5 Update Kasus Penembakan Laskar FPI: Mabes Polri Turun Tangan, Kesaksian di TKP

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Rest area KM 50 Tol Jakarta Cikampek yang diduga jadi lokasi penembakan anggota FPI/ Tempo/MA Murtadho

TEMPO.CO, Jakarta -Selama tiga hari kasus penembakan enam orang laskar FPI (Front Pembela Islam) bergulir, kontroversi dan kontradiksi masih terus melingkupinya.

Pihak kepolisian maupun FPI masing-masing terus menyampaikan pernyataan, klaim dan bantahan. Dukungan atau kecaman kepada aparat yang menghabisi nyawa 6 laskar FPI juga tetap bermunculan dari berbagai pihak.

Baca juga : Polisi Ancam Pidanakan Bantahan Kepemilikan Senjata Api, FPI: Ini Negara Hukum

Tempo mengumpulkan sejumlah perkembangan informasi terbaru terkait perkara penembakan anggota FPI ini baik dari Kepolisian maupun FPI. Berikut adalah daftarnya.

1. Kasus diambilalih oleh Mabes Polri

Kepolisian Daerah Metro Jaya melimpahkan perkara ini kepada Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia per Selasa, 8 Desember 2020. Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus meyebut alasan pelimpahan berkaitan dengan locus delicti (tempat kejadian perkara).

Menurut dia, peristiwa penyerangan oleh anggota FPI terhadap polisi yang berujung pada penembakan berada di wilayah hukum Polda Jawa Barat, tepatnya di Karawang. Karena itu, penyidikan dilanjutkan oleh Mabes Polri.

2. Propam Usut Anggota Penembak Laskar FPI

Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri membentuk tim khusus untuk menyelidiki apakah insiden penembakan enam laskar FPI sesuai prosedur. Tim yang beranggotakan 30 orang ini dipimpin oleh Brigadir Jenderal Hendra Kurniawan, selaku Karopaminal Divpropam Polri.

“Tim Propam ini nantinya akan memastikan apakah tindakan anggota Polda Metro Jaya sudah sesuai dengan aturan,” kata Kepala Divisi Propam Polri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo, Rabu, 9 Desember 2020.

3. Mayoritas jenazah dimakamkan di Megamendung

Sebanyak lima anggota laskar FPI yang tewas ditembak dimakamkan di Pondok Pesantren Argokultural Markaz Syariah FPI, Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Mereka adalah Andi Oktiawan 33, tahun, Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21) dan Lutfi Hakim (25). Pemakaman para jenazah tersebut dihadiri langsung oleh Imam Besar FPI Rizieq Shihab.

Sementara jenazah Muhammad Reza (20) dimakamkan di tempat lain atas permintaan dari keluarganya. Sebelum dimakamkan, keenam jenazah menjalani autopsi di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur lebih kurang 30 jam.

4. Saksi beri keterangan berbeda dari FPI dan Kepolisian

Dua saksi mata yang ditemui Tempo memberi keterangan berbeda dari polisi maupun FPI. Memberikan keterangan secara terpisah, mereka mengaku melihat sebuah minibus berhenti di pintu keluar rest area Kilometer 50, tol Jakarta-Cikampek selepas tengah malam, Senin lalu.

Saksi X melihat ban mobil tersebut kempis. Kemudian, polisi disebut langsung mengepung mereka. Dia melihat sejumlah laki-laki keluar dari minibus tersebut.

"Saya berani bersumpah mereka masih hidup saat itu," ujar saksi X seperti dikutip dalam Koran Tempo edisi 9 Desember 2020. Ia juga menyaksikan polisi mengeluarkan senjata tajam dari mobil. "Semacam parang."

Sementara saksi Y, mengatakan bahwa seorang tukang parkir sempat mencoba mendekati sumber keributan di area tersebut pada malam itu. Namun upayanya langsung dihalau oleh seseorang yang mengenakan pakain bebas.

"Jangan ikut campur, biarin itu polisi lagi tanganin teroris," kata dia menirukan suara tukang parkir. "Gak lama setelah rame-rame, terdengar tembakan," kata saksi Y.

Menurut versi Polda Metro Jaya, enam laskar FPI tewas dalam upaya polisi membela diri dari serangan senjata tajam dan senjata api. Lokasinya berada di Kilometer 50. Sebelum kejadian, mobil laskar dan polisi saling pepet di tol Jakarta-Cikampek sekitar Kilometer 47.

Sementara versi Sekretaris Umum FPI, Munarman, para laskar diculik dan dieksekusi. Laskar yang berada dalam mobil Chevrolet Spin itu disebut diadang polisi di antara pintu keluar tol Karawang Timur dan pintu masuk tol Karawang Barat. Laskar juga diklaim tak bersenjata.

5. Diduga ditembak di jantung

Ketua Umum FPI, Ahmad Shobri Lubis mengatakan terdapat lebih dari satu lubang bekas peluru di tubuh enam laskar yang tewas ditembak oleh polisi. Ia juga menduga para laskar ditembak dari jarak dekat, berdasarkan keterangan ahli yang memandikan jenazah. Namun, Shobri tidak menjelaskan siapa ahli yang dimaksud.

“Tembakan terhadap para syuhada tersebut memiliki kesamaan sasaran, yaitu semua tembakan mengarah ke jantung para syuhada,” kata Ahmad Shobri dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 9 Desember 2020.

M YUSUF MANURUNG | ROSSENO AJI | ADAM PRIREZA | KORAN TEMPO






Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

2 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM hendak menerobos barikade untuk menuju ke Istana.


Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

2 hari lalu

Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

Sekelompok emak-emak gabung Aksi Bela Rakyat menolak kenaikan harga BBM. Mereka datang sambil membawa alat masak.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

2 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.


Pertimbangan di Balik Ditolaknya Banding Ferdy Sambo

5 hari lalu

Pertimbangan di Balik Ditolaknya Banding Ferdy Sambo

Penolakan banding yang diajukan oleh Ferdy Sambo didasarkan pada perilaku yang dilakukan oleh Sambo termasuk perbuatan tercela dan,,,


Banding PTDH Ditolak, Pemecatan Ferdy Sambo Sudah Final

6 hari lalu

Banding PTDH Ditolak, Pemecatan Ferdy Sambo Sudah Final

Adapun keputusan sidang banding ini akan diserahkan kepada Ferdy Sambo dalam waktu 3-5 hari.


Polri Tidak akan Gelar Seremoni Pemecatan Ferdy Sambo

6 hari lalu

Polri Tidak akan Gelar Seremoni Pemecatan Ferdy Sambo

Keputusan banding bersifat final dan mengikat, sehingga tidak ada lagi upaya hukum yang bisa dilakukan Ferdy Sambo.


Banding Ditolak, Ferdy Sambo Resmi Dipecat sebagai Anggota Polri

6 hari lalu

Banding Ditolak, Ferdy Sambo Resmi Dipecat sebagai Anggota Polri

Sidang banding tidak menghadirkan pelanggar atau Ferdy Sambo maupun pendampingnya.


Disangka Bantu Bjorka, Pemuda Madiun Dijerat Empat Pasal UU ITE

6 hari lalu

Disangka Bantu Bjorka, Pemuda Madiun Dijerat Empat Pasal UU ITE

Merujuk hasil interogasi pihak kepolisian, motif MAH membantu Bjorka adalah ingin terkenal dan memperoleh banyak uang.


Lokasi KM 50 TKP Tewasnya 6 Laskar FPI, Dulu Ada Rest Area di Sana

8 hari lalu

Lokasi KM 50 TKP Tewasnya 6 Laskar FPI, Dulu Ada Rest Area di Sana

Lokasi penembakan 6 laskar FPI terjadi di KM 50. TKP ini masih menyisakan pertanyaan, karena rest area di sana pun ditutup.


Polri Jelaskan Peran Ipda Arsyad yang Jalani Sidang Etik di Kasus Ferdy Sambo

8 hari lalu

Polri Jelaskan Peran Ipda Arsyad yang Jalani Sidang Etik di Kasus Ferdy Sambo

Sidang etik terhadap Arsyad ditunda dan akan dilanjutkan kembali pada Senin 26 September 2022.