PSI Ajukan Interpelasi Banjir, Pengamat: Aneh, Tajam ke Anies Melempem ke Jokowi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau vaksinasi Covid-19 massal bagi pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu, 17 Februari 2021. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Presiden Jokowi didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau vaksinasi Covid-19 massal bagi pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu, 17 Februari 2021. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Jakarta - Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin, menilai langkah Fraksi Partai Solidaritas Indonesia DPRD DKI ingin mengajukan interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal banjir di Ibu Kota sebagai bentuk ingin membangun pencitraan.

    "Sebagai partai baru tentu PSI ingin punya eksistensi, ingin beda sendiri. Dan lebih pada ingin bangun pencitraan sendiri," kata Ujang melalui pesan singkat, Sabtu, 27 Februari 2021.

    Menurut Ujang, sangat wajar jika langkah PSI mengajukan hak interpelasi tidak didukung oleh fraksi lain di DPRD DKI. Sebabnya, partai besutan Grace Natalie itu sering menunjukkan sikap yang tidak konsisten.

    Sebagai contoh PSI yang membuka aib APBD DKI dan rencana kenaikan tunjangan di dalamnya. Padahal partai mereka sendiri yang menyetujui dan menandatanganinya. Bagi PSI, kata dia, mengajukan interpelasi ke Anies adalah bagian dari cara PSI untuk membesarkan partai dan meraih simpati publik.

    "PSI dianggap punya agenda sendiri. Membangun pencitraan sendiri, makanya partai lain emoh mendukung dan kerjasama."

    Baca juga : PSI Ingin Interpelasi Anies Soal Banjir, PDIP: Kami Lihat Itu Arogan

    Selain itu, yang lebih mengherankan PSI cuma menjadi partai yang garang terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan. Sedangkan sikapnya melempem terhadap banyak kebijakan Presiden Joko Widodo yang sebenarnya banyak harus di kritisi.

    "Yang aneh dari PSI, kencang ke Anies. Tapi melempem ke Jokowi."

    Fraksi PSI DPRD DKI menyatakan akan menggunakan hak interpelasi untuk mempertanyakan program penanggulangan banjir di Ibu Kota. Fraksi PSI menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak serius dalam menanggulangi banjir di DKI.

    "PSI menilai Gubernur Anies tidak menjalankan amanah penanggulangan banjir, bahkan diduga dengan sengaja menghambat kerja di dinas-dinas Pemprov DKI untuk mencegah banjir," kata Justin melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 25 Februari 2021.

    IMAM HAMDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.