Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Suami Pelaku KDRT Depok Akan Lapor Polisi Gunakan UU ITE, Sebut Banyak Tuduhan Tak Mendasar

image-gnews
Kuasa hukum BI melakukan konferensi pers saat konferensi pers di salah satu kafe Kecamatan Cinere, Depok, Jumat, 26 Mei 2023 malam. TEMPO/Ricky Juliansyah
Kuasa hukum BI melakukan konferensi pers saat konferensi pers di salah satu kafe Kecamatan Cinere, Depok, Jumat, 26 Mei 2023 malam. TEMPO/Ricky Juliansyah
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus pasutri saling lapor kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT menjadi viral karena postingan keluarga PB yang dijadikan tersangka dan ditahan. Karenanya, kuasa hukum pihak suami, BI berencana menuntut pengunggah di media sosial dengan UU ITE sebab dianggap melanggar dan mencemarkan nama baik kliennya.

Kuasa hukum BI Maria Lince Manurung mengatakan jika memungkinkan pihaknya akan membuat laporan perihal pencemaran nama baik BI di media sosial karena tindakan tersebut dianggap sudah merugikan BI

"Masih kami tunggu untuk melakukan pelaporan, karena ada pencemaran nama baik yang disebarkan di media sosial, dengan dasar UU ITE," kata Maria saat konferensi pers di salah satu kafe di Kecamatan Cinere, Depok, Jumat 26 Mei 2023 malam.

Menurutnya banyak tuduhan yang tidak mendasar, seperti BI memiliki pistol dan pengguna narkoba, JIka hal tersebut benar, kenapa pihak PB tidak langsung melaporkan saja ke pihak berwajib.

"Kalau pistol jelas tidak punya, dan jika memang dituding sebagai pengguna narkoba, kami serahkan saja ke pihak kepolisian untuk dites urin," kata Maria.

Baca juga: Pasutri Saling Lapor KDRT di Depok, Polisi Sebut Suami Pernah Lakukan Kekerasan Sebelumnya

Pengacara sebut suami ingin penyelesaian damai

Ia mengungkapkan pihak suami sebenarnya tidak ingin seperti itu dan mengharapkan diselesaikan secara damai serta kembali ke jalan yang benar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Apalagi kami ini tahu, itu keluarga kan, kasianlah anak-anak masih pada muda, itu saja yang kami pikirkan," ungkapnya.

Maria menjelaskan saat ini kondisi BI masