Rabu, 19 Desember 2018

Alasan Transjakarta Antusias Aturan Baru Ganjil Genap Diteruskan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menilang pengemudi mobil yang melanggar aturan ganjil-genap di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Agustus 2018. Waktu pembatasan kendaraan dengan ganjil-genap juga ditambah, berlaku mulai pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Polisi menilang pengemudi mobil yang melanggar aturan ganjil-genap di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Agustus 2018. Waktu pembatasan kendaraan dengan ganjil-genap juga ditambah, berlaku mulai pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB. TEMPO/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta -Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan kebijakan baru ganjil genap yang berlaku di sejumlah ruas jalan di Jakarta, berdampak positif terhadap peningkatan jumlah penumpang angkutan massal tersebut.

    "Bahkan, kecepatan rata-rata bus kami juga meningkat dari 20 kilometer menjadi 25 kilometer per jam," kata Budi dalam diskusi buah manis ganjil genap di kantor ITDP, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Oktober 2018.

    Baca : Aturan Ganjil Genap Kembali Diberlakukan di Jalan Benyamin Sueb

    Budi menuturkan jumlah penumpang sebelum kebijakan ganjil genap diterapkan pada Juni lalu mencapai 14,64 juta penumpang. Sedangkan, saat kebijakan ini diterapkan jumlah penumpang Transjakarta meningkat menjadi 18,14 juta penumpang.

    Sedangkan, untuk waktu kecepatan bus di koridor yang bersinggungan dengan ganjil genap mengalami peningkatan pada periode yang sama. Pada April 2018, misalnya, kecepatan bus di koridor 8 hanya berkisar 21,7 kilometer per jam. Lalu pada Agustus saat kebijakan ini diterapkan kecepatan bus menjadi 26,8 kilometer per jam.

    "Kebijakan ini menghemat waktu dan tenaga," ujarnya.

    Simak juga :
    Kata Polisi Setelah Pegang Rekam Medis Operasi Plastik Ratna Sarumpaet

    Bahkan, Budi melihat adanya tren peningkatan yang stabil pengguna Transjakarta setelah kebijakan ganjil genap berhenti sementara karena Asian Games selesai. "Hingga pelaksanaan Asian Para Games jumlah penumpang stabil tidak menurun kembali. Artinya banyak penumpang baru yang puas naik Transjakarta."

    Seperti diketahui kebijakan ganjil genap (versi baru) bakal berakhir pada 13 Oktober 2018 esok lusa. Kebijakan tersebut bakal berakhir seiring dengan penutupan ajang Asian Para Games 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.