Pilkada Depok 2020 Menghitung Hari, Ini Kata KPU Soal Debat Publik Para Kandidat

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pperempuan mengecek namanya di Daftar Pemilih Tetap (DPT) menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang dipajang di Kantor Kelurahan Abadijaya, Sukmajaya, Depok, Ahad, 15 November 2020.  Pilkada Serentak 2020 akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Seorang pperempuan mengecek namanya di Daftar Pemilih Tetap (DPT) menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang dipajang di Kantor Kelurahan Abadijaya, Sukmajaya, Depok, Ahad, 15 November 2020. Pilkada Serentak 2020 akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Depok -Ketua KPU Depok, Nana Shobarna, berharap acara debat publik pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Depok bisa menjadi salah satu referensi untuk menentukan pilihan di Pilkada Depok 2020.

    "Debat publik ini diharapkan menjadi salah satu referensi bagi pemilih untuk menentukan pilihannya dalam pesta demokrasi di Depok," kata dia di Depok, Jawa Barat, Minggu, 29 November 2020.

    KPU Depok mengagendakan debat publik pasangan calon wali kota/wakil wali kota Depok tahun 2020 berlangsung tiga putaran. Pada Minggu 22 November 2020, putaran pertama telah dilakukan melalui siaran langsung dari studio televisi INews, Jakarta.

    Putaran pertama yang bertema Tata Kelola Pemerintahan, Pelayanan Publik Dan Hukum di Depok Dalam Era Kebiasaan Baru berlangsung selama dua jam dari pukul 15.00 hingga pukul 17.00 WIB.

    Debat publik diikuti dua pasangan calon (paslon), masing-masing paslon nomor urut 01, Pradi Supriatna dan Afifah Alia, serta paslon nomor urut 02, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono.

    Baca juga : Mohammad Idris Positif Covid-19, Imam Siap Tampil di Debat Publik Pilkada Depok 2020

    Untuk menyiapkan materi debat publik, KPU Depok telah menentukan tim panelis. Tim ini dipilih atas dasar kepakaran dan pengalaman mereka menangani isu-isu tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hukum hingga kesehatan dan sejarah di Depok.

    Mereka yang dipilih masuk tim panelis adalah Dr Ferry Kurnia Rizkiyansyah, SIP, MS (peneliti Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit), Prof Dr  Hermanto Siregar, MEc (akademisi perbankan dan Rektor Perbanas Institute), dr Sukwanto Gamalyono MARS (ketua IDI Depok), Dra Reni Candriachsya Suwarso, MPP, PhD (peneliti Universitas Indonesia), dan JJ Rizal (sejarawan).

    Debat kedua akan dilakukan pada Senin 30 November 2020 di KompasTV pukul 19.00—21.00 WIB dengan tema "Kesehatan, Kesejahteraan, dan kesenjangan di Kota Depok pada Era Kebiasaan Baru". Selanjutnya untuk debat ketiga pada Jumat 4 Desember 2020 di TVOne pukul 19.00—21.00 WIB.

    "Kami ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Forkopimda Depok serta seluruh elemen masyarakat kota depok tanpa terkecuali. Karena sejak awal, sejak tahapan dimulai sampai saat ini dapat kita lalu dengan lancar dan kondusif," ujarnya.

    Ia berharap kondisi yang kondusif ini akan terus dapat terjaga sampai dengan tuntasnya tahapan Pilkada Depok 2020.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.