Ketua DPRD DKI Minta Anggota Dewan Isi LHKPN

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, seusai membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu, 23 Januari 2019.  Prasetyo datang terkait penyataan Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, seusai membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu, 23 Januari 2019. Prasetyo datang terkait penyataan Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta semua anggota dewan melaporkan harta kekayaannya (LHKPN). Apalagi sebagai inkumben, menurut Prasetio, seharusnya patuh agar tak menjadi masalah.

    Baca: ICW Curiga Anggota DPRD DKI Tak Laporkan Harta karena Takut...

    "Kalau misalkan maju (calon legislatif) terus tiba-tiba belum melapor, nanti masalah buat dia lho," kata Prasetio di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin, 1 April 2019.

    Prasetio mengatakan ia sudah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Dia mengklaim paling pertama melaporkan harta kekayaan ke KPK.

    Politikus PDIP itu mengingatkan agar dewan menyadari posisinya sebagai pejabat publik untuk wajib menyerahkan LHKPN. Menurut dia, dewan sebelumnya juga telah mendapat pendampingan mengisi LHKPN dari KPK. "Dengan kemudahan jemput bola sebetulnya sih harusnya mereka melapor ya," ucap dia.

    Hingga 31 Maret 2019, KPK mencatat baru 50 anggota DPRD DKI yang menyerahkan LHKPN. Padahal, total ada 106 anggota wajib mengisi LHKPN 2019. Sementara kemarin adalah batas akhir pelaporan.

    Simak juga: KPK Sebut Tak Sampai Separoh Anggota DPRD DKI Isi LHKPN, Kenapa?

    Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo menyebut, politikus yang tak melaporkan harta kekayaan (LHKPN) telah memberikan contoh buruk. Dia mengingatkan warga agar mempertimbangkan untuk memilih kembali politikus itu sebagai wakil rakyat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.