Netizen Dukung Ahok Jadi Gubernur Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Relawan dari kebangkitan Indonesia baru (KIB) memegang poster dan memakai topeng plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (ahok) saat melakukan aksi dukungan di depan Balai Kota, Jakarta, 12 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Relawan dari kebangkitan Indonesia baru (KIB) memegang poster dan memakai topeng plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (ahok) saat melakukan aksi dukungan di depan Balai Kota, Jakarta, 12 November 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta -  Pengguna jejaring media sosial Twitter ramai menggelorakan dukungan untuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo--yang terpilih menjadi Presiden RI. Ahok yang kini menjabat Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta mendapat penolakan dari Koalisi Merah Putih di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta.

    Michi @michiamo_ade menyatakan membuat grup WhatsApp untuk mendukung Ahok. “‏@michiamo_ade: Dear @basuki_btp, cuma ingin bilang: saya dukung anda jadi gubernur. Btw, saya punya grup WA "Front Pembela Ahok" :),” cuit Michi, Kamis, 13 November 2014.

    Tak hanya Michi, dukungan untuk Ahok juga mengalir dari akun Anto Hermawan. “‏@AntoHermawan17: Saya Muslim saya dukung Bpk Ahok,” tulisnya. Akun Shelly A F Nasution ‏lewat @shellynasution tak ketinggalan mendukung Ahok. “Ngurusin Jakarta itu gak gampang. Berbagai agama, suku, kebangsaan ada semua di Jakarta. #dukungahok #AhokGubernurDKI”

    Dukungan untuk Ahok bervariasi. Ada netizen yang mengunggah foto gadis berjilbab yang memegang pamflet bertuliskan "Tolak Imperialis Berkedok Islam". Di samping foto tersebut terdapat gambar kartun bocah dari berbagai suku dan agama (baca: Ahok: Pembubaran FPI Gampang, Tinggal Cabut Saja)

    Tepat di atas kartun tersebut tertulis "Saya menolak imperialis Arab intoleran berkedok Islam, awas tertipu!". Dalam gambar dengan latar belakang hijau itu, sisi paling atas tertulis "Saya Muslim, Saya Dukung Ahok". Sedangkan pada bagian bawahnya tercantum tulisan "Diskriminasi Sara FPI tidak Mewakili Muslim Mayoritas". Meski banyak dukungan untuk Ahok, pembahasan ini tak sampai menjadi trending topic di Indonesia.

    Akhir-akhir ini, FPI sering berunjuk rasa menolak pelantikan Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta. Dalam aksi yang digelar pada Senin, 10 November lalu, pimpinan FPI berorasi sambil mencaci Ahok. Bahkan seorang ustad yang biasa berceramah di televisi, saat berorasi dalam aksi kemarin, menyebut Ahok sebagai iblis. (baca: Mabes Polri Sarankan Ahok Laporkan FPI ke Polisi )

    LINDA TRIANITA

    Berita lain:
    Jusuf Kalla: Ah, FPI Selalu Begitu, Simbol Saja

    Jusuf Kalla: Kenaikan Harga BBM Akan Ditunda 

    Kuasa Hukum: Mana Buktinya FPI Rasis...  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.