Wakil Wali Kota Tangsel Yakin MRT Tembus Serpong, Ini Ide Rutenya

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekor antrean salon penumpang di depan pintu masuk Stasiun MRT Jakarta Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu 3 April 2019. Tempo/Adam Prireza

    Ekor antrean salon penumpang di depan pintu masuk Stasiun MRT Jakarta Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu 3 April 2019. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan -Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengungkapkan bahwa pihaknya mengusulkan perpanjangan jalur Mass Rapid Transit disingkat MRT ke wilayah Tangerang Selatan.

    "Kami mengusulkan setelah dari lebak bulus terus menyusuri jalan raya Ciputat sampai ke perempatan Gaplek, belok kanan ke arah Pamulang dan lurus terus lurus sampai ke perempatan Muncul Puspiptek," kata Benyamin Davnie, di Tangsel, Kamis 9 Mei 2019.

    Baca : Diskon akan Berakhir, MRT Jakarta Sosialisasikan Tarif Normal 

    Setelah dari Muncul, kata Benyamin, pihaknya juga mengusulkan rute MRT menuju ke arah bundaran taman Tekno, kemudian belok kanan kearah Rawabuntu dan lurus terus ke kota Tangerang.

    "Kira- kira nanti rutenya seperti itu, memang kewenangannya ada di Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) tapi kami optimis akan terwujud," ujarnya.

    Menurut Benyamin, Pemerintah kota Tangerang Selatan optimis untuk perpanjangan jalur MRT dari Lebak Bulus akan terwujud pada tahun 2020 nanti.

    "Kita juga mengusulkan untuk menggunakan median jalan sehingga tidak banyak menggunakan lahan masyarakat yang memerlukan pembebasan lahan," ungkapnya.

    Simak juga :
    MRT Bolehkan Makan-Minum Hanya untuk Membatalkan Puasa Ramadan

    Kalaupun ada lahan yang harus di bebaskan, tambah Benyamin, hal tersebut termasuk pembiayaan dari BPTJ.

    Sebelumnya, Dirjen Hubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan pihaknya sedang mengembangkan Transit Oriented Development (TOD) yang mana dalam satu simpul itu ada bus umum dan ada juga kereta api atau yang lain, termasuk moda MRT.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.