Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Heru Budi Hartono Diminta Tancap Gas Urus Banjir, PDIP: Anies Hanya Pikirkan JIS

Reporter

Editor

Sunu Dyantoro

image-gnews
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Foto Humas Pemprov DKI
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Foto Humas Pemprov DKI
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth meminta Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono harus segera tancap gas  dalam menangani persoalan banjir dan kemacetan lalu lintas di Ibu Kota agar dapat memenuhi harapan warga.

"Pak Heru harus segera tancap gas. Pasalnya beban di pundak dia sangat berat, sehingga harapan warga agar permasalahan Jakarta bisa segera diselesaikan dengan baik," kata Kenneth dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa, 18 Oktober 2022.

Menurut anggota Komisi Bidang Pembangunan DPRD DKI Jakarta itu, Heru Budi butuh tancap gas agar bisa menyelesaikan program pembangunan mantan Gubernur Anies Baswedan yang belum selesai seperti banjir, kemacetan, serta tata ruang.

Menurut pria yang akrab disapa Kent ini, terkait penyelesaian permasalahan banjir Jakarta memang akan menjadi hal yang sangat rumit, pasalnya persoalan banjir berhubungan dengan sungai yang dangkal, hingga drainase buruk yang menyebabkan air hujan sulit diserap oleh tanah.

Lebih lanjut, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP ini berharap Heru bisa memodifikasi dan melanjutkan program yang bermanfaat dan krusial dari janji Anies Baswedan yang belum dituntaskan selama menjabat Gubernur DKI Jakarta.

"Program-program yang bagus dan belum selesai di zaman Anies bisa dimodifikasi dan dilanjutkan, saya berharap Pak Heru fokus pada program pembangunan paling krusial dan lebih prioritas, jangan nanti malah memilih kegiatan yang perencanaannya butuh kajian terlalu lama, yang ada malah buang-buang waktu dan tidak efisien," ucapnya.

Sejumlah pekerjaan Anies yang belum diselesaikan dengan baik dan bisa digarap oleh Heru, kata Kent, seperti merevisi dan memperluas manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP), penyediaan lapangan pekerjaan untuk warga DKI Jakarta, menghentikan Reklamasi Teluk Jakarta, memperluas cakupan serta memperbaiki kualitas layanan air bersih, normalisasi sungai, pengerukan lumpur secara serentak dan rutin, serta penanganan sampah yang baik.

Baca: Begini Birokrasi Meja Pengaduan Warga di Balai Kota DKI, Catat Hari dan Jam Buka Layanan

Sulit akses air bersih di Jakarta

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Persoalan kualitas layanan air bersih, menurut Kent, berkaitan dengan sulitnya akses air bersih di Jakarta, terutama di wilayah pinggiran-pinggiran kota, wilayah padat penduduk, dan lingkungan tempat tinggal masyarakat tidak mampu di Jakarta, akibat swastanisasi air bertahun-tahun.

Kemudian soal naturalisasi sungai Ciliwung, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) PPRA Angkatan LXII itu, menilai Anies kurang memaksimalkan program yang digadang-gadang olehnya menjadi solusi penanganan banjir Jakarta.

Adapun terkait penanganan sampah di DKI Jakarta yang tidak selesai, menurut Kent, karena belum rampungnya fasilitas pengelolaan sampah antara atau Intermediate Treatment Facility (ITF), akhirnya pengelolaan sampah Jakarta sebanyak 8.000 ton sampah per hari, masih sepenuhnya mengandalkan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Kent juga meminta Heru memperhatikan pembangunan manusia, pasalnya menurut dia, Anies hanya memikirkan pembangunan infrastruktur seperti Formula E dan Jakarta International Stadium (JIS) yang selalu dibanggakannya meski sesungguhnya pembangunan manusia pernah dijanjikan Anies saat kampanye.

Karena banyaknya pekerjaan yang tidak tuntas tersebut, Kent mengharapkan Heru Budi sebagai penjabat gubernur, untuk melakukan kegiatan yang bisa langsung dieksekusi dan manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat DKI Jakarta.

"Yang paling krusial adalah masalah banjir, air bersih, normalisasi sungai dan pengerukan lumpur secara serentak, masif dan rutin serta penanganan sampah yang semakin darurat di Jakarta, harus segera diselesaikan, agar warga Jakarta segera dapat merasakan manfaatnya," tuturnya.

Baca juga: Heru Budi Hartono Minta Wali Kota Tanam Pohon untuk Cegah Jakarta Banjir

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kata Anies soal Maju Pilkada Jakarta untuk Modal Pilpres 2029: Sekarang Masih Tahun Berapa?

11 menit lalu

Bakal calon gubernur yang diusung PKB Anies Baswedan tiba di kantor DPW PKB Jakarta, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis, 13 Juni 2024. Kunjungan Anies ini tepat sehari setelah PKB Jakarta memutuskan untuk mengusungnya sebagai calon gubernur DKI Jakarta. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Kata Anies soal Maju Pilkada Jakarta untuk Modal Pilpres 2029: Sekarang Masih Tahun Berapa?

Anies Baswedan, menanggapi penilaian bahwa dirinya maju Pilgub JakartaI 2024 sebagai modal untuk maju di Pilpres 2029.


