Kisah Anak Perempuan di Tangerang Selatan Lolos dari Penculikan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi Penculikan Anak. shutterstock.com

    Ilustrasi Penculikan Anak. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang anak perempuan di Tangerang Selatan berhasil lolos dari penculikan setelah nekat lompat dari motor pelaku di kawasan Bogor.

    Peristiwa itu terjadi pada 2 Januari 2022 lalu. Ibu korban, DB, 41 tahun, mengisahkan tentang peristiwa penculikan yang terjadi pada anaknya. Menurut DB, saat itu anaknya tengah bermain dengan teman-temannya di perumahan yang ada di Kelurahan Bhakti Jaya, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Banten.

    "Jadi anak saya setelah salat ashar, pada 2 Januari 2022 kemarin main bersama teman-temannya di sekitaran komplek rumah, kemudian ada seorang laki-laki mengendarai motor menghampiri anak- anak yang sedang main," kata DB pada Kamis, 13 Januari 2022.

    Menurut pengakuan anaknya, kata DB, orang tidak dikenal itu menanyakan alamat ke anak- anak yang sedang bermain, kemudian hanya anaknya yang mengetahui jalan yang dimaksud.

    "Penculiknya sempat narik anak saya, kelihatan di CCTV rumah warga. Kemudian anak saya naik motor penculik itu dibawa ke daerah Pabuaran, kabupaten Bogor. Saat di motor anak saya juga diancam," ujarnya.

    Menurut DB, penculik tersebut mengancam agar anaknya untuk tidak teriak dan tidak menangis serta mengatakan bahwa penculik membawa pisau.

    "Saat di daerah Pabuaran itu, anak saya minta penculiknya untuk pelan- pelan naik motornya, kemudian anak saya lompat dari motor, dan kebetulan ada banyak orang yang sedang bermain di lapangan bola," ungkapnya.

    Setelah lompat dari motor, lanjut DB, anaknya lari dan berteriak minta tolong kepada orang- orang yang berada di lapangan bola sehingga menyita perhatian warga sekitar.

    "Pas anak saya lompat dari motor, penculiknya sempat mau nolongin, karena anak saya teriak minta tolong, penculiknya kabur. Sempat dikejar oleh warga tapi berhasil lolos karena penculiknya mengarah ke jalan raya," kata sang ibu.

    Usai berteriak dan loncat dari motor, anak DB pun langsung mendapatkan pertolongan dari warga sekitar serta diobati luka- luka di pundaknya akibat terjatuh dari motor.

    "Saya ditelepon sama pak RW di sana katanya anak saya jadi korban penculikan, ya saya awalnya tidak percaya karena dia baru beberapa menit keluar rumah. Kemudian saya minta video call ternyata benar. Saya langsung ke lokasi sama adik saya," tambahnya.

    Saat ini, kata DB, kasus tersebut sudah ditangani oleh Polres Tangerang Selatan dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

    Baca juga: Tangkap Pelaku Penculikan Anak di Kebon Jeruk, Polisi: Diduga Gangguan Kejiwaan

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu Satelit Orbit 123 derajat BT dan Kronologi Kekisruhannya?

    Kejaksaan Agung menilai pengelolaan slot satelit orbit 123 derajat BT dilakukan dengan buruk. Sejumlah pejabat di Kemenhan diduga terlibat.