Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

IPW Beberkan Kemewahan Rumah Sisca Dewi, Dilengkapi Lift

image-gnews
Sisca Dewi. tabloidbintang.com
Sisca Dewi. tabloidbintang.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga pemantau Kepolisian, Indonesia Police Watch (IPW), ikut mengawasi jalannya kasus Sisca Dewi yang melibatkan petinggi Polri, Irjen Bambang Sunarwibowo. 

Baca: Saksi Meringankan Tidak Datang, Sisca Dewi Syok dan Menangis

Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane mengaku telah menelusuri rumah mewah yang diberikan Inspektur Jenderal Bambang Sunarwibowo kepada biduan dangdut itu pada Agustus lalu. Penelusuran itu dilakukan untuk mendalami perkara kasus keduanya yang berbuntut hingga ke meja hijau.

“IPW mengunjungi rumah mewah Sisca Dewi di Jalan Lamandau,” ujar Neta kepada Tempo pada Kamis malam, 6 Desember 2018.

Kediaman Sisca Dewi yang dimaksud itu berada di Lamandau III Nomor 11 A, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Rumah itu diduga dibeli Bambang seharga Rp 25 miliar.

Rumah Sisca Dewi di Jalan Lamandau III, Kebayoran Baru, 29 November 2018. Tempo/Imam Hamdi

Ini adalah pemberian rumah kedua setelah sebelumnya Bambang membelikan rumah untuk Siswa Dewi di kawasan Jalan Pinguin, Bintaro.

Dalam fakta persidangan, Bambang mengungkap, rumah-rumah tersebut hasil pemerasan Sisca terhadapnya. Pernyataan itu diaminkan oleh istri Bambang.

Namun, Sisca mengemukakan hal sebaliknya. Menurut dia, rumah di Jalan Pinguin diberikan Bambang kepadanya sebagai mahar pernikahan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sisca juga mengklaim rumah di Lamandau adalah hasil patungan. Buktinya, kata dia, ada di dokumen pinjaman kepada bank atas nama dirinya.

Dalam penelusuran IPW, rumah mewah Sisca Dewi di Jalan Lamandau, tampak sangat megah. Rumah itu memiliki ruangan bawah tanah atau basement. Ruangan itu sangat luas dan mampu menampung parkir lima mobil.

Neta mengatakan bangunan itu terdiri atas empat lantai. Di dalamnya terdapat lift. Ketika IPW menyambangi kediaman Sisca Dewi itu, rumah kosong karena perempuan yang mengaku istri siri Bambang sudah meringkuk di tahanan. Namun sejumlah satpam terlihat berjaga di sana.

Rumah Sisca Dewi di jalan Pinguin, Bintaro sektor 3, Tangerang Selatan, Kamis 29 November 2018. Tempo/Muhammad Kurnianto

Menurut Neta, Sisca Dewi akan menjual rumahnya seharga Rp 50 miliar. Namun niat itu urung lantaran ia kadung dibekuk pihak berwenang. Sisca dilaporkan Bambang lantaran disangka mencemarkan nama baik dan melakukan pemerasan.

Sisca Dewi dilaporkan ke polisi setelah mengungah foto mesranya dengan Bambang di akun Instagram. Sisca juga membongkar status Bambang sebagai suami sirinya.

Baca: Diduga Hasil Pemerasan, Rumah Sisca Dewi di Lamandau Disita

Menurut Sisca Dewi, mereka telah nikah siri pada 17 Mei 2017 di Ancol, Jakarta Utara. Di persidangan, Bambang dan beberapa saksi membantah pernikahan itu terjadi. 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Eksekusi Aset Surya Darmadi Dianggap Tak Sesuai Putusan MA, Pengacara Minta Kembalikan Gedung Menara Palma hingga Rumah

6 jam lalu

Terdakwa Bos PT Duta Palma Group, Surya Darmadi, mengikuti sidang pembacaan surat amar putusan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu, 23 Februari 2023. Majelis hakim menjatuhkan putusan terhadap terdakwa Surya Darmadi, pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp.1 miliar Subsider 6 bulan penjara, serta membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp.2,2 triliun dan kerugian perekonomian negara sebesar Rp.39,7 triliun, dinilai terbukti bersalah melakukan perbuatan melawan hukum sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp.2,64 triliun dalam tindak pidana korupsi terkait penyerobotan lahan ribuan hektar perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. TEMPO/Imam Sukamto
Eksekusi Aset Surya Darmadi Dianggap Tak Sesuai Putusan MA, Pengacara Minta Kembalikan Gedung Menara Palma hingga Rumah

Maqdir Ismail, kuasa hukum Surya Darmadi, mengatakan upaya Kejaksaan Agung dalam mengeksekusi aset Surya Darmadi saat ini tak sesuai putusan MA.


Fakta-Fakta Terbaru Sidang Pemerasan SYL, Jokowi Disebut Beri Perintah

2 hari lalu

Presiden Joko Widodo alias Jokowi menerima kunjungan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu malam, 8 Oktober 2023. TEMPO/Daniel A. Fajri
Fakta-Fakta Terbaru Sidang Pemerasan SYL, Jokowi Disebut Beri Perintah

Fakta-fakta terbaru sidang pemerasan oleh Syahrul Yasin Limpo atau SYL.


Harvey Moeis dan Sandra Dewi Disebut Punya Rumah di Australia, Pengacara: Cuma Sewa

2 hari lalu

Sandra Dewi dan Harvey Moeis. Instagram.
Harvey Moeis dan Sandra Dewi Disebut Punya Rumah di Australia, Pengacara: Cuma Sewa

Pengacara tersangka perkara dugaan korupsi timah Harvey Moeis, Harris Arthur Hedar, buka suara soal kepemilikan aset atau rumah di Australia.


