PSI Akan Interpelasi Soal Banjir Jakarta, Golkar: Cari Sensasi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga memasak di depan rumahnya yang tergenang banjir di kawasan Kedoya Utara, Jakarta, Ahad, 21 Februari 2021. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Seorang warga memasak di depan rumahnya yang tergenang banjir di kawasan Kedoya Utara, Jakarta, Ahad, 21 Februari 2021. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco mengatakan tidak akan ikut langkah Partai Solidaritas Indonesia untuk mengajukan hak interpelasi mengenai banjir di Ibu Kota. "Cuma cari sensasi," kata Basri melalui pesan teks, Kamis, 25 Februari 2021.

    Baco menilai lebih baik sebagai anggota dewan turun membantu warga yang membutuhkan pertolongan, ketimbang mencari sensasi dalam mengajukan hak interpelasi. "Turun ke lapangan bantu masyarakat yang benar. Jangan cuma tahunya protes saja."

    Baca: PSI Mau Interpelasi Anies Baswedan, Pimpinan DPRD DKI: Masih Wacana

    Fraksi PSI DPRD DKI menyatakan akan menggunakan hak interpelasi untuk mempertanyakan program penanggulangan banjir di Ibu Kota. Fraksi PSI menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak serius dalam menanggulangi banjir di DKI.

    "PSI menilai Gubernur Anies Baswedan tidak menjalankan amanah penanggulangan banjir, bahkan diduga dengan sengaja menghambat kerja di dinas-dinas Pemerintah DKI untuk mencegah banjir," kata Justin melalui keterangan tertulisnya, hari ini.

    Baco menyarankan anggota PSI memberikan kritik yang membangun dan menyampaikan ide yang produktif dalam menanggulangi permasalahan di Ibu Kota ketimbang melakukan interpelasi. "Lebih baik bantu warga yang kena banjir."



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.