Polda Metro Kerahkan 3.070 Personil Gabungan untuk Operasi Patuh Jaya

Personil polisi lalu lintas bersiap melakukan penindakan terhadap pengendara yang melintas di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2020. Penindakan tersebut dalam rangka operasi patuh jaya dan pembatasan waktu melintas bagi kendaraan. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan pihaknya telah mengerahkan 3.070 personel untuk giat Operasi Patuh Jaya. Opersasi itu digelar untuk menertibkan para pengguna kendaraan dengan rotator atau lampu trobo dan pelat khusus. 

“Untuk Operasi Patuh Jaya ini Polda Metro mengerahkan 3.070 personila gabungan,” ujar dia di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Senin, 13 Juni 2022.

Personil gabungan itu berasal dari unsul TNI-Polri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan sebagainya. “Termasuk pada saat kita melaksanakan kegiatan maka kita akan didampingi juga dari Pom TNI,” tutur Sambodo.

Menurut Sambodo, dalam Operasi Patuh Jaya akan dilakukan tindakan tegas bagi kendaraan berpelat khusus atau pengguna rotator jika melanggar. “Bahkan tidak menutup kemungkinan kalau ada pelat khusus yang hitam yang STNK-nya RHS misalnya atau pelat khusus. Apabila menggunakan tertangkap tangan melanggar maka kami cabut,” kata dia.

Sambodo juga menjelaskan hal itu dilakukan untuk mejawab keluhan dari masyarakat yang selama ini komplain terkait arogansi pengguna kendaraan berpelat dan STNK khusus. Padahal, kata dia, tidak berhak menggunakannya.

Yang berhak, Sambodo melanjutkan, hanya kendaraan dinas, sebagai mana di atur dalam Undang-Undang Lalu Lintas. “Kalau anggota kami menemukan di jalan dan tertangkap tangan, mohon maaf kita akan cabut pelat nomornya, kita cabut stnknya, dan kita akan tindak,” kata dia.

Baca juga: Polda Metro Gelar Operasi Patuh Jaya Selama 14 Hari di 35 Titik






Propam Polda Metro Ungkap Berbagai Pelanggaran Bripka Madih yang Mengaku Diperas Sesama Polisi

1 hari lalu

Propam Polda Metro Ungkap Berbagai Pelanggaran Bripka Madih yang Mengaku Diperas Sesama Polisi

Propam Polda Metro menyebut Bripka Madih yang mengaku diperas oleh penyidik saat mengurus sengketa tanah telah melakukan sejumlah pelanggaran.


Kasus Polisi Peras Polisi, Bripka Madih Akan Dikonfrontasi dengan Penyidik yang Diduga Minta Rp 100 Juta

1 hari lalu

Kasus Polisi Peras Polisi, Bripka Madih Akan Dikonfrontasi dengan Penyidik yang Diduga Minta Rp 100 Juta

Polda Metro akan mengkonfrontasi antara Bripka Madih yang mengaku diperas oleh seorang penyidik saat mengurus sengketa tanah orang tuanya.


Mahasiswa UI Ditabrak Pajero Pelat RF dan Pakai Strobo, Begini Aturannya

1 hari lalu

Mahasiswa UI Ditabrak Pajero Pelat RF dan Pakai Strobo, Begini Aturannya

Seorang pensiunan polisi pengendara Pajero pelat RF dan menggunakan strobo dilaporkan menabrak mahasiswa UI. Apakah boleh menggunakan strobo?


Sengkarut Masalah Jakpro: Dugaan Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM, Penggelembungan Bayar Pajak Tanah

3 hari lalu

Sengkarut Masalah Jakpro: Dugaan Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM, Penggelembungan Bayar Pajak Tanah

PT Jakpro tengah diselimuti persoalan, mulai dari dugaan persekongkolan tender revitalisasi TIM hingga penggelembungan bayar pajak tanah.


Pengamat Kritik Prematurnya Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak

4 hari lalu

Pengamat Kritik Prematurnya Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak

Pengamat transportasi, Azas Tigor Nainggolan, mengkritik penetapan tersangka terhadap mahasiswa UI yang tewas ditabrak mobil pensiunan polisi.


Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Jadi Tersangka, Politikus NasDem: Polisi Tidak Berempati

4 hari lalu

Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Jadi Tersangka, Politikus NasDem: Polisi Tidak Berempati

Politikus Partai NasDem Taufik Basari menganggap polisi tidak berempati lantaran menetapkan mahasiswa UI yang tewas ditabrak jadi tersangka.


Dirkrimsus Polda Metro Belum Tau Soal Dugaan Korupsi Pembayaran Pajak Tanah Jakpro

5 hari lalu

Dirkrimsus Polda Metro Belum Tau Soal Dugaan Korupsi Pembayaran Pajak Tanah Jakpro

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jaya, Kombes Auliyansyah Lubis, mengaku belum mengetahui dugaan korupsi di Jakpro.


Atas Perintah Kapolri, Polda Metro akan Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Kematian Mahasiswa UI

5 hari lalu

Atas Perintah Kapolri, Polda Metro akan Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Kematian Mahasiswa UI

Polda Metro akan membentuk tim pencari fakta untuk mengungkap kasus tabrakan yang menyebabkan mahasiswa UI, Hasya Atallah Syahputra, meninggal dunia.


Pelat RF Bakal Dihentikan pada Oktober 2023, Siapa Saja Penggunanya?

7 hari lalu

Pelat RF Bakal Dihentikan pada Oktober 2023, Siapa Saja Penggunanya?

Korlantas Polri dilaporkan bakal mengentikan penerbitan pelat RF per Oktober 2023 mendatang. Siapa saja yang saat ini berhak menggunakan pelat RF?


Pengakuan TKW Korban Wowon Serial Killer ke Polisi: Uang Rp 288 Juta Hasil Kerja di Dubai Ludes

7 hari lalu

Pengakuan TKW Korban Wowon Serial Killer ke Polisi: Uang Rp 288 Juta Hasil Kerja di Dubai Ludes

Seorang TKW di Dubai, Aslem, mengaku kehilangan Rp 288 juta akibat ditipu Wowon Erawan Cs. Dia masuk dalam perangkap Wowon serial killer.