Kasus PS Store Tercium Bea Cukar Tahun 2017, Hakim: Mengapa Baru Disidangkan?

Suasana sidang pemeriksaan saksi dalam perkara penimbunan dan penjualan barang impor ilegal oleh bos PS Store, Putra Siregar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Senin, 24 Agustus 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

TEMPO.CO, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur mempertanyakan alasan kasus  penjualan barang impor ilegal oleh bos PS Store Putra Siregar baru disidangkan pada 2020. Padahal 
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta telah melakukan penindakan terhadap PS Store sejak November 2017.

"Ini kan tertangkap tangan 2017, ini baru masuk persidangan 2020. Ada tiga tahun kasus nggak jalan. Kendalanya di mana?," tanya hakim anggota kepada saksi dari Bea Cukai saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin, 24 Agustus 2020.

Anggota tim Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta Frengki Tokoro yang menjadi saksi menjawab bahwa kendala memang tidak bisa dijadikan sebagai alasan kasus tersebut molor masuk persidangan. "Tapi ada beberapa kasus yang kami tangani Yang Mulia," jawab Frengki.

Hakim lantas mencecar Frengki bahwa dakwaan yang diajukan ke persidangan ternyata juga simpel. Kasus seperti ini, menurut hakim, harusnya bisa langsung dibawa ke persidangan tanpa menunggu tiga tahun.

"Hal ini menyebabkan saksi bisa lupa," kata hakim.

Baca juga: Putra Siregar Alami Tekanan Psikologis: Ini Pembunuhan Karakter

Anggota hakim lainnya menanyakan apakah kasus Putra Siregar ini tidak masuk skala prioritas dari Bea Cukai sehingga molor selama tiga tahun. Namun, Fengki berkilah. "Semua kasus itu sama Yang Mulia," kata Fengki.

Dalam berkas dakwaan penuntut umum, Frengki dan anggota Bea Cukai lainnya mendatangi toko PS Store di Jalan Raya Condet, Jakarta Timur Pada 10 November 2017. Mereka melakukan pemeriksaan secara acak terhadap International Mobile Equipment Identity (IMEI) dari ponsel-ponsel di toko tersebut. Hasilnya, IMEI ponsel yang dijual tidak terdaftar dalam database Kementerian Perindustrian. Petugas kemudian menyita 150 ponsel ilegal berbagai merek dari PS Store.

Jaksa mendakwa Putra Siregar telah menimbun, menyimpan, memiliki, membeli, menjual, menukar, memperoleh, atau memberikan barang impor yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana. Perbuatan Putra Siregar dinyatakan sesuai dengan Pasal 103 Huruf D Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan.

Ponsel di PS Store dinyatakan dikeluarkan dari wilayah kepabeanan tanpa melalui mekanisme yang seharusnya, yakni dengan tidak membayar PPN dan PPh. Akibat perbuatan pengusaha asal Batam sekaligus YouTuber itu, negara dinyatakan telah merugi sebesar Rp 26 juta.






Avanza Listrik Bikinan Atta Halilintar Bisa Tempuh Jarak 175 Km, Berapa Top Speednya?

23 jam lalu

Avanza Listrik Bikinan Atta Halilintar Bisa Tempuh Jarak 175 Km, Berapa Top Speednya?

Mobil listrik Toyota Avanza Atta Halilintar dibangun dari basis Toyota Avanza tahun 2010, tipe G bertransmisi manual.


Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 127 Orang, Begini Tanggapan Raffi Ahmad, Putra Siregar, dan Selebritas Lain

1 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 127 Orang, Begini Tanggapan Raffi Ahmad, Putra Siregar, dan Selebritas Lain

Raffi Ahmad, pemilik RANS Nusantara FC mengunggah layar untuk mengekspresikan duka cita di halaman Instagramnya, Ahad, 2 Oktober 2022.


Chandra Liow Bantah Lakukan Kekerasan dan Ajak Mantan Pacar Bunuh Diri, Besok akan Klarifikasi

1 hari lalu

Chandra Liow Bantah Lakukan Kekerasan dan Ajak Mantan Pacar Bunuh Diri, Besok akan Klarifikasi

Chandra Liow menyatakan, ia siap mengklarifikasi tuduhan bahwa telah melakukan kekerasan lantaran sudah merugikannya.


Eks Pacar Chandra Liow Ngaku Alami Kekerasan, Diajak Mati Bersama

2 hari lalu

Eks Pacar Chandra Liow Ngaku Alami Kekerasan, Diajak Mati Bersama

Chandra Liow diduga melakukan kekerasan terhadap mantan pacarnya, Indira Ayu Maharani dengan mengancam untuk mati bersama.


Konflik Saudara Kembar Jilid 2, Video Baru Tasyi Athasyia Tuai Hujatan untuk Tasya Farasya

10 hari lalu

Konflik Saudara Kembar Jilid 2, Video Baru Tasyi Athasyia Tuai Hujatan untuk Tasya Farasya

Tasyi Athasyia menyebut dengan jelas nama Tasya Farasya yang menghubungi brand-brand agar tidak bekerja sama dengan saudara kembarnya.


Putra Siregar Bebas dari Penjara, Akui Dapat Hadiah Terindah

13 hari lalu

Putra Siregar Bebas dari Penjara, Akui Dapat Hadiah Terindah

Atta Halilintar menyambut kebebasan Putra Siregar yang langsung mendapatkan hadiah terindah.


5 Fakta Laurence Benson, Youtuber yang Promosikan Kuliner Indonesia ke Warga Asing

27 hari lalu

5 Fakta Laurence Benson, Youtuber yang Promosikan Kuliner Indonesia ke Warga Asing

Laurence Benson merupakan food blogger yang senang memperomosikan makanan Indonesia ke warga negara asing.


Youtuber Asal Thailand Diduga Menipu Rp 817 M Berkedok Investasi Valas

32 hari lalu

Youtuber Asal Thailand Diduga Menipu Rp 817 M Berkedok Investasi Valas

Seorang youtuber perempuan asal Thailand diduga menipu pengikutnya dengan mengiming-imingi investasi valas. Kerugian korban ditaksir Rp 817 miliar.


Hasil Tinju Dunia: Tampil Dua Kali dalam Semalam, KSI Beruntun Menang KO

36 hari lalu

Hasil Tinju Dunia: Tampil Dua Kali dalam Semalam, KSI Beruntun Menang KO

KSI, youtuber asal Inggris, memenangi dua pertarungan tinju yang digelar maraton dalam semalam di O2 Arena, London.


Jess No Limit Siap Nikahi Sisca Kohl, Komentar Jessica Jane Jadi Sorotan

38 hari lalu

Jess No Limit Siap Nikahi Sisca Kohl, Komentar Jessica Jane Jadi Sorotan

Sisca Kohl menerima lamaran Jess No Limit, netizen menyoroti Jessica Jane yang sebentar lagi akan memiliki kakak ipar.