Senin, 17 Desember 2018

Sandiaga Uno Kecam KASN Stop Surat Pensiun Pejabat yang Dicopot

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani surat surat keputusan pelantikan sejumlah wali kota Jakarta, Bupati Kepulauan Seribu, dan pejabat tinggi DKI di Balai Kota Jakarta, 5 Juli 2018. Tempo/Amston Probel

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani surat surat keputusan pelantikan sejumlah wali kota Jakarta, Bupati Kepulauan Seribu, dan pejabat tinggi DKI di Balai Kota Jakarta, 5 Juli 2018. Tempo/Amston Probel

     TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengecam tindakan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menahan proses penerbitan surat keterangan pensiun terhadap 10 pejabat eselon II DKI. Ini adalah rangkaian dari polemik perombakan pejabat di DKI.

    Baca:
    SK Pensiun Distop, Anies Diminta Beri Gaji Pejabat yang Dicopot
    Anies Diminta Batalkan Pencopotan, Mantan Wali Kota: Impossible

    "Tidak ada kewenangan merekomendasikan penahanan surat pensiun oleh BKN,” ucap Sandiaga Uno di Balai Kota DKI, Senin 6 Agustus 2018. Dia merujuk kepada Peratura Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

    Langkah KASN meminta penahanan surat pensiun lantaran menganggap pelanggaran dalam pencopotan 16 pejabat eselon II oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dari jumlah itu, sepuluh orang diantaranya dicopot dengan alasan pensiun. Di antara mereka adalah lima wali kota dan satu bupati.

    KASN melakukannya dengan bersurat kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Ini dilakukan setelah Gubernur Anies Baswedan dalam surat balasan atas rekomendasi KASN hanya terang menunda pengangkatan satu pejabat. Jawab atas rekomendasi agar mengembalikan seluruh pejabat yang dicopot ke posisi semula dinilai belum tegas. Termasuk untuk mereka yang dicopot dan dipensiunkan lebih cepata oleh Anies Baswedan.

    Baca:
    Ini Isi Lengkap Rekomendasi KASN yang Bikin Anies Meradang

    Komisioner ASN, I Made Suwandi, menyatakan batas usia pensiun yakni 60 tahun. Sedangkan pejabat yang dipensiunkan Anies Baswedan belum mencapai batas itu. "Maka itu kami katakan ke BKN, kami menulis surat, tahan, di-hold, dulu jangan diproses dulu pensiunnya karena ada masalah,” kata Made ketika dihubungi pada Senin, 6 Agustus 2018.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".