Dua Pimpinan FPI Banyak Menjawab Tidak Tahu Saat Diperiksa Polda Metro, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis dan Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Maman Suryadi ditemani kuasa hukumnya Sugito mendatangi Polda Metro Jaya, untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Ketua Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis dan Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Maman Suryadi ditemani kuasa hukumnya Sugito mendatangi Polda Metro Jaya, untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua tersangka petinggi FPI di kasus pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) di Petamburan, Jakarta Pusat, yakni Sobri Lubis dan Maman Suryadi selesai diperiksa penyidik Polda Metro Jaya hingga Senin menjelang malam, 14 Desember 2020.

    "Baru selesai dan kami menyampaikan perkembangan kepada media," kata Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab (HRS) sekaligus Wakil Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar di Polda Metro Jaya, Senin menjelang tengah malam, 14 Desember 2020.

    Aziz menjelaskan Sobri Lubis dicecar sekitar 63 pertanyaan, sementara Maman Suryadi sekitar 62 pertanyaan.

    Baca juga : Cerita dari Surat Rizieq Shihab Soal Penahanan di Polda Metro Jaya

    Penyidik menanyakan terkait pribadi tersangka, aktivitas keseharian, kegiatan organisasi hingga peran dalam kasus kerumunan itu.

    Namun kata Aziz, dua tersangka juga tidak menjawab sekitar 40-an pertanyaan, dengan alasan mereka tidak mengetahui dan tidak memperhatikan secara rinci, sehubungan dengan kasus itu.

    Aziz juga belum memberikan komentar terkait apakah dua tersangka itu akan ditahan penyidik atau tidak.

    Menurut Aziz, penyidik masih konsisten dengan pasal yang dikenakan kepada keduanya yakni Pasal 216 KUHP jo 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan

    Sebelumnya Maman Suryadi dan Sobri Lubis menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya pada Senin pagi ini sekitar pukul 10.00 WIB. Maman Suryadi selaku Panglima LPI dan penanggungjawab keamanan serta Sobri Lubis selaku penanggung jawab acara.

    Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang terjadi dalam hajatan yang berlangsung pada Sabtu 14 November 2020 di Petamburan, Jakarta Pusat.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.