Alasan Polisi Kesulitan Tangkap Pelaku Penembakan Italia Chandra

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolres Metro Tangerang kota Komisaris Besar Harry Kurniawan menunjukan sketsa DPO Penembakan Italia Chandra Kirana. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Kapolres Metro Tangerang kota Komisaris Besar Harry Kurniawan menunjukan sketsa DPO Penembakan Italia Chandra Kirana. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan menyebutkan pelaku penembakan Italia Chandra Kirana Putri berpindah-pindah. Polisi pun masih terus bekerja menangkap satu orang pelaku yang masih buron. “Kemarin sudah ada satu tempat yang sudah fix ternyata bergeser kembali,” ujar dia di Jakarta, Jumat, 30 Juni 2017.

    Iriawan berujar pihaknya telah mengantongi identitas nama pelaku. Namun masih perlu waktu untuk menangkap dia. Ia mencontohkan pelaku berpindah dari tempat A ke lokasi B. Sehingga itu menjadi kendala polisi mencokok pelaku.

    Baca juga:

    Pelaku Penembakan Italia Chandra Berinisial F

    Iriawan mengaku belum bisa memastikan apakah ada pihak yang memfasilitasi pelaku untuk melarikan diri. Termasuk yang membiayai pelaku. “Nanti kalau sudah terambil, baru kami akan tahu dari mana yang memfasilitasi, yang membiayai, uang dari mana,” tutur dia.

    Iriawan berkukuh bakal mengejar keberadaan pelaku dalam waktu secepatnya. Sejumlah petugas memang ada yang ia tarik dari pengejaran lantaran harus dialihkan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2017. “Kemarin beberapa anggota kami tarik dulu untuk fokus pada bantuan pengamanan operasi ramadniya.”

    Baca pula: Video dan Foto Penembakan Italia, Kapolres: Itu Petunjuk

    Menurut Iriawan, pelaku tidak mungkin memalsukan identitas untuk menyulitkan penangkapan. Sebab, polisi sudah mengantongi identitas cukup lengkap termasuk asal pelaku.

    Italia tewas ditembak saat melawan dua pencuri motor yang hendak mencuri motor di rumahnya. Perempuan 22 tahun itu meregang nyawa dalam perjalanan menuju rumah sakit. Dalam kasus ini, Iriawan sebelumnya mengatakan satu dari dua pelaku pencurian motor yang menewaskan Italia di Karawaci Tangerang telah ditangkap.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.