Sidang Kerusuhan 22 Mei, Relawan Prabowo-Sandi Bersaksi Hari Ini

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sidang pemeriksaan saksi untuk terdakwa penyerangan ke Polsek Gambir, Jakarta Pusat, saat kerusuhan 22 Mei. Sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Lani Diana

    Sidang pemeriksaan saksi untuk terdakwa penyerangan ke Polsek Gambir, Jakarta Pusat, saat kerusuhan 22 Mei. Sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Sidang relawan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi), bernama Rendy Bugis Petta Lolo kembali digelar hari ini. Kuasa hukum Rendy, Sutra Dewi, mengatakan sidang dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pukul 14.00 WIB.

    "Agenda sidang pemeriksaan saksi sekaligus pemeriksaan terdakwa," kata Dewi saat dihubungi, Senin, 2 September 2019.

    Menurut Dewi, pihaknya tak mengajukan saksi meringankan. Rendy adalah pimpinan ormas pendukung Prabowo-Sandiaga di Nusa Tenggara Barat (NTB), Garuda Emas. Jaksa mendakwa Rendy dan 6 terdakwa lain terlibat kerusuhan saat unjuk rasa di depan Bawaslu dengan melempar batu dan botol ke arah polisi.

    Polisi menyita uang USD 2.760, atau setara Rp 39 juta dan Rp 1,6 juta milik Rendy. Polisi juga menemukan kaus bertuliskan Garuda Emas yang kemudian dijadikan barang bukti.

    Perkara Rendy teregistrasi nomor 857/Pid.B/2019/PN Jkt.Pst bersama enam terdakwa lainnya. Enam terdakwa lain adalah Abdurrais Ishak, Jumawal, Zulkadri Purnama Yuda, Vivi Andrian, Syamsul Huda, Yoga Firdaus. Jaksa menjerat mereka Pasal 212 juncto Pasal 214 KUHP, atau Pasal 170 ayat 1 KUHP, atau Pasal 218 KUHP.

    Dalam sidang terdahulu, anggota polisi yang menangkap Rendy menyatakan tak bisa memastikan apakah terdakwa ikut dalam aksi pelemparan batu dan botol kepada petugas di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu.

    Pengacara Rendy pun menyatakan bahwa kliennya ditangkap hanya karena melintas di Jalan Bali yang sudah disterilkan polisi. Saat itu, menurut pengacaranya, Rendy hendak kembali ke Hotel usai mengikuti aksi damai.

    Selain Rendy dan enam rekannya, terdapat pula 165 terdakwa lainnya yang sedang menjalani persidangan. Dalam penanganan kasus kerusuhan 22 Mei ini, jaksa membagi menjadi 54 perkara. Selain di Pengadilan Jakarta Pusat, sidang juga berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.