Polisi Tetapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tanah Abang untuk Cegah Kerumunan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengantre untuk menaiki bus Transjakarta saat rekayasa perjalanan KRL di Halte Jak Lingko, Tanah Abang, Jakarta, Senin, 3 Mei 2021. Bus gratis itu disiapkan saat KRL tak berhenti di Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00-19.00 WIB. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Warga mengantre untuk menaiki bus Transjakarta saat rekayasa perjalanan KRL di Halte Jak Lingko, Tanah Abang, Jakarta, Senin, 3 Mei 2021. Bus gratis itu disiapkan saat KRL tak berhenti di Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00-19.00 WIB. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Jakarta - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya akan menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, untuk mencegah terjadinya kerumunan.

    Sebelumnya, jumlah pengunjung pasar itu membeludak hingga mengakibatkan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan.  

    "Rekayasa lalu lintas dilakukan sampai menjelang Lebaran. Buka tutup nantinya melihat kepadatan lalu lintas," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Sambodo saat dikonfirmasi, Selasa, 4 Mei 2021. 

    Selain buka tutup jalan, Sambodo mengatakan pihaknya juga akan memberlakukan pengalihan arus. Meski begitu, Sambodo memastikan kebijakan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas tersebut situasional dan tergantung keadaan di lokasi.

    "Nanti akan ada anggota yang akan berjaga di jam-jam yang dinilai rawan terjadinya kepadatan," kata Sambodo. 

    Adapun titik penutupan lalu lintas di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat antara lain akan terjadi di Jalan Bongkaran, Petamburan arah Tanah Abang, Layang Jatibaru, dan Tanah Abang Blok G. 

    Pada Jumat dan Sabtu lalu, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, diserbu ribuan pengunjung. Mereka memadati pasar untuk membeli perlengkapan perayaan Lebaran 2021. Polisi mengakui kewalahan membendung massa yang berbelanja baju lebaran itu.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran melakukan sidak ke pasar tersebut pada Ahad kemarin. Mereka meminta agar masyarakat tidak fokus berbelanja hanya di Pasar Tanah Abang

    Baca juga : Pasar Tanah Abang Hari Ini Tidak Seramai Kemarin 

    M JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.