Senin, 22 Oktober 2018

Polda Sebut Ganjil Genap Sepeda Motor Hoax, Ini Kata Dishub DKI

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spanduk pemberitahuan uji coba perluasan sistem ganjil genap terpasang di jalan Rasuna Said, Jakarta, 2 Juli 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Spanduk pemberitahuan uji coba perluasan sistem ganjil genap terpasang di jalan Rasuna Said, Jakarta, 2 Juli 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko memastikan sistem ganjil genap tidak berlaku untuk sepeda motor. Hingga kini, Dishub DKI tak membahas kebijakan tersebut.

    Baca: Hari Ketiga Ganjil Genap, Masih Ada Pengendara yang Nekat

    "Sampai dengan saat ini belum pernah ada pembahasan terkait hal tersebut," kata Sigit saat dihubungi Tempo, Sabtu, 4 Agustus 2018.

    Pernyataan itu menanggapi beredarnya informasi pembatasan jalan bagi sepeda motor dengan sistem ganjil genap.

    Akun Twitter resmi @TMCPoldaMetro mengunggah sebuah foto berisi pesan berantai ihwal ganjil genap sepeda motor. Foto diunggah pada Sabtu dinihari.

    Foto tersebut memperlihatkan pesan yang memaparkan Dishub DKI mengkaji skema ganjil genap untuk sepeda motor yang melintasi dua titik pusat Jakarta, di Jalan M.H. Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat.

    Tertulis juga, ganjil genap diberlakukan pada 18-31 Juli 2018 pukul 06.00-10.00 WIB. Pengemudi yang melanggar akan dikenakan sanksi tilang 1 Agustus 2018.

    "Info yang beredar di grup-grup WA (WhatsApp) mengenai pemberlakuan pembatasan kendaraan ganjil genap bagi sepeda motor adalah hoax," tulis @TMCPoldaMetro.

    Baca: Perluasan Ganjil Genap, Penumpang KRL Bertambah 23 Persen

    Perluasan ganjil genap hanya berlaku untuk kendaraan roda empat. Tujuannya mengurai volume kendaraan mobil menjelang dan saat Asian Games 2018.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan Peraturan Gubernur Nomor 77 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil-Genap Selama Penyelenggaraan Asian Games 2018. Pergub berlaku pada 1 Agustus-2 September 2018.

    Perluasan ganjil genap berlangsung setiap hari, pada pukul 06.00-21.00 WIB tanpa henti, termasuk pada akhir pekan. Sebelumnya, sistem ganjil genap berlaku di Jalan Sudirman, M.H. Thamrin, dan sebagian Jalan Gatot Subroto. Perluasan akan dilakukan ke beberapa jalan arteri untuk mendukung pelaksanaan pesta olahraga Asian Games 2018.

    Kebijakan ganjil genap ini diberlakukan ke seluruh ruas Jalan Gatot Subroto, Jalan S. Parman, Jalan M.T. Haryono, Jalan D.I. Panjaitan, Jalan Ahmad Yani, dan Simpang Coca Cola atau Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih. Lalu ke tiga ruas jalan lain, yakni Jalan Arteri Pondok Indah, Jalan Rasuna Said, dan Jalan Benyamin Sueb.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.