Lurah Ciganjur Ditarget Himpun Zakat Rp 94,5 Juta Oleh Bazis DKI

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua RT 7/RW2 Kelurahan Ciganjur, Sony Faridz Maulani, menunjukkan surat edaran zakat dari Kelurahan Ciganjur, Senin, 4 Mei 2018. Setiap RT ditargetkan dapat mengumpulkan amal atau zakat sebesar Rp 1,5 juta. FOTO: Tempo/Imam Hamdi

    Ketua RT 7/RW2 Kelurahan Ciganjur, Sony Faridz Maulani, menunjukkan surat edaran zakat dari Kelurahan Ciganjur, Senin, 4 Mei 2018. Setiap RT ditargetkan dapat mengumpulkan amal atau zakat sebesar Rp 1,5 juta. FOTO: Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelurahan Ciganjur merevisi surat edaran yang berisi permintaan zakat atau amal sosial ramadan kepada setiap RT. Awalnya, Kelurahan Ciganjur menargetkan setiap RT menghimpun zakat Rp 1,5 juta untuk amal sosial ramadan 2018.

    "Sudah kami revisi hari ini," kata Lurah Ciganjur Indzarti, Senin, 4 Juni 2018.

    Baca: Zakat Ramadan Tak Capai Target, Ketua RT: Orang Kelurahan Manyun

    Kelurahan Ciganjur di Kecamatan Jagakarsa mengeluarkan surat edaran permintaan kepada setiap RT agar bisa menghimpun amal Rp 1,5 juta. Alasannya, Kelurahan Ciganjur ditargetkan menghimpun amal Rp 94.500.000 oleh Badan Amil Zakat, Infak dan Sedekah (Bazis) DKI.

    Surat edaran itu tindak lanjut dari Seruan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2018 tentang Gerakan Amal Sosial Ramadhan Tahun 1439 H/2018 tertanggal 17 Mei 2018. Namun, dalam surat edaran yang telah direvisi tidak ada target bagi setiap RT untuk menghimpun dana.

    Baca: Heboh Edaran Zakat, Anies Baswedan Panggil Semua Lurah

    Revisi edaran tersebut menghilangkan nominal yang ditargetkan pihak kelurahan. Namun, dalam surat edaran tersebut tetap meminta masyarakat membantu gerakan amal sosial ramadan dengan batas akhir penyampaian di kantor Kelurahan Ciganjur pada 11 Juni.

    Idzarti mengatakan pihak kelurahan menargetkan setiap RT Rp 1,5 juta karena menghitung secara proporsional antara target Bazis DKI. Adapun jumlah RT di Kelurahan Ciganjur mencapai 63 RT. "Kami bagi dari jumlah target yang diberikan Bazis sesuai dengan jumlah RT di Kelurahan Ciganjur," ucapnya.

    Baca: Edaran Zakat, Anies Baswedan Sesalkan Penulisan Nominal Rp 1 juta 

    Idzarti memahami adanya pro kontra terkait gerakan amal ini. Namun, ia berharap warga tidak terpecah karena masalah pengumpulan zakat ini. "Sebab, dari 2009 saya di Kelurahan Ciganjur sudah ada, dan belum pernah ada masalah. Yang penting jangan sampai mau diadu," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.