Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sofyan Caleg Terpilih DPRK Aceh Tamiang Bandar Sabu 70 Kg Diduga Jaringan Fredy Pratama

Reporter

image-gnews
Petugas kepolisian menggiring tersangka Sofyan (tengah) yang diduga sebagai bandar besar narkoba setibanya dari Medan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 27 Mei 2024. Sofyan merupakan caleg terpilih Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang dari PKS, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian dengan kasus kepemilikan serta bandar narkoba jenis sabu seberat 70 kg. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Petugas kepolisian menggiring tersangka Sofyan (tengah) yang diduga sebagai bandar besar narkoba setibanya dari Medan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 27 Mei 2024. Sofyan merupakan caleg terpilih Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang dari PKS, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian dengan kasus kepemilikan serta bandar narkoba jenis sabu seberat 70 kg. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Calon Legislatif (caleg) terpilih Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang dari PKS, Sofyan, diduga satu jaringan dengan buron narkoba Fredy Pratama. Hal ini terungkap dari pengiriman sabu 70 kilogram dalam kemasan teh Cina yang dikirim buron Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial A yang berada di Malaysia.

"Ini kami duga ada kaitan dengan FP karena sabu dikemas dalam packaging (pengemasan) teh Cina dan komplet barang-barang Thailand," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskim Polri Brigadir Jenderal Mukti Juharsa, Senin, 3 Juni 2024.

Mukti jmenyatakan timnya bertolak ke Malaysia untuk memburu A, WNI yang mengirim barang kepada Sofyan di Indonesia. "Jumlah 70 kg sabu ini bukan angka kecil kalau dirupiahkan. Dan akan berdampak bagi 2 juta manusia. Beruntung segera kami cegah sebelum diedarkan ke Jakarta," ujar Mukti.

Sofyan sempat menjadi buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO) tindak pidana narkoba selama tiga pekan. Bareskim Polri berhasil menangkap Sofyan pada, Sabtu, 25 Mei 2024. Sofyan diberangkatkan dari Kabupaten Aceh lewat jalur darat dan udara dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta dua hari kemudian.

Dalam kasus peredaran narkoba ini, polisi menyita sabu seberat 70 kg. Meski terbukti menjadi otak dari peredaran sabu tersebut, Sofyan tidak mengonsumsi. "Dia negatif," ujar Mukti. Hal itu didasarkan hasil tes yang telah dilakukan oleh kepolisian.

Polisi telah menetapkan Sofyan sebagai tersangka bersama tiga orang lain yang ditangkap lebih dulu. Polisi mengendus jaringan narkoba Sofyan sampai ke Negeri Jiran, Malaysia.

Polisi masih memburu satu pelaku lain, berinisial A. Dia adalah orang yang berkomunikasi dengan Sofyan dari Malaysia.

Peran Sofyan dalam kasus ini ialah sebagai pemodal sekaligus pengendali. Ia juga yang langsung berhubungan dengan jaringan narkoba di Malaysia. Untuk menangkap 'A', Bareskim Polri akan melakukan koordinasi dengan kepolisian Malaysia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mantan Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu diduga mendapat komisi Rp 350 juta dari hasil penjualan narkoba. Sebagian dari komisi itu digunakan untuk operasional pengiriman barang.

Atas pelanggaran tindak pidana tersebut, maka Sofyan akan dijerat Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) subsidair Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang tentang Narkotika. Ancaman hukuman Sofyan berupa hukuman pidana paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

"S adalah pengusaha, ada ancaman hukuman tindak pidana pencucian uang. Kami akan telusuri aliran dana ke mana," kata Mukti.

Sofyan bersembunyi di Kabupaten Aceh Tamiang selama tiga pekan. Dia menampakkan diri mengunjungi kedai kopi di Simpang Kapal, daerah Tualang Cut, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.

"Tim melaksanakan  koordinasi dengan Kapolres Aceh Tamiang, pada pukul 15.35 WIB  target berpindah ke toko IF Distro dan terpantau sedang memilih-milih pakaian. Tim bergerak masuk ke toko dan melakukan penangkapan terhadap TS, DPO tersebut," ujar Mukti.

