Terima Vonis 2 Tahun Bui, Ratna Sarumpaet: Sudah Capek Aja Gue

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atiqah Hasiholan mendampingi ibunya Ratna Sarumpaet saat menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2019. Hakim meyakini Ratna Sarumpaet telah melanggar pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang mengedarkan bohong dan dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Atiqah Hasiholan mendampingi ibunya Ratna Sarumpaet saat menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2019. Hakim meyakini Ratna Sarumpaet telah melanggar pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang mengedarkan bohong dan dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratna Sarumpaet menyatakan sudah lelah dengan permasalahan hukum. Hal itu ikut melatari keputusannya tak mengajukan banding atas vonis dua tahun penjara yang diterimanya dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis, 11 Juli 2019.

    Artis film Atiqah Hasiholan mengungkapkannya ketika membesuk Ratna Sarumpaet di Rutan Polda Metro Jaya, Selasa 16 Juni 2019. “Sudah capek aja gue. Gue pengen fokus menyelesaikan buku di sisa-sisa terakhir ini. Di beberapa bulan terakhir,” kata Atiqah menirukan perkataan ibunya tersebut.

    Selain itu ada juga pertimbangan dari masa tahanan yang dianggap tak lagi memberatkan. Dengan vonis dua tahun dan dikurangi masa tahanan yang telah dijalani, Ratna hanya perlu menjalani hukuman sekitar satu tahun penjara.

    “Pertimbangannya dengan dua tahun dan remisi-remisi enggak berapa lama lagi keluar (bebas),” kata Atiqah menuturkan.

    Sebelumnya, hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Ratna bersalah untuk penyebaran kebohongan atau hoax hingga menyebarkan keonaran di tengah Pilpres 2019. Ratna dihukum penjara selama dua tahun, jauh lebih ringan daripada tuntutan jaksa yang selama enam tahun.

    Ratna Sarumpaet meyakini tidak ada keonaran yang terjadi akibat berita bohong yang dia karang. Dia juga bersikukuh tidak melanggar pasal yang didakwakan. "Tidak ada keonaran tapi dibilang ada keonaran," kata Ratna usai persidangan saat itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.