :
Revitalisasi Pasar Tradisional, Pasar Jaya: Ditargetkan 3 Tahun

Di tengah berjalannya proyek revitalisasi itulah muncul klaim dari keluarga Souw Tek Tjoan atas kepemilikan tanah pasar seluas 7.065 meter persegi. Alas hukumnya adalah sertifikat hak guna bangunan yang telah kedaluwarsa per 23 September 1980 dan kini diaku tengah diperpanjang di BPN Jakarta Barat.

Namun Arief menegaskan kepemilikan tanah itu sebagai aset PD Pasar Jaya. Hal ini berdasarkan surat Keputusan Gubernur tentang Pendirian Perusahaan Pasar yang diterbitkan pada 1971. BPN diyakininya telah mencatat kepemilikan tersebut sekalipun belum tersertifikasi.

LANI DIANA | AVIT HIDAYAT

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Heru Budi Revitalisasi Pasar Kwitang Dalam, Pedagang Berharap Omzet Meningkat

16 jam lalu

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelontorkan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk merevitalisasi Pasar Kwitang Dalam
Heru Budi Revitalisasi Pasar Kwitang Dalam, Pedagang Berharap Omzet Meningkat

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menargetkan revitalisasi sejumlah pasar rampung pada akhir tahun ini, salah satunya Pasar Kwitang Dalam


Pemkot Tangsel Bakal Revitalisasi Pasar Ciputat Usai Usir PKL yang Serobot Jalan

23 Februari 2023

Pilar Saga Ichsan. Sumber: instagram @pilarsaga_official
Pemkot Tangsel Bakal Revitalisasi Pasar Ciputat Usai Usir PKL yang Serobot Jalan

Setelah revitalisasi pasar rampung, para pedagang maupun masyarakat yang datang ke Pasar Ciputat dapat parkir kendaraan di area polikarbonat.


Gibran Instruksikan Bangun 2 Pasar Tahun Ini, Total Dana yang Digelontorkan Rp 164 Miliar

21 Februari 2023

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menunjukkan grand design revitalisasi Keraton Surakarta di Balai Kota Solo, Rabu, 8 Februari 2023. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Gibran Instruksikan Bangun 2 Pasar Tahun Ini, Total Dana yang Digelontorkan Rp 164 Miliar

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka akan memulai pembangunan dua pasar tahun ini. Salah satunya Pasar Jongke yang masuk dalam 16 program prioritas.


Anggota DPRD DKI Soroti Penanganan Limbah Oleh Pasar Jaya: Tidak Boleh Ada Kebocoran

9 Februari 2023

Ilustrasi DPRD DKI. Dok istimewa
Anggota DPRD DKI Soroti Penanganan Limbah Oleh Pasar Jaya: Tidak Boleh Ada Kebocoran

Komisi C Bidang Keuangan DPRD DKI Jakarta menyoroti adanya perbaikan penanganan limbah oleh Perumda Pasar Jaya pada pelaksanaan revitalisasi Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.


Pemkot Solo Revitalisasi Pasar Tunggulsari Rp 19 Miliar, Anggaran Ambil dari Pos Hibah UEA

19 Januari 2023

Tim JKPD Kota Solo mengambil sampel komoditas di Pasar Gede Solo, Selasa, 13 Desember 2022. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Pemkot Solo Revitalisasi Pasar Tunggulsari Rp 19 Miliar, Anggaran Ambil dari Pos Hibah UEA

Pemerintah Kota Solo akan merevitalisasi Pasar Tunggulsari dengan mengambil dana hibah yang berasal dari Uni Emirat Arab.


Heru Budi Hartono Bicara Soal Tudingan Korupsi Bansos Era Anies Baswedan, 'Udah' Lama

12 Januari 2023

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono usai makan siang di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Oktober 2022. TEMPO/Lani Diana
Heru Budi Hartono Bicara Soal Tudingan Korupsi Bansos Era Anies Baswedan, 'Udah' Lama

Heru Budi Hartono bicara soal dugaan korupsi bansos DKI Jakarta tahun 2020 saat masa kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.


Pasar Bogor Bakal Dibongkar karena Dianggap Semrawut, Bima Arya: Tidak Boleh Jadi Pasar

3 Januari 2023

Sejumlah warga dan kendaraan memadati jalan di kawasan Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, Ahad, 9 Mei 2021. Pasar tradisional milik Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor tersebut mulai dipadati warga yang berbelanja untuk kebutuhan jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H. ANTARA/Arif Firmansyah
Pasar Bogor Bakal Dibongkar karena Dianggap Semrawut, Bima Arya: Tidak Boleh Jadi Pasar

Revitalisasi Pasar Bogor dilaksanakan berbarengan dengan Pasar Merdeka, Sukasari dan Pasar Jambu Dua.


Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pasar Jaya Perkuat Koordinasi Kendalikan Harga

8 Desember 2022

Warga antre untuk membeli sembako murah termasuk minyak goreng di Kantor Kelurahan Cililitan, Jakarta, Rabu, 2 Februari 2022. Pasar murah ini menyediakan minyak goreng dengan harga subsidi yakni Rp 14.000 per liter, beras 5kg dengan harga Rp 55.000 serta telur, susu UHT, gula pasir dan tepung terigu. TEMPO/Tony Hartawan
Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pasar Jaya Perkuat Koordinasi Kendalikan Harga

Pasar Jaya memperkuat koordinasi lintas instansi sebagai langkah untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok di Jakarta agar tetap stabil.


Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru Bisa Naik 13 %, DKI Siapkan Pasar Murah

5 Desember 2022

Warga membeli produk pangan bersubsidi di Food Station Cipinang, Jakarta, Jumat 9 September 2022. Antusias Warga Serbu Pasar Pangan Bersubsidi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) terus menggelar Program Pangan Bersubsidi dalam rangka memberikan kesempatan pada warga untuk membeli beberapa jenis pangan yang dijual dengan harga yang sangat terjangkau. TEMPO/Subekti
Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru Bisa Naik 13 %, DKI Siapkan Pasar Murah

DKI Jakarta memantau pergerakan harga pangan untuk menekan inflasi menjelang Hari Raya Natal dan tahun baru.


Ikuti Arahan Heru Budi, 2.188 Lapak Pedagang Pasar Induk Kramat Jati akan Direvitalisasi

2 Desember 2022

Sejumlah pedagang menunggu calon pembeli di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat, 7 Januari 2022. Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya tahun ini berencana merevitalisasi Pasar Induk Kramat Jati seluas 14,7 hektare itu. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.
Ikuti Arahan Heru Budi, 2.188 Lapak Pedagang Pasar Induk Kramat Jati akan Direvitalisasi

Sebanyak 2.188 lapak pedagang Pasar Induk Kramat Jati akan direvitalisasi. Hal ini menindaklanjuti arahan Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Heru Budi.