Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Dua Anggota Ormas Nyaris Bentrok di Tambun Bekasi

Reporter

image-gnews
Ilustrasi senjata tajam atau pisau. Shutterstock
Ilustrasi senjata tajam atau pisau. Shutterstock
Iklan

TEMPO.CO, BekasiDua kubu organisasi masyarakat atau ormas nyaris bentrok di depan PT Suzuki Indomobil Jalan Diponegoro, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 2 Juni 2021. Polisi dibantu TNI tiba tepat waktu sehingga bentrokan tidak terjadi.

Aparat mengendalikan situasi dan meringkus sejumlah anggota ormas yang kedapatan membawa senjata tajam. "Kami bawa dua orang dari kubu ormas berikut senjata tajam. Kami pindahkan ke Polres," kata Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi, Komisaris Besar Hendra Gunawan, di Cikarang.

Wakil dari kedua kubu ormas yang bertikai akan dipanggil untuk mengetahui pemicu bentrokan. Diduga, kedua kubu itu berselisih soal pengelolaan limbah industri pabrik otomotif di sana.

Batal bentrok, massa ormas itu membuat lalu-lintas di sekitar lokasi kejadian lumpuh beberapa saat. Namun aparat segera mengatasi keadaan sehingga kondisi lalu-lintas dapat normal kembali. "Kami masih dalami motif utama kedua kubu ormas ini."

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dua orang yang diringkus merupakan salah satu anggota ormas yang kedapatan membawa senjata tajam. Satu di antaranya sempat mengacungkan senjata ke kubu lain.

Anggota kubu ormas lawannya juga ditahan polisi karena membawa senjata jenis rantai. "Kami dapatkan 13 senjata tajam, masih kami selidiki siapa pemiliknya." 

Baca: Hakim Bebaskan Rizieq Shihab Cs dari Larangan Berorganisasi, Peluang FPI Baru?

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Viral Siswi SMP di Bekasi Berkelahi Disiarkan Live di Medsos

13 jam lalu

Ilustrasi tawuran/perkelahian penganiayaan. Shutterstock
Viral Siswi SMP di Bekasi Berkelahi Disiarkan Live di Medsos

Kasus pengeroyokan anak ini sudah ditangani unit PPA Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota.


Berupaya Gagalkan Pencurian, Polisi di Bekasi Dihantam Linggis oleh Pencuri

1 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Berupaya Gagalkan Pencurian, Polisi di Bekasi Dihantam Linggis oleh Pencuri

Polisi dari Polsek Serang Baru Aiptu Jumaldi dihantam linggis oleh dua pencuri pada Ahad, 9 Juni 2024 lalu.


Rumah Sekretaris Bappilu PDIP Jabar Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

1 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. ANTARA
Rumah Sekretaris Bappilu PDIP Jabar Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

Rumah Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu PDIP Jawa Barat Imam Haryo Pradigdo kebakaran pada Selasa, 11 Juni 2024.


Rekor Suhu Panas di Ciputat, Kenapa Peneliti BMKG Ini Tak Yakin dengan Bekasi?

2 hari lalu

Warga menggunakan payung menghindari terik matahari saat beraktifitas diluar ruangan di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa 7 Mei 2024. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa fenomena gelombang panas di sebagian wilayah Asia dalam sepekan terakhir tidak berkaitan dengan kondisi suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia.  TEMPO/Subekti.
Rekor Suhu Panas di Ciputat, Kenapa Peneliti BMKG Ini Tak Yakin dengan Bekasi?

Data suhu panas di Bekasi pernah menembus 40 derajat Celsius pada Januari lalu. Hot spell, begitu peneliti BRIN pernah menyebutnya.


Polisi Ungkap Motif Kakek di Bekasi Tersangka Pembunuhan dan Pencabulan Anak Perempuan 9 Tahun

3 hari lalu

Didik Setiawan, 61 tahun, tersangka pembunuhan dan pencabulan anak di Bekasi. Tempo/Adi Warsono
Polisi Ungkap Motif Kakek di Bekasi Tersangka Pembunuhan dan Pencabulan Anak Perempuan 9 Tahun

Motif tersangka pembunuhan dan pencabulan itu diketahui berdasarkan penyelidikan polisi bersama Apsifor, KPAD dan DP3A.


Dosen Muhammadiyah Sebut Izin Tambang Ormas Berpotensi Ditunggangi Perusahaan

3 hari lalu

Ilustrasi pertambangan. Shutterstock
Dosen Muhammadiyah Sebut Izin Tambang Ormas Berpotensi Ditunggangi Perusahaan

Kata dosen di Universitas Muhammadiyah Surabaya soal ormas kelola tambang.


Sempat Beda Pendapat Izin Tambang, Luhut Usul Ormas Punya Saham di BUMN

4 hari lalu

Luhut Binsar Pandjaitan dan Bahlil Lahadalia. FOTO/REUTERS/Darren Whiteside dan TEMPO/ Febri Angga Palguna
Sempat Beda Pendapat Izin Tambang, Luhut Usul Ormas Punya Saham di BUMN

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sempat beda pendapat dengan Bahlil terkait bagi-bagi izin tambang Ormas


Terkini: Plus-Minus Izin Tambang Menurut Dosen Universitas Muhamadiyah, Menteri ESDM Sebut 6 WIUPK Disiapkan untuk Ormas

4 hari lalu

Ilustrasi pertambangan. Shutterstock
Terkini: Plus-Minus Izin Tambang Menurut Dosen Universitas Muhamadiyah, Menteri ESDM Sebut 6 WIUPK Disiapkan untuk Ormas

Kebijakan pemerintah mengizinkan organisasi masyarakat atau ormas keagamaan mengelola tambang menuai polemik.


Kronologi Ibu Asal Bekasi Cabuli Anak Kandung, Tergiur Tawaran dari Akun Facebook Icha Shakila

5 hari lalu

Polda Metro Jaya menggelar konperensi pers kasus ibu cabuli anak kandung, Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Jihan
Kronologi Ibu Asal Bekasi Cabuli Anak Kandung, Tergiur Tawaran dari Akun Facebook Icha Shakila

Bagaimana kronologi kasus video viral ibu cabuli anak kandung yang dilakukan seorang ibu di Bekasi?


Viral Video Ibu di Bekasi Cabuli Anak Kandung, Suami Sudah Ingatkan agar Tidak Tertipu

5 hari lalu

Ketua KPAI Ai Maryati (kiri), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi (kanan) saat konferensi pers kasus penjualan video porno anak via telegram, di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 31 Mei 2024.
Viral Video Ibu di Bekasi Cabuli Anak Kandung, Suami Sudah Ingatkan agar Tidak Tertipu

Wanita tersebut dimarahi oleh sang suami karena cabuli anak kandungnya sendiri setelah tergiur tawaran di Facebook.