Kapolri Sebut Seragam Satpam Diganti Cokelat, Kompolnas: Jangan Disalahgunakan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Satpam. Antaramews.com

    Ilustrasi Satpam. Antaramews.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Juru Bicara Kompolnas Poengky Indarti menanggapi instruksi Kapolri Jenderal Idham Aziz, dengan mengatakan Polri harus memastikan tidak terjadi kekeliruan di masyarakat terkait pemiripan seragam Polisi dan Satpam

    Menurutnya, belum tentu masyarakat dapat memahami simbol atau ragam tanda yang menempel di seragam.

    “Polri harus berupaya agar tidak ada kekeliruan dari masyarakat ketika mengidentifikasi Polisi dan Satpam di lapangan,” kata dia dalam pesan teks, Rabu 16 September 2020. 

    Selain itu, menurutnya Polri harus memastikan tidak terjadi penyelewengan yang disebabkan kemiripan seragam. “Perlu adanya pengawasan jangan sampai ada penyalahgunaan seragam yang mirip,” kata dia.

    Sebelumnya, Kapolri Jendral Idham Azis menginstruksikan mengganti warna seragam satuan pengamanan atau Satpam menjadi cokelat. Selain itu, sesuai dengan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia No.4 Tahun 2020, diinsturksikan pula menyematkan tanda kepangkatan anggota satpam di pundak bagian kiri dan kanan.

    RAFI ABIYYU | DA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.