Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kasus Pemerkosaan Ayah terhadap Anak Kandung di Bogor Terungkap

image-gnews
Ilustrasi pemerkosaan anak.. hindustantimes.com
Ilustrasi pemerkosaan anak.. hindustantimes.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus pemerkosaan ayah terhadap anak kandungnya terjadi di wilayah Tajurhalang, Kabupaten Bogor. Perbuatan itu menyebabkan sang anak hamil.

Karena tak ingin aibnya diketahui orang, bayi yang dikandung sang anak pun digugurkan dan dikubur tak jauh dari rumah kontrakannya.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Imran Edwin Siregar yang menangani kasus ini mengatakan, peristiwa ini terungkap atas dasar kecurigaan masyarakat yang melihat ada makam baru namun tak diketahui siapa yang dikubur.

"Mendapat laporan dari warga, anggota Polsek Bojonggede mendatangi lokasi dan menggali (makam) ternyata ada jasad bayi," kata Imran di Mapolres Metro Depok, Selasa 16 Februari 2021.

Baca juga: Ayah Tiri Pemerkosa Anak di Cikarang Ditangkap

Imran mengatakan, anggota kepolisian pun mendalami kasus tersebut dengan menggali keterangan para saksi di sekitar penemuan makam. Didapatilah nama EE (16), anak dari IR (50) yang mengubur bayi tersebut.

"Setelah lidik, IR mengaku sebagai bapak dari bayi tersebut," kata Imran.

Imran mengatakan, sang anak dipaksa menggugurkan bayi yang dikandungnya dengan meminum jamu pil tuntas sebanyak 13 butir.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Usia janin kurang lebih 6 bulan," kata Imran.

Imran mengatakan, berdasar keterangan, IR telah memperkosa anaknya selama kurang lebih 1 tahun belakangan atau saat sang anak berusia 15 tahun.

"Dari anak 15 tahun sampai 16 tahun, kurang lebih 1 tahun, dilakukan berkali kali lah sampai anak itu hamil," kata Imran.

Imran mengatakan, penyidik menduga alasan pemerkosaan itu karena sang anak tak menyetujui ayahnya menikah lagi.

"Dia minta izin ke anaknya mau menikah lagi karena istrinya sudah meninggal, tapi anaknya keberatan tidak dikabulkan nah (peristiwa) itu terjadi," kata Imran.

Untuk mempertanggungjawabkan pemerkosaan itu, IR terancam dengan Pasal 81 ayat 3 UU No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. "Ancaman hukumannya diatas 20 tahun penjara," kata Imran.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


40 Hari Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana, Keluarga dan Rekan Tabur Bunga di Makam Korban

10 jam lalu

Keluarga dan rekan korban saat tabur bunga serta doa bersama mengenang 40 hari tragedi kecelakaan bus SMK Lingga Kencana Depok di TPUI Parung Bingung, Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jumat petang, 21 Juni 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
40 Hari Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana, Keluarga dan Rekan Tabur Bunga di Makam Korban

Keluarga dan rekan korban kecelakaan bus SMK Lingga Kencana Depok mengadakan tabur bunga dan doa bersama untuk mengenang 40 hari


Polisi Tangkap Pemuda di Depok Racik Tembakau Sintetis Senilai Rp 100 Juta

21 jam lalu

Polisi menata barang bukti kasus laboratorium rahasia (clandestine lab) narkoba saat rilis di Polres Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 19 Juni 2024. Satnarkoba Polres Bogor mengungkap kasus laboratorium rahasia jaringan Jabodetabek di wilayah Tangerang Selatan, Banten yang yang memproduksi narkoba jenis tembakau sintetis dan telah beroperasi selama empat bulan dengan omzet Rp4 miliar serta menangkap delapan tersangka. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Polisi Tangkap Pemuda di Depok Racik Tembakau Sintetis Senilai Rp 100 Juta

Satresnarkoba Polres Metro Depok berhasil mengungkap jaringan tembakau sintetis yang diracik pemuda berinisial SH (30 tahun) di kontrakannya.


Maling di Depok Terjebak di dalam Minimarket yang Kebakaran, Teriak Minta Tolong

1 hari lalu

Kondisi minimarket di Jalan Sumur Bandung 1 RT. 007/007 Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, yang disatroni maling dan terbakar Kamis pagi, 20 Juni 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Maling di Depok Terjebak di dalam Minimarket yang Kebakaran, Teriak Minta Tolong

Warga Cimanggis Depok sempat menduga maling itu karyawan minimarket.


Kisah Jamaah Asal Bogor Rogoh Rp 240 Juta Cuma jadi Haji Cengkareng Lantaran Ditipu Travel

2 hari lalu

Jamaah haji salat di depan Ka'bah, 1 Juli 2022. REUTERS/Mohammed Salem
Kisah Jamaah Asal Bogor Rogoh Rp 240 Juta Cuma jadi Haji Cengkareng Lantaran Ditipu Travel

Mulanya, Mukmin dan belasan calon jamaah haji asal Bogor lainnya disuruh menunggu jadwal keberangkatan dan menanti visa keluar.


Jurnalis Depok dan Human Initiative Kurbankan 5 Kambing saat Idul Adha 1445 Hijriah

3 hari lalu

Wartawan dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Depok sedang menyiapkan paket daging kurban Idul Adha 1445 Hijriah hasil kolaborasi dengan Human Initiative di Jalan Waru, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Senin, 17 Juni 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Jurnalis Depok dan Human Initiative Kurbankan 5 Kambing saat Idul Adha 1445 Hijriah

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) bersama Human Initiative (HI) berkurban 5 ekor kambing untuk warga Depok pada Idul Adha 1445 Hijriah


Rayakan Idul Adha, Jurnalis Bogor Kurbankan Sapi dan Kambing untuk Duafa dan Yatim

3 hari lalu

Jaringan Jurnalis Bogor Rayakan Idul Adha dengan membagikan daging Qurban kepada dhuafa dan Yatim di Cibinong, Bogor. Senin, 17 Juni 2024. TEMPO/M.A MURTADHO
Rayakan Idul Adha, Jurnalis Bogor Kurbankan Sapi dan Kambing untuk Duafa dan Yatim

Jaringan Jurnalis Bogor (JJB) menyumbang satu ekor sapi dan beberapa ekor kambing untuk dibagikan ke duafa dan anak yatim saat Idul Adha


Wali Kota Depok Mohammad Idris Ungkap Aksi Tawuran Tak Lagi Atas Nama Almamater Sekolah

4 hari lalu

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengomentari maraknya tawuran di daerahnya saat ditemui di Balai Kota Depok, Senin, 17 Juni 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Wali Kota Depok Mohammad Idris Ungkap Aksi Tawuran Tak Lagi Atas Nama Almamater Sekolah

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengungkap pemicu baru aksi tawuran antar pelajar, tidak lagi bawa-bawa nama sekolah.


Erina Gudono Disindir Warganet Usai Buat Giveaway Syukuran Kehamilan

4 hari lalu

Kaesang Pangarep dan Erina Gudono saat mengadakan tasyakuran kehamilan. Foto: Instagram/Erina Gudono
Erina Gudono Disindir Warganet Usai Buat Giveaway Syukuran Kehamilan

Momen tasyakuran kehamilan istri Kaesang Pangarep, Erina Gudono di Instagram dibanjiri warganet yang menyindir dinasti politik Presiden Jokowi.


Wujud Toleransi Antar-Umat Beragama, Ribuan Warga Depok Salat Iduladha di Lapangan Milik Gereja Bethel

4 hari lalu

Warga dan jemaah LDII Depok saat melaksanakan Salat Ied di Lapangan Kamboja milik Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (LCC) atau di depan Gereja Bethel Indonesia Depok,  Kecamatan Pancoran Mas, Senin, 17 Juni 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Wujud Toleransi Antar-Umat Beragama, Ribuan Warga Depok Salat Iduladha di Lapangan Milik Gereja Bethel

Ketua DPD LDII Kota Depok Chairul Baihaqi mengungkapkan salat iduladha di Lapangan Kamboja sejak 29 tahun silam.


Anak Polisi Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi dalam Kasus Hamili Siswi SMP

4 hari lalu

Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com
Anak Polisi Dilaporkan ke Polres Metro Bekasi dalam Kasus Hamili Siswi SMP

Polres Metro Bekasi menyelidiki kasus dugaan tindak pidana perlindungan anak. Terlapor adalah seorang remaja anak anggota polisi.