Polisi Tangkap Dua Perusak Kantor Tempo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wartawan meliput TKP penyerangan kantor Redaksi Koran Tempo oleh kelompok tidak dikenal di Velbak, Kebayoran, Jakarta (15/03/2013). TEMPO/ Nita Dian

    Sejumlah wartawan meliput TKP penyerangan kantor Redaksi Koran Tempo oleh kelompok tidak dikenal di Velbak, Kebayoran, Jakarta (15/03/2013). TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta -Juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto menyatakan pihaknya menangkap dua penyerang kantor redaksi Tempo di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. “Dua pelaku berhasil diamankan,” ujarnya kepada Tempo, Ahad, 17 Maret 2013.

     Rikwanto menyatakan, pelaku penyerangan yang ditangkap tersebut adalah dua dari tiga orang yang sudah teridentifikasi polisi. Pelaku pertama yang diamankan diketahui bernama Wahyudi, 33 tahun, petugas satpam sebuah perusahaan swasta. Wahyudi diketahui sebagai warga Jalan Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

    Pelaku penyerangan kedua diketahui bernama Danu, 28 tahun, yang seorang pengangguran. Danu merupakan warga Jalan Ciputat Raya, Tangerang Selatan. “Pelaku ditangkap Ahad (17 Maret 2013) ini,” katanya.

     Polisi menjerat pelaku dengan tuduhan merusak barang milik orang lain. Perbuatan mereka, kata Rikwanto, semakin diperkuat dengan bukti rekaman kamera CCTV dan keterangan saksi di tempat kejadian.

    Sebelumnya, kantor redaksi Tempo di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, diserang oleh 8 orang tak dikenal. Mereka menyerang sekitar pukul 23.00 WIB dengan menggunakan senjata tajam. Para penyerang itu diduga dalam keadaan mabuk saat melakukan aksinya.

    Peristiwa itu berawal ketika sejumlah karyawan Tempo tengah beristirahat di sebuah warung. Saat itu, para pelaku melempar batu ke arah warung dan ditegur oleh para karyawan. Tak terima dengan teguran itu, delapan orang tersebut menyerang kantor dengan membawa senjata tajam. Akibat serangan tersebut, kaca di lobi kantor Tempo pecah dan dua petugas keamanan mengalami luka saat mencoba menghalau para penyerang.

    DIMAS SIREGAR

    Baca juga
    EDISI KHUSUS: Hercules dan Premanisme

    Kontroversi Densus

    Simpanan dan Istri-istri Djoko Susilo

    Di Jawa Tengah, PKS Ingin Mengulang Sukses

    Yusuf Supendi Gabung Hanura, Anis Matta Cuek

    Bawa 3 Kg Ganja, Mobil Tabrak Polisi Hingga Tewas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.