Bom Kampung Melayu, 4 Korban Dirawat di RS Premiere Jatinegara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi mengamankan lokasi ledakan bom yang diduga bunuh diri di Halte Trans Jakarta, Terminal Kampung Melayu, Jakarta, 24 Mei 2017. TEMPO/Frannoto

    Polisi mengamankan lokasi ledakan bom yang diduga bunuh diri di Halte Trans Jakarta, Terminal Kampung Melayu, Jakarta, 24 Mei 2017. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagian pengawas Rumah Sakit Premiere Jatinegara Suyatno mengatakan, ada 4 korban bom Kampung Melayu yang dirawat di rumah sakit ini. Keempat korban itu yaitu Jihan Thalib, 19 tahun, Agung, 17 tahun, Bripda Feri, dan Bripda Yogi Aryo Yudistiro, 22 tahun. Mereka adalah korban peledakan bom bunuh diri pukul 20.30, Rabu, 24 Mei 2017.

    Menurut Suyatno, di antara keempat korban itu yang mengalami luka terparah adalah Yogi. Yogi, memerlukan beberapa kali tindakan operasi. Lengan kiri dan kaki kiri Yogi patah. "Sehingga perlu operasi perbaikan tulang," ujar Suyatno saat ditemui Tempo di RS Premiere, Kamis dinihari, 25 Mei 2017.

    Baca: Ledakan di Kampung Melayu Diduga Bom Bunuh Diri

    Masih menurut Suyatno, kondisi wajah Yogi juga mengalami luka serius. Hampir seluruh muka Yogi mengalami kerusakan, sehingga kemungkinan dibutuhkan operasi plastik. Mata kanan dan kirinya juga terluka parah dan diperlukan operasi. "Masih dalam penanganan untuk operasi mata," kata Suyatno.

    Suyatno mengatakan, sekitar pukul 23.30 WIB Yogi masuk ke ruang operasi. Korban lain yaitu Agung mengalami luka pada kaki, tangan, dan badan. Kaki kanannya robek dan dibutuhkan tindakan operasi. "Sedang dioperasi juga."

    Baca:

    Bom Kampung Melayu, Saksi Lihat Asap Putih Membumbung 20 Meter

    Sedangkan Feri mengalami luka pada muka, badan, dan paha. Jihan seorang mahasiswi  menderita luka pada tangan, dan bagian bokong, yang memerlukan tindakan medis berupa jahitan. Lokasi ledakan bom, yaitu halte Transjakarta Kampung Melayu masih dikelilingi garis polisi.

    Tempo menemukan serpihan kecil tubuh korban, dan serpihan kaca serta paku tak jauh dari titik ledakan. Polisi mengidentifikasi bom Kampung Melayu dikemas dalam bentuk bom panci.

    DEVY ERNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.