Revolver Silver, Senjata Pembunuh Briptu Nurul

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Thepsta.com

    Thepsta.com

    TEMPO.CO , Bogor: Petugas Indonesia Automatic Fingerprint Indentification System (INAFIS) Kepolisian Daerah Jawa Barat mendatangi dan mengolah tempat kejadian perkara penembakan terhadap Brigadir Satu Nurul Affandi (kini Brigadir Anumerta) di Jalan Raya Narogong, Desa/Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Sabtu 11 Januari 2014.

    Dari olah TKP itu terungkap senjata yang digunakan pelaku untuk menembak Nurul, anggota Polsek Klapanunggal, pada Jumat 10 Januari 2014 itu diduga jenis revolver. "Warna senjatanya itu silver dan ukuranya kecil," kata Asep Rahmat, 45 tahun, saksi, saat memberi keterangan kepada petugas INAFIS.

    Untuk memastikan jenis senjata yang dilihat Asep, petugas INAFIS menunjukkan sepucuk senjata jenis Revolver, "Nah iya benar senjatanya seperti itu dan warnanya silver karena saya lihat sendiri saat pelakunya menenteng pistol setelah menembak korban," kata dia kepada petugas.

    Pria yang berprofesi sebagai guru SDN Klapanunggal itu mengatakan, jarak antara pelaku dengan korban berdiri itu sekitar 5 meter dan posisinya persis di dekat pintu belakang. Saat itu Asep sendiri sedang mendorong motor ke belakang warung gado-gado dan rujak miliknya. "Dan pelaku keluar warung lewat pintu samping sambil menenteng senjatanya," kata dia.

    Polisi sudah membuat gambar atau sketsa wajah pelaku penembakan tersebut. Nurul ditembak di bagianbelakang kepalanya setelah menegur pelaku yang diduga hendak mencuri sepeda motor dekat warung tempatnya sedang makan itu.

    "Kami masih melakukan penyidikan dan terus meminta keterangan terhadap saksi-saksi yang ada di lokasi," kata Kepala Satuan Resrse Kriminal Polisi Resor Bogor Ajun Komisaris Didik Purwanto.

    M SIDIK PERMANA

    Terpopuler
    Ini Dia Pelempar Telur ke Anas di KPK

    Ini Kata Bakrie Setelah Beli Path Rp 304 Miliar

    Tafsir Terima Kasih Anas Urbaningrum

    Pesan Anas Ketika Ditahan  




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.