Pilihan Editor: Tambah Panjang Kasus Polisi Terlibat Narkoba, Terbaru Kasus Kasat Narkoba Polres Blitar

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kakak Soal Virgoun Ditangkap Karena Narkoba: Mungkin Dia Butuh Support dari Orang Lain

5 jam lalu

Eva manurung (kanan), Feby Carol (kiri) didampingi lawan duetnya
Kakak Soal Virgoun Ditangkap Karena Narkoba: Mungkin Dia Butuh Support dari Orang Lain

Febby Carol menduga, Virgoun akhirnya mengkonsumsi narkoba karena banyak tekanan yang harus ia hadapi.


Virgoun Ditangkap Karena Narkoba, Kakak Anggap sebagai Jalan Tuhan Mempersatukan Keluarga

6 jam lalu

Eva manurung (kanan), Feby Carol (kiri) didampingi lawan duetnya
Virgoun Ditangkap Karena Narkoba, Kakak Anggap sebagai Jalan Tuhan Mempersatukan Keluarga

Ibu dan kakak mengunjungi Virgoun yang ditahan Polres Metro Jakarta Barat karena kasus narkoba. Berharap dapat rehabilitasi.


6 Fakta Penangkapan Virgoun, Pakai Sabu Dikosan Bersama Wanita

7 jam lalu

Virgoun saat memberikan klarifikasi di kanal Youtubenya, Jumat, 28 April 2023.
6 Fakta Penangkapan Virgoun, Pakai Sabu Dikosan Bersama Wanita

Fakta-fakta penangkapan penyanyi Virgoun karena memakai sabu oleh Polres Metro Jakarta Barat.


PKS: Tawaran Posisi Cawagub Jakarta hingga Potensi Menang di Pilkada

10 jam lalu

Logo baru PKS. dok.Panitia Munas PKS
PKS: Tawaran Posisi Cawagub Jakarta hingga Potensi Menang di Pilkada

Presiden PKS Ahmad Syaikhu menegaskan partainya tak meragukan kompetensi Anies Baswedan untuk maju di Pilgub Jakarta


Kronologi Penangkapan Virgoun oleh Polisi Terkait Kasus Narkoba

10 jam lalu

Virgoun saat memberikan klarifikasi di kanal Youtubenya, Jumat, 28 April 2023.
Kronologi Penangkapan Virgoun oleh Polisi Terkait Kasus Narkoba

Penyanyi Virgoun ditangkap Polres Jakarta Barat atas dugaan mengonsumsi narkoba bersama seorang wanita di kamar kos


Keluarga Tak Kenal Perempuan yang Ditangkap Bersama Virgoun

11 jam lalu

Eva manurung (kanan), Feby Carol (kiri) didampingi lawan duetnya
Keluarga Tak Kenal Perempuan yang Ditangkap Bersama Virgoun

Penyanyi Muhammad Virgoun Putra Tambunan ditangkap polisi saat mengonsumsi sabu bersama seorang wanita


Virgoun Ditangkap Polisi Narkoba, Kakak: Berharap Semua Ini Enggak Pernah Terjadi

11 jam lalu

Eva manurung (kanan), Feby Carol (kiri) didampingi lawan duetnya
Virgoun Ditangkap Polisi Narkoba, Kakak: Berharap Semua Ini Enggak Pernah Terjadi

Keluarga penyanyi Muhammad Virgoun Putra Tambunan kembali mendatangi Polres Jakarta Barat


Virgoun Ditangkap Karena Pakai Narkoba, Keluarga Datangi Polres Metro Jakbar

13 jam lalu

Eva manurung (kanan), Feby Carol (kiri) didampingi lawan duetnya
Virgoun Ditangkap Karena Pakai Narkoba, Keluarga Datangi Polres Metro Jakbar

Keluarga mendatangi Polres Metro Jakarta Barat untuk memberi dukungan kepada Virgoun setelah ditangkap karena pakai narkoba.


Polisi Cecar Virgoun soal Asal Sabu yang Dikonsumsi

13 jam lalu

Virgoun saat memberikan klarifikasi di kanal Youtubenya, Jumat, 28 April 2023.
Polisi Cecar Virgoun soal Asal Sabu yang Dikonsumsi

Polisi masih melakukan pendalaman tentang dari mana sabu didapatkan oleh Virgoun dan PA.


Polisi Sebut Tes Urine Virgoun dan Wanita Berinisial PA Positif Metamfetamin

15 jam lalu

Virgoun berbagi pengalamannya di Malaysia. Instagram
Polisi Sebut Tes Urine Virgoun dan Wanita Berinisial PA Positif Metamfetamin

Selain tes urine, polisi juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh terhadap Virgoun dan PA.