Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Begini Anies Lapor Skenario Terburuk Wabah Corona DKI ke Jokowi

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

image-gnews
Gubernur Banten Wahidin Halim, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat rapat bersama Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2020. Dalam rapat tersebut, mereka membahas pencegahan dan penanganan dampak banjir. TEMPO/Subekti
Gubernur Banten Wahidin Halim, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat rapat bersama Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2020. Dalam rapat tersebut, mereka membahas pencegahan dan penanganan dampak banjir. TEMPO/Subekti
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan skenario terburuk dari wabah COVID-19 atau virus Corona di Jakarta ke Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Anies dalam rapat kordinasi dengan Presiden Jokowi.

"Dalam kesempatan itu Gubernur Anies menyampaikan bahwa DKI Jakarta telah menyiapkan skenario jika kasus COVID-19 semakin meningkat," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti dalam keterangan tertulisnya, Selasa 24 Maret 2020.

Widyastuti mengungkapkan skenario yang telah disiapkan DKI mulai dengan penanggulangan ketika kasus COVID-19 berjumlah 500, 1.000, bahkan sampai dengan 8.000 orang terkonfirmasi positif Corona.

Widyastuti melanjutkan skenario yang disiapkan dibagi dalam 3 kelompok yang terindikasi positif. Kelompok pertama yaitu pasien kondisi parah kritis sebesar 8%, kedua kelompok gejala berat sebesar 12%, dan ketiga kelompok dengan gejala ringan sebesar 80%.

Widyastuti menyebutkan dengan skenario pengkelompokan itu, perawatan intensif diutamakan untuk 20 persen pertama yaitu kelompok dengan kondisi kritis dan berat. Sedangkan untuk 80 persen sisanya yaitu kelompok dengan gejala ringan bisa menggunakan fasilitas yang relatif minim termasuk ke wisma atlit atau RS lain.

"Tapi, yang 20 persen pertama akan membutuhkan fasilitas kesehatan lengkap ventilator, bantuan oksigen, peralatan medis yang intensif, ini levelnya ICU dan IGD untuk 20 persen pasien yang masuk,” paparnya.

Widyastuti mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan seluruh pihak, termasuk Forkopimda, masyarakat, dan Pemerintah Pusat mengenai skenario penanganan COVID-19 di Jakarta.

“Pemprov DKI akan terus berkoordinasi dengan Pangdam, Kapolda, dan Satgas Nasional terutama terkait dengan pemanfaatan Wisma Atlet ketika ke depan berhadapan dengan kasus-kasus yang ada,” katanya.

Widyastuti menyebutkan kasus penularan virus Corona di Jakarta terus meningakat. Saat ini tercatat 427 pasien positif, 32 orang meninggal, 266 sedang dirawat. Dan 23 orang tercatat sudah sehat dan dibolehkan pulang. 

Selain itu Widyastuti menambahkan 106 orang saat ini menjalani karantina mandiri. Sedangkan untuk total pasien dalam pengawasan selama wabah virus Corona berjumlah 800 lebih dan orang dalam pemantuan 1.730.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ragam Respons soal PKS Usung Sohibul Iman Bukan Anies di Pilkada Jakarta

11 jam lalu

Presiden PKS Sohibul Iman saat acara diskusi
Ragam Respons soal PKS Usung Sohibul Iman Bukan Anies di Pilkada Jakarta

Apa respons kubu Anies dan pengamat soal PKS lebih mengusung Sohibul Iman menjadi cagub di Pilkada Jakarta?


PKS Usung Sohibul Iman di Pilkada Jakarta 2024, Kini Siapa Parpol Dukung Anies Baswedan?

11 jam lalu

Ketua Majelis Syuro PKS Salim Assegaf Aljufrie (tengah), Presiden PKS Sohibul Iman (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto bersama saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKS 2019 di Jakarta, Kamis, 14 November 2019. Rakornas PKS 2019 bertema
PKS Usung Sohibul Iman di Pilkada Jakarta 2024, Kini Siapa Parpol Dukung Anies Baswedan?

DPP PKS memastikan mengusung Sohibul Iman daripada Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta 2024. Lantas, siapa parpol pendukung Anies kemudian?


Kubu Anies Bilang Keputusan PKS Usung Sohibul Iman di Pilgub Jakarta Tak Mengejutkan

11 jam lalu

Bakal calon presiden Koalisi Perubahan Anies Baswedan berbincang dengan anggota Tim 8 Koalisi Perubahan Willy Aditya (kiri), Al Muzzammil Yusuf (kedua kanan) dan Sohibul Iman (kanan) usai menggelar pertemuan di Jakarta, Kamis, 24 Agustus 2023. Pertemuan Anies Baswedan bersama Surya Paloh dan Tim 8 Koalisi Perubahan itu membahas laporan perkembangan koalisi dari semua pergerakan. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Kubu Anies Bilang Keputusan PKS Usung Sohibul Iman di Pilgub Jakarta Tak Mengejutkan

PKS mengusung Sohibul Iman menjadi calon gubernur untuk Pilkada Jakarta 2024. Membuka peluang koalisi dengan pihak manapun, termasuk kubu Anies.


Kubu Anies Hormati Keputusan PKS Usung Sohibul Iman di Pilgub Jakarta

12 jam lalu

Anies Baswedan. Foto: Instagram.
Kubu Anies Hormati Keputusan PKS Usung Sohibul Iman di Pilgub Jakarta

Anies dan PKS memiliki rekam jejak politik yang sejalan, misalnya pada pilkada Jakarta 2017 silam dan pilpres 2024.


Surya Paloh Akui Elektabilitas Anies Tertinggi di Jakarta

12 jam lalu

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/6/2024). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Surya Paloh Akui Elektabilitas Anies Tertinggi di Jakarta

Surya Paloh mengatakan NasDem akan memutuskan calon gubernur di Pilkada Jakarta di tahap akhir. Bagaimana peluang Anies?


Fakta-fakta Sohibul Iman Dijagokan PKS Ketimbang Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

16 jam lalu

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman (kedua kanan) bersama Perwakilan Tim Kecil Anies Baswedan Sudirman Said (kanan) memberikan keterangan pers saat deklarasi capres Partai PKS di Kawasan Soewarna, Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 30 Januari 2023. PKS secara resmi bergabung dalam Koalisi Perubahan bersama Partai Nasdem dan Partai Demokrat untuk mengusung Anies Baswedan menjadi capres di pilpres 2024. ANTARA FOTO/Fauzan
Fakta-fakta Sohibul Iman Dijagokan PKS Ketimbang Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

PKS lebih memilih mengusung Sohibul Iman daripada Anies Baswedan untuk maju di Pilgub Jakarta atau Pilkada Jakarta 2024.


PKS Usung Sohibul Iman daripada Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta 2024, Ini Profil Sohibul dan Anies

20 jam lalu

Ketua Majelis Syuro PKS Salim Assegaf Aljufrie (tengah), Presiden PKS Sohibul Iman (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto bersama saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PKS 2019 di Jakarta, Kamis, 14 November 2019. Rakornas PKS 2019 bertema
PKS Usung Sohibul Iman daripada Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta 2024, Ini Profil Sohibul dan Anies

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan mengusung Sohibul Iman dalam Pilkada Jakarta 2024 daripada Anies Baswedan. Ini profil keduanya.


Ajukan Sohibul Iman, PKS Tak Tutup Kemungkinan Perubahan Posisi Cagub DKI

21 jam lalu

Tim Delapan Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang terdiri dari Ketua DPP Partai PKS Al-Muzammil Yusuf, Ketua DPP Partai Nasdem Sugeng Suparwoto, serta Bakal Calon Presiden Republik Indonesia Anies Baswedan, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai PKS Sohibul Iman, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Rifky Harsya (dari kiri ke kanan) bergandengan tangan usai memberikan keterangan pers di Jl Brawijaya X, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 30 Mei 2023. Dalam keterangan pers tersebut Koalisi Perubahan menyatakan tetap optimis dan solid menyusul pernyataan Presiden Jokowi yang ikut cawe-cawe dalam pelaksanaan Pemilu 2024. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Ajukan Sohibul Iman, PKS Tak Tutup Kemungkinan Perubahan Posisi Cagub DKI

PKS menyebut politik dinamis belum ada yang pasti di Pilkada.


Alasan PKS Jagokan Sohibul Iman Bukan Anies di Pilkada Jakarta 2024

22 jam lalu

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman (kedua kanan) bersama Perwakilan Tim Kecil Anies Baswedan Sudirman Said (kanan) memberikan keterangan pers saat deklarasi capres Partai PKS di Kawasan Soewarna, Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 30 Januari 2023. PKS secara resmi bergabung dalam Koalisi Perubahan bersama Partai Nasdem dan Partai Demokrat untuk mengusung Anies Baswedan menjadi capres di pilpres 2024. ANTARA FOTO/Fauzan
Alasan PKS Jagokan Sohibul Iman Bukan Anies di Pilkada Jakarta 2024

Apa alasan PKS?


Kaesang Bicara Soal Perbedaan: Disatukan Menjadi Koalisi

22 jam lalu

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di kantor Muhammadiyah DKI Jakarta, Jumat, 21 Juni 2024. Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan dirinya tidak akan berduet dengan Anies Baswedan untuk maju di Pilkada Jakarta. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Kaesang Bicara Soal Perbedaan: Disatukan Menjadi Koalisi

Kaesang bicara soal perbedaan dan koalisi.