Pelaku Pemerasan Ditangkap, Ria Ricis Langsung Berangkat ke Tanah Suci

4 hari lalu

Ria Ricis/Foto: Instagram/Ria Ricis
Pelaku Pemerasan Ditangkap, Ria Ricis Langsung Berangkat ke Tanah Suci

Ria Ricis berterima kasih kepada kepoisian yang sudah membantu menangani kasus pemerasan


Tarik Uang dari Bawahan di Kementan, Syahrul Yasin Limpo Sebut Atas Dasar Perintah Jokowi di Rapat Kabinet

4 hari lalu

Terdakwa kasus pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertanian yang juga mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan pertanyaan kepada saksi saat sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 10 Juni 2024. Dalam sidang tersebut Syahrul dan tim kuasa hukumnya menghadirkan dua saksi meringankan, antara lain Abdul Malik Faisal selaku Staf Ahli Gubernur Sub-bidang Hukum Pemprov Sulawesi Selatan dan Rafly Fauzi selaku mantan honorer di Dirjen Holtikultura Kementan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Tarik Uang dari Bawahan di Kementan, Syahrul Yasin Limpo Sebut Atas Dasar Perintah Jokowi di Rapat Kabinet

Syahrul Yasin Limpo mengatakan pemotongan uang ke para pejabat di Kementan atas dasar instruksi Jokowi di rapat kabinet.


Kuasa Hukum Syahrul Yasin Limpo Beberkan Alasan Hanan Supangkat Harus jadi Saksi

4 hari lalu

Terdakwa kasus pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Pertanian yang juga mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan pertanyaan kepada saksi saat sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 10 Juni 2024. Dalam sidang tersebut Syahrul dan tim kuasa hukumnya menghadirkan dua saksi meringankan, antara lain Abdul Malik Faisal selaku Staf Ahli Gubernur Sub-bidang Hukum Pemprov Sulawesi Selatan dan Rafly Fauzi selaku mantan honorer di Dirjen Holtikultura Kementan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Kuasa Hukum Syahrul Yasin Limpo Beberkan Alasan Hanan Supangkat Harus jadi Saksi

Kuasa hukum bekas Mentan Syahrul Yasin Limpo atau SYL, mengatakan penting untuk menghadirkan Hanan Supangkat dalam sidang kliennya.


Pemerasan Ria Ricis, Polisi Ungkap Identitas Pelaku, Motif dan Modus Pelaku

5 hari lalu

Artis Ria Ricis usai diperiksa karena laporannya ke Polda Metro Jaya mengenai ancaman pemerasan yang dia terima. Dia ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Senin, 10 Juni 2024. Tempo/Cicilia Ocha
Pemerasan Ria Ricis, Polisi Ungkap Identitas Pelaku, Motif dan Modus Pelaku

Kasus Pengancaman dan Pemerasan Ria Ricis terus berlangsung, Ada motif sakit hati yang dilakukan oleh tersangka yang ternyata pernah bekerja di rumah korban.


Polda Metro Jaya Terbitkan Sprindik Baru untuk Kasus Firli Bahuri

5 hari lalu

Direktur Koordinasi dan Supervisi II KPK Yudiawan Wibisono (tengah) dan Direktur Tindak Pidana Khusus Polda Metro Jaya Ade Safri Simanjuntak (kiri) saat menjelaskan hasil rapat koordinasi supervisi KPK dengan Polda Metro Jaya perihal pemerasan yang menyeret Ketua KPK Firli Bahuri, di Gedung Merah Putih KPK, Jumat, 17 November 2023. TEMPO/Bagus Pribadi
Polda Metro Jaya Terbitkan Sprindik Baru untuk Kasus Firli Bahuri

Sprindik baru kasus Firli Bahuri berdasarkan laporan polisi tipe A pada 7 Mei 2024.


Polda Metro Jaya Tangkap Pria yang Ancam dan Peras Ria Ricis Rp 300 Juta

5 hari lalu

Artis Ria Ricis usai diperiksa karena laporannya ke Polda Metro Jaya mengenai ancaman pemerasan yang dia terima. Dia ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Senin, 10 Juni 2024. Tempo/Cicilia Ocha
Polda Metro Jaya Tangkap Pria yang Ancam dan Peras Ria Ricis Rp 300 Juta

Polda Metro Jaya menangkap seorang laki-laki inisial AP (29), tersangka kasus dugaan pengancaman dan pemerasan terhadap Ria Ricis.


BP Tapera Beberkan Hitung-hitungan Kebutuhan 150 Penabung Mulia untuk Bantu 1 Orang MBR

5 hari lalu

Ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja se-Jabodetabek saat melakukan aksi unjuk rasa menolak Tapera di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, Kamis 6 Juni 2024. Dalam aksinya buruh juga menyerukan penolakan terhadap Uang Kuliah Tunggal (UKT) Mahal, KRIS BPJS Kesehatan, Omnibuslaw UU Cipta Kerja, Hapus OutSourching dan Upah Murah (HOSTUM). TEMPO/Subekti.
BP Tapera Beberkan Hitung-hitungan Kebutuhan 150 Penabung Mulia untuk Bantu 1 Orang MBR

BP Tapera membeberkan hitung-hitungan kebutuhan penabung mulia untuk membantu satu orang MBR agar bisa memiliki KPR.