Pemilik Panti Asuhan Samuel Diperiksa Hari Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa anak korban penganiayaan dari Panti Asuhan The Samuel's Home mendatangi Mapolda Metro Jaya, di Jakarta, Rabu (26/2). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Beberapa anak korban penganiayaan dari Panti Asuhan The Samuel's Home mendatangi Mapolda Metro Jaya, di Jakarta, Rabu (26/2). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi berencana memeriksa pemilik panti asuhan bermasalah di Tangerang, Samuel Watulingas, 50 tahun, hari ini. Pemeriksaan akan dilakukan siang ini di Sub-Direktorat Remaja Anak dan Wanita Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

    "Kami tunggu kedatangannya, dijadwalkan terlapor diperiksa hari ini," ujar juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Senin, 3 Maret 2014. Polisi memeriksa Samuel terkait dengan laporan penelantaran anak-anak di panti asuhan tersebut hingga dugaan penganiayaan.

    "Penyidik meminta terlapor untuk membawa dokumen-dokumen (panti asuhan)," ujarnya. Selain Samuel, polisi juga akan memeriksa dua orang lain, yakni Yuni Winata, istri terlapor, dan seorang pembantu bernama Sumini. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui proses dan praktek kepengurusan Panti Asuhan Samuel yang terletak di Gading Serpong, Tangerang, Banten.

    Kasus ini merebak setelah sekitar tujuh anak panti asuhan tersebut kabur dan mengadukan masalah ini pada publik. Di panti tersebut, mereka mengaku kerap ditelantarkan dan mendapat siksaan.

    Komnas Perlindungan Anak langsung turun menelusuri aduan tersebut. Dari hasil investigasi, sekitar 30 anak lain di panti asuhan tersebut diduga tak hanya disiksa, tapi juga dilecehkan dan dieksploitasi oleh pemilik panti asuhan. (Baca: Identitas Anak Asuh Dihilangkan Pemilik Panti Samuel)

    Pada Senin, 24 Februari 2014 lalu, Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait membawa 12 anak dari panti asuhan yang terletak di di Sektor 6 Blok GC, Gading Serpong, Banten, itu. Lalu, pada Kamis malam, 27 Februari 2014, Arist kembali mengevakuasi dua bayi perempuan yang sedang sakit. Tindakan ini dilakukan setelah Komisi menerima laporan dari warga sekitar panti yang melihat anak-anak Panti Samuel mengamen. "Laporannya saya terima pada 11 Februari, saya langsung melakukan investigasi.

    M. ANDI PERDANA

    Berita Terpopuler
    Jokowi Sudah Curiga Bus Transjakarta Bermasalah
    Jokowi: Rp 1 Triliun untuk Kampung Deret 2014 
    Jika Panti Samuel Kotor, Sandal yang 'Bicara' 
    Perampok di Jembatan Penyeberangan DPR Ditangkap
    Warga Kalijodo Mau Dipindah ke Rusun, Asal ...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.