Jalan Diblokir di PPKM Darurat Pakai Panser, Warga: Aturan yang Benar Gimana?

Petugas gabungan TNI-Polri mengalihkan arus lalu lintas pengendara di pos penyekatan pembatasan mobilitas saat PPKM Darurat di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin, 5 Juli 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Depok – Masyarakat mengaku bingung dengan kebijakan PPKM Darurat Jawa-Bali yang diterpkan oleh pemerintah saat ini.

Pasalnya, aksi penutupan akses jalan yang dilakukan petugas keamanan tidak selaras dengan aturan yang berlaku. 

Seperti yang diakui oleh Rizki, 26 tahun, warga Sukmajaya. Dirinya terpaksa kembali lagi ke rumah karena terkendala pemblokiran jalan yang dilakukan petugas gabungan TNI, Polri dan Pemerintah DKI Jakarta di Jalan Raya Lenteng Agung perbatasan Depok-Jakarta. 

Padahal Rizki yang mengaku bekerja disektor kritikal yakni perusahaan makanan dan minuman dan bisa menunjukkan surat tugas dari kantornya, tetap tidak diperbolehkan lewat oleh petugas. 

“Saya kerja di perusahaan minuman, otomatis boleh dong, kan nggak dalam pelarangan itu, tapi saya diputar balik,” kata Rizki ditemui Tempo di dekat fly over tapal kuda Lenteng Agung, Senin 5 Juli 2021.

Rizki mengatakan, dirinya hanya bisa menyampaikan izin kepada pihak kantornya karena tidak bisa masuk kerja akibat terhambat penutupan jalan. 

“Ya udah izin si ke kantor, puter balik mau nggak mau, lewat jalur alternatif susah muternya jauh,” kata Rizki pasrah. 

Warga lainnya, Eki, 28 tahun pun mengalami hal yang sama, dirinya yang juga bekerja di sektor kritikal di kawasan Pancoran, Jakarta, terpaksa putar balik akibat imbas dari penyekatan itu. “Saya sudah tunjukkan ID Card padahal, ini bagaimana sih, sebetulnya aturannya yang benar yang mana?,” kata Eki. 

Eki pun berharap, pemerintah bisa mempertegas aturan yang berlaku dalam masa PPKM Darurat ini, karena jika tidak, masyarakat yang dirugikan, “Kantor kan nggak mau tau, sementara kantor masih boleh beroperasi, karyawannya nggak masuk kan ya tetap ada konsekuensinya,” kata Eki. 

Pantauan Tempo di lokasi, petugas gabungan dari TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP DKI Jakarta melakukan blokade di depan Kampus IISIP tepatnya sebelum fly over Tapal Kuda.

Blokade dilakukan dengan meletakkan 2 unit panser milik Kodam Jaya dan 1 unit baracuda milik Brimob. 

Akibat blokade tersebut, antrian kendaraan pun mengular mulai dari lokasi pembatasan hingga pertigaan pasar Lenteng Agung.

Bukan hanya di jalan itu, kemacetan panjang pun terasa di jalan-jalan alternatif disekitarnya. Tak sedikit gang-gang warga yang terhubung dengan jalan raya ditutup untuk menghindari serbuan pengendara efek pemberlakuan PPKM Darurat.

Baca jua : PPKM Darurat Hari Ketiga, Kemacetan Mengular di Kramat Raya dan Gatsu 

ADE RIDWAN YANDWIPUTRA






Warga Depok Diklaim Merindukan Kehadiran Anies Baswedan, NasDem: Kami Siap Kerahkan Massa

2 jam lalu

Warga Depok Diklaim Merindukan Kehadiran Anies Baswedan, NasDem: Kami Siap Kerahkan Massa

Wakil Ketua DPD Partai NasDem Kota Depok, Roy Pangharapan mengatakan warga Depok merindukan kehadiran Anies Baswedan.


Stok Langka, Pedagang di Depok Jual Minyakita di Atas HET

20 jam lalu

Stok Langka, Pedagang di Depok Jual Minyakita di Atas HET

Sejumlah pedagang di Depok terpaksa menjual Minyakita di atas Rp14 ribu karena pasokannya kian langka


Kasus Pemerkosaan Santri di Beji Depok, Ustaz Ramadhan Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

2 hari lalu

Kasus Pemerkosaan Santri di Beji Depok, Ustaz Ramadhan Divonis 18 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

Pengadilan Negeri Depok juga mewajibkan Ustaz Ramadhan membayar uang restitusi Rp 30 juta kepada korban. Masih ada tiga tersangka lain.


Proyek Jembatan Jatijajar Molor, DPRD Bakal Cek ke Lokasi

2 hari lalu

Proyek Jembatan Jatijajar Molor, DPRD Bakal Cek ke Lokasi

Komisi C DPRD Kota Depok menilai belum rampungnya proyek Jembatan Jatijajar tersebut membahayakan masyarakat.


Proyek Jembatan Jatijajar Depok Molor, Kadis PUPR: Siapa juga yang Ingin Dilama-lamain

2 hari lalu

Proyek Jembatan Jatijajar Depok Molor, Kadis PUPR: Siapa juga yang Ingin Dilama-lamain

Kadis PUPR Depok Citra Indah Yulianty meminta warga bersabar, karena terdapat sejumlah kendala dalam pembangunan Jembatan Jatijajar.


Kecelakaan di Depok, Lansia Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Usai Tersangkut Tali Hebel

3 hari lalu

Kecelakaan di Depok, Lansia Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Usai Tersangkut Tali Hebel

Korban tewas di lokasi kecelakaan usai terjatuh dari motor akibat tersangkut tali pengikat bata hebel muatan truk.


Alasan Kejari Depok Belum Bisa Ekseskusi Putusan First Travel

3 hari lalu

Alasan Kejari Depok Belum Bisa Ekseskusi Putusan First Travel

Dalam putusannya, MA mengembalikan aset First Travel kepada para korban, yang sebelumnya dirampas negara.


PKS Depok Dukung Penuh Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

3 hari lalu

PKS Depok Dukung Penuh Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Ketua DPD PKS Kota Depok Imam Budi Hartono menyatakan mendukung penuh keputusan DPP partai berlambang bulan sabit kembar tersebut menjadikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) untuk Pilpres 2024


Irjen Kemenkumham Dorong Imigrasi Depok Raih WBBM

4 hari lalu

Irjen Kemenkumham Dorong Imigrasi Depok Raih WBBM

Kantor Imigrasi Depok dinilai telah memenuhi persyaratan sebuah kantor yang dikategorikan wilayah birokrasi bersih dan melayani.


Peserta Nonformal Jauh dari Target, BPJS Ketenagakerjaan Depok Dorong CSR Perusahaan

4 hari lalu

Peserta Nonformal Jauh dari Target, BPJS Ketenagakerjaan Depok Dorong CSR Perusahaan

BPJS Ketenagakerjaan Depok juga mengupayakan Perda untuk menanggung pekerja rentan dan nonformal dapat tercover di APBD.