DPRD DKI Setuju Tambah Anggaran Perbaikan Jalan untuk Cegah Kecelakaan di Musim Hujan

Perbaikan Jalan Gudang Air, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur yang retak pada Sabtu pagi, 21 Agustus 2021. Dok. Dinas Bina Marga DKI Jakarta

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi D DPRD DKI Jakarta setuju memberi tambahan anggaran perbaikan jalan dan jembatan yang diminta Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Kesepakatan itu dilakukan Komisi D DPRD saat mengesahkan perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Tahun Anggaran 2022 untuk empat organisasi perangkat daerah (OPD).

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengatakan semua anggaran OPD di bawah komisi D sudah disepakati bersama. Komisi D tinggal menunggu keputusan rapat pimpinan nanti.

"Semoga anggaran yang sudah disiapkan untuk masyarakat melalui APBD ini dapat dimanfaatkan dengan baik, tepat sasaran," kata Ida Mahmudah dalam keterangan tertulis, Kamis, 13 Oktober 2022.

Komisi D DPRD DKI telah menyepakati anggaran rencana kegiatan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI, serta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota.

Salah satu usulan yang disepakati adalah penambahan anggaran perbaikan jalan dan jembatan Dinas Bina Marga. Permintaan tambahan anggaran ini disetujui lantaran Jakarta sudah memasuki musim hujan, sehingga banyak jalan rusak akibat hujan, banjir, dan beban dari kendaraan.

"Kami menyetujui anggaran ini karena sifatnya mendesak, seperti perbaikan jalan. Apabila tidak diperbaiki akan menimbulkan kecelakaan," ujarnya.

Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho menyampaikan rancangan perubahan APBD yang dimiliki sudah dilakukan perhitungan dan penempatan (plot), sehingga penyerapan di akhir tahun bisa terpenuhi.

"Setelah disahkan anggaran perubahan maupun murni ini, semua rencana kegiatan 2022 harus diselesaikan. Jangan sampai ada penambahan anggaran namun di akhir tahun tidak terserap. Kami percaya hingga pengunjung tahun dapat menyerap anggaran di atas 95 persen," kata dia.

Menurut Hari, saat ini pihaknya sudah mengerjakan perbaikan jalan berlubang, terutama di wilayah Jakarta Utara dan Barat yang tingkat kerusakannya cukup tinggi. "Wilayah Jakarta Utara dan Barat tingkat rusaknya cukup tinggi, sehingga kita lakukan perbaikan dengan menggunakam beton. Untuk Jakarta Selatan dan Pusat kita cukup gunakan hotmix," ucapnya.

Baca juga: Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek Berlangsung hingga Pekan Depan






Keluarga Korban Tabrak Lari Diduga Bus TransJakarta & Mobil Boks Tuntut Keadilan, Ingin Tahu Sopirnya

1 jam lalu

Keluarga Korban Tabrak Lari Diduga Bus TransJakarta & Mobil Boks Tuntut Keadilan, Ingin Tahu Sopirnya

Keluarga korban tabrak lari menuntut keadilan dan mendorong pihak Kepolisian agar bisa mengungkap pelakunya.


Polda Metro Ungkap Dua Permintaan dari Keluarga Mahasiswa UI yang Tewas Kecelakaan

9 jam lalu

Polda Metro Ungkap Dua Permintaan dari Keluarga Mahasiswa UI yang Tewas Kecelakaan

Keluarga mahasiswa UI punya dua permintaan ke polisi soal kecelakaan Hasya Athallah


Tabrak Lari di Ciputat Diduga Libatkan Transjakarta dan Truk, Satu Pelajar Tewas

9 jam lalu

Tabrak Lari di Ciputat Diduga Libatkan Transjakarta dan Truk, Satu Pelajar Tewas

Seorang pelajar menjadi korban tabrak lari dan tewas dalam kecelakaan yang diduga melibatkan bus TransJakarta dan truk di Ciputat, Tangerang Selatan


Status Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Belum Gugur, Polisi: Ada Mekanismenya

10 jam lalu

Status Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Belum Gugur, Polisi: Ada Mekanismenya

Polisi menyatakan status tersangka yang disandang mahasiswa UI, Mohammad Hasya Athallah Saputra, tidak bisa serta merta dicabut.


5 Tips Menggunakan Transportasi Umum Jarak Jauh

21 jam lalu

5 Tips Menggunakan Transportasi Umum Jarak Jauh

Berikut lima tips agar bepergian jauh dengan transportasi umum tetap aman dan nyaman.


Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

1 hari lalu

Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

Pengamat tata kota Nirwono Joga menyatakan Wisma Atlet Kemayoran dibangun untuk kepentingan event olahraga internasional. Bisa untuk olimpiade.


Daerah Rawan Longsor di Jakarta Meluas Jadi 21 Lokasi

1 hari lalu

Daerah Rawan Longsor di Jakarta Meluas Jadi 21 Lokasi

BPBD DKI menyatakan ada 21 lokasi di Jakarta yang rawan longsor pada bulan ini, bertambah dari 15 titik pada Januari lalu.


Polda Bungkam soal Pelat RFS di Mobil Pensiunan Polisi yang Menabrak Mahasiswa UI

1 hari lalu

Polda Bungkam soal Pelat RFS di Mobil Pensiunan Polisi yang Menabrak Mahasiswa UI

Eko Setia Budi Wahono diketahui seorang pensiunan polisi, sementara pelat RF biasa dipasang untuk kendaraan pejabat negara.


Wisma Atlet, Dibentuk untuk Asian Games, Digunakan RSDC, dan Dianggap Sarang Kuntilanak

1 hari lalu

Wisma Atlet, Dibentuk untuk Asian Games, Digunakan RSDC, dan Dianggap Sarang Kuntilanak

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengusulkan agar Pemrov DKI Jakarta mengelola Wisma Atlet agar tidak jadi sarang kuntilanak.


Politikus PDIP Mau DKI Kelola Wisma Atlet yang Disebut Banyak Kuntilanak, Heru Budi: Masih Dibahas

1 hari lalu

Politikus PDIP Mau DKI Kelola Wisma Atlet yang Disebut Banyak Kuntilanak, Heru Budi: Masih Dibahas

Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat untuk alih fungsi Wisma Atlet karena lahan itu milik Sekretariat Negara (Setneg). Hal ini disampaikannya, menanggapi pernyataan Ketua Komisi D Bidang Pembangunan DKI Jakarta, Ida Mahmudah.