Dea OnlyFans Minta Polisi Usut Penyebar Konten Dirinya ke Media Sosial

Dea OnlyFans. Instagram/deaonlyfans

TEMPO.CO, Jakarta - Gusti Ayu Dewanti atau yang dikenal Dea OnlyFans mengatakan dirinya menawarkan diri jadi Justice Collaborator (JC) karena ingin membongkar pihak ketiga yang menyebarkan konten pornografi miliknya ke media sosial.

Saat dihubungi Tempo, 9 April 2022, Dea berharap pihak kepolisian juga membongkar pihak ketiga penyebar konten miliknya yang disebarkan ke media sosial maupun situs pornografi lain.

“Banyak pihak ketiga yang menyebarkan masif konten di Onlyfans ke media sosial untuk diperjualbelikan lagi,” kata Dea.

Ia mengatakan pihak ketiga secara masif menyebarkan video atau foto-fotonya setelah ia tampil di podcast Deddy Corbuzier. Setelah di podcast itu, ia mengatakan banyak pihak yang memperjualbelikan kembali kontennya sehingga menyebar luas secara masif.

“Saya mau menjadi JC bukan untuk membongkar kreator konten lain, tapi saya ingin pihak ketiga penyebar itu diusut juga. Akun-akun itu juga banyak yang menyebar konten revenge porn jadi meresahkan juga,” katanya.

Dea mengatakan belum mendapat panggilan untuk pemeriksaan lagi dan saat ini hanya akan memenuhi wajib lapor tiap Senin. Ia menyatakan akan tetap kooperatif dengan penyidikan yang dilakukan polisi.

Dea terakhir kali diperiksa pada 4 April kemarin untuk memberikan bukti aliran dana. Bukti ini untuk memastikan tidak ada aliran dana ke mantan pacarnya, Dicky Reno Zulpratomo.

Sebelumnya pada 7 April lalu, polisi juga memeriksa komedian bernama Marshel Widianto sebagai saksi karena membeli puluhan konten Dea senilai Rp1,4 juta.

Sementara itu, kepolisian Polda Metro Jaya mengatakan bakal mendalami pihak lain yang turut mengunggah bahkan menyebarkan konten tak senonoh milik Dea OnlyFans.

"Dalam hal ini tentu Polda Metro Jaya akan menelusuri lebih lanjut dari konten video dan gambar-gambar berbau pornografi Dea ini. Jadi kita akan telusuri pihak lain mana saja yang terima dan upload kembali," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, Jumat, 8 April 2022.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menetapkan Dea Onlyfans sebagai tersangka dalam kasus pornografi pada 26 Maret lalu.

Dea dikenakan Pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 4 ayat (1) Jo Pasal 29 dan atau Pasal 4 ayat (2) Jo Pasal 30 dan atau Pasal 8 Jo Pasal 34 dan atau Pasal 9 Jo Pasal 35 dan atau Pasal 10 Jo Pasal 36 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Baca juga: Cerita Marshel Widianto Cari Nomor Whatsapp Dea Onlyfans Usai Nonton Podcast






Propam Polda Metro Ungkap Berbagai Pelanggaran Bripka Madih yang Mengaku Diperas Sesama Polisi

15 jam lalu

Propam Polda Metro Ungkap Berbagai Pelanggaran Bripka Madih yang Mengaku Diperas Sesama Polisi

Propam Polda Metro menyebut Bripka Madih yang mengaku diperas oleh penyidik saat mengurus sengketa tanah telah melakukan sejumlah pelanggaran.


Kasus Polisi Peras Polisi, Bripka Madih Akan Dikonfrontasi dengan Penyidik yang Diduga Minta Rp 100 Juta

16 jam lalu

Kasus Polisi Peras Polisi, Bripka Madih Akan Dikonfrontasi dengan Penyidik yang Diduga Minta Rp 100 Juta

Polda Metro akan mengkonfrontasi antara Bripka Madih yang mengaku diperas oleh seorang penyidik saat mengurus sengketa tanah orang tuanya.


Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Aplikasi Pornografi Bernilai Puluhan Miliar

1 hari lalu

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Aplikasi Pornografi Bernilai Puluhan Miliar

Bareskrim Polri membongkar jaringan pornografi dan judi online lewat aplikasi bernama Bling2. Dikendalikan dari Kamboja dan Filipina.


Mengunggah Video Kunjungan ke Penjara, Lima Pembuat Konten Mesir Ditahan

2 hari lalu

Mengunggah Video Kunjungan ke Penjara, Lima Pembuat Konten Mesir Ditahan

Pembuat konten Mesir menghadapi dakwaan seperti menerbitkan berita palsu dan menggunakan akun media sosial untuk tindakan terorisme.


Sengkarut Masalah Jakpro: Dugaan Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM, Penggelembungan Bayar Pajak Tanah

3 hari lalu

Sengkarut Masalah Jakpro: Dugaan Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM, Penggelembungan Bayar Pajak Tanah

PT Jakpro tengah diselimuti persoalan, mulai dari dugaan persekongkolan tender revitalisasi TIM hingga penggelembungan bayar pajak tanah.


Mengapa Buruk Dampaknya Jika Terbiasa Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain?

4 hari lalu

Mengapa Buruk Dampaknya Jika Terbiasa Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain?

Terus membandingkan diri sendiri dengan orang lain sama saja mengabaikan potensi yang dimiliki


Pengamat Kritik Prematurnya Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak

4 hari lalu

Pengamat Kritik Prematurnya Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak

Pengamat transportasi, Azas Tigor Nainggolan, mengkritik penetapan tersangka terhadap mahasiswa UI yang tewas ditabrak mobil pensiunan polisi.


Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Jadi Tersangka, Politikus NasDem: Polisi Tidak Berempati

4 hari lalu

Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Jadi Tersangka, Politikus NasDem: Polisi Tidak Berempati

Politikus Partai NasDem Taufik Basari menganggap polisi tidak berempati lantaran menetapkan mahasiswa UI yang tewas ditabrak jadi tersangka.


Dirkrimsus Polda Metro Belum Tau Soal Dugaan Korupsi Pembayaran Pajak Tanah Jakpro

5 hari lalu

Dirkrimsus Polda Metro Belum Tau Soal Dugaan Korupsi Pembayaran Pajak Tanah Jakpro

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jaya, Kombes Auliyansyah Lubis, mengaku belum mengetahui dugaan korupsi di Jakpro.


Tips Membuat Konten Bermutu di Media Sosial

5 hari lalu

Tips Membuat Konten Bermutu di Media Sosial

Para kreator perlu menyajikan konten yang berkualitas dan bernilai karena bisa mempengaruhi kehidupan orang yang melihatnya.