Anies Baswedan, JK, dan Sandi Nonton Bareng Film Lafran

2 jam lalu

Film Lafran. Facebook
Anies Baswedan, JK, dan Sandi Nonton Bareng Film Lafran

Anies Baswedan, JK, dan Sandiaga Uno nonton bareng film Lafran. Anies dan Sandi duduk berdampingan.


Respons Sejumlah Pihak Soal Duet Anies-Kaesang di Pilkada Jakarta 2024: PDI Menolak, PKB Buka Peluang, Apa Kata Gibran?

3 jam lalu

Anies Baswedan dan Kaesang Pangarep. TEMPO
Respons Sejumlah Pihak Soal Duet Anies-Kaesang di Pilkada Jakarta 2024: PDI Menolak, PKB Buka Peluang, Apa Kata Gibran?

Suara-suara diajukannya Anies-Kaesang di Pilkada Jakarta 2024 terus terdengar. Apa kata PDIP, PKB, dan Gibran?


4 Fakta Buku Gibran The Next President, Penulis Pernah Tulis Buku Wawancara Imajiner Anies Baswedan Presiden 2024

4 jam lalu

Tim penulis buku Ahmad Bahar memperlihatkan buku Gibran The Next President saat peluncuran di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat, 14 Juni 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
4 Fakta Buku Gibran The Next President, Penulis Pernah Tulis Buku Wawancara Imajiner Anies Baswedan Presiden 2024

Penulis buku Ahmad Bahar resmi meluncurkan karya bukunya berjudul Gibran The Next President di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat, 14 Juni 2024. Berikut fakta-faktanya.


Kans Duet Anies Baswedan-Kaesang di Pilkada Jakarta, PSI: Tunggu Agustus

10 jam lalu

Anies Baswedan dan Kaesang Pangarep. TEMPO
Kans Duet Anies Baswedan-Kaesang di Pilkada Jakarta, PSI: Tunggu Agustus

PSI bakal menjawab peluang duet Anies Baswedan dan Kaesang Pangarep di Pilkada Jakarta, pada Agustus mendatang.


PDIP Sambut Positif Deklarasi Anies Baswedan Maju di Pilgub Jakarta, Bagaimana Peluang Koalisi dengan PKB dan PKS?

12 jam lalu

Anies Baswedan dan Andika Perkasa. FOTO/youtube/Andika Perkasa
PDIP Sambut Positif Deklarasi Anies Baswedan Maju di Pilgub Jakarta, Bagaimana Peluang Koalisi dengan PKB dan PKS?

PDIP menanggapi deklarasi Anies Baswedan secara positif. Buka peluang koalisi dengan PKB dan PKS.


Anies Baswedan Siap Maju di Pilgub Jakarta, Peneliti BRIN Nilai untuk Modal Pilpres 2029

19 jam lalu

Bakal calon gubernur yang diusung PKB Anies Baswedan tiba di kantor DPW PKB Jakarta, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis, 13 Juni 2024. Kunjungan Anies ini tepat sehari setelah PKB Jakarta memutuskan untuk mengusungnya sebagai calon gubernur DKI Jakarta. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Anies Baswedan Siap Maju di Pilgub Jakarta, Peneliti BRIN Nilai untuk Modal Pilpres 2029

Siti Zuhro berpendapat, jika Anies Baswedan tak muncul ke permukaan, publik bisa saja melupakannya.


PKB Masih Buka Peluang Nama Lain Selain Anies Baswedan untuk Maju di Pilgub Jakarta

21 jam lalu

Ketua Desk Pilkada DPP PKB sekaligus Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar bersama tim memberikan keterangan saat konferensi pers tentang Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan di DPP PKB, Senen, Jakarta, Senin, 3 Juni 2024. Dari keterangannya, total pendaftaran calon kepala daerah melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ada 3.014 calon kepala daerah dan yang memenuhi syarat administratif sebanyak 2.990 calon kepala daerah serta yang telah melakukan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) sebanyak 592 sampan saat ini. TEMPO/ Febri Angga Palguna
PKB Masih Buka Peluang Nama Lain Selain Anies Baswedan untuk Maju di Pilgub Jakarta

Gus Halim menyatakan bahwa PKB masih mempertimbangkan Anies Baswedan maju di Pilgub Jakarta. PKB masih membuka peluang bagi nama lain.


DPW PKB Ungkap Alasan Cak Imin Tak Tahu Deklarasi Dukungan untuk Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

22 jam lalu

Dewan Pimpinan Wilayah PKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas, saat ditemui usai menyerahkan berkas pendaftaran 106 bakal calon legislatif (bacaleg) di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Sabtu, 13 Mei 2023. Foto: ANTARA / Walda
DPW PKB Ungkap Alasan Cak Imin Tak Tahu Deklarasi Dukungan untuk Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

Ketua umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin belum tahu soal dukungan DPW DKI ke Anies Baswedan. Begini penjelasan Ketua PKB DKI.


Tanggapi Anies Baswedan yang Siap Maju Pilgub Jakarta, Politikus PPP: Ya Bagus Saja

23 jam lalu

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi saat ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Sabtu malam, 23 Maret 2024. ANTARA/Agatha Olivia Victoria
Tanggapi Anies Baswedan yang Siap Maju Pilgub Jakarta, Politikus PPP: Ya Bagus Saja

PPP merespons deklarasi Anies Baswedan soal maju di Pilgub Jakarta. Ia mengatakan PPP akan realistis dalam menentukan calon yang diusungnya.