Senin, 19 Februari 2018

Polri Janji Menindak Oknum Brimob Pengintimidasi Wartawan Antara

Oleh :

Tempo.co

Senin, 19 Juni 2017 07:36 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polri Janji Menindak Oknum Brimob Pengintimidasi Wartawan Antara

    ifex.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Mabes Polri memberikan atensi terhadap peristiwa beberapa anggota Brimob yang melakukan kekerasan terhadap wartawan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Ricky Prayoga, Ahad, 18 Juni 2017. "Ya diatensi (informasi) diteruskan ke Brimob," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Ahad malam. Rikwanto mengatakan Mabes Polri berjanji menindaklanjuti informasi itu.

    Kepala Divisi Pemberitaan Umum LKBN Antara Erafzon Saptiyuda memprotes keras kekerasan beberapa anggota Brimob terhadap pekerja jurnalistik itu. "Kami tidak berterima diperlakukan seperti itu," ujar Erafzon.

    Baca: LKBN Antara Sesalkan Tindakan Kekerasan terhadap Wartawannya

    Erafzon juga menuturkan Antara akan melayangkan surat protes resmi kepada pimpinan Polri. Ia mendesak pimpinan Polri menindak tegas oknum polisi yang melakukan kekerasan terhadap Ricky karena telah mempermalukan korps kepolisian dan menghina profesi wartawan khususnya jurnalis Antara.

    Ricky Prayoga sedang bertugas meliput ajang kejuaraan bulu tangkis Indonesia Open Series di Jakarta Convention Center. Dia hendak menuju anjungan tunai mandiri (ATM) saat bertatapan mata dengan salah seorang anggota Brimob. Ricky bertanya kepada aparat itu apakah ada yang salah dengan penampilannya. Pasalnya, anggota Brimob itu tak melepaskan pandangannya dari Ricky.

    Aparat itu memberikan jawaban yang tidak jelas sehingga Ricky mencoba mengkonfirmasi. Namun anggota Brimob itu malah melakukan kekerasan terhadap Ricky. Adegan itu terekam video dan menjadi viral di media sosial.

    Baca juga:
    Maju Pencalonan Wali Kota, Vicky Prasetyo Usung Program Cinta  
    Anggota TNI Ditusuk, Pengemudi Alya Gilas Sahur On the Road 

    Video itu memperlihatkan Ricky dibekap dan ditarik oleh beberapa anggota Brimob dan dibawa ke suatu tempat. Namun Ricky yang masih mengenakan kartu identitas peliput kejuaraan bulu tangkis itu memberontak.

    Menurut Ricky, kejadian itu terjadi sekitar pukul 15.00. Ketika ia sedang menuju ATM di JCC, seorang anggota Brimob bernama Adam mendekati dan memandangnya. "Saya mengira ada yang salah dengan saya, lalu saya bertanya apa ada yang salah dengan saya?" kata Ricky.

    Simak:
    YLKI Menilai Penarikan Mi Instan Mengandung Babi Terlambat  
    Djarot Temui Ahok di Penjara, Bahas Pembangunan Masjid 

    Bukannya menjawab, Adam malah marah-marah. "Apa kau? Ada undang-undangnya jangan melihat? Pukimai kau," kata Ricky menirukan Adam. Suara–suara keras anggota Brimob juga terekam dalam video.

    Setelah itu Adam dan tiga temannya berusaha menangkap Ricky. “Saya diperlakukan seperti maling.” Ia dipiting dan akan banting. “Karena kejadian itu dekat dengan media center, saya berusaha menuju ke sana meski masih dipegang." Situasi mereda setelah ada seorang anggota Brimob senior yang datang dan berusaha memediasi.

    Ricky mengaku merasa terpukul akibat kejadian itu. Apalagi anggota Brimob itu sempat menodongkan senjata laras panjang ke arahnya. Salah satu anggota Brimob, kata Ricky, menantangnya berkelahi dan mengeluarkan kata-kata intimidatif.


    ANTARA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Diet: Makanan Penurun Berat Badan

    Makanan yang kaya serat, protein dan vitamin cocok bagi orang yang sedang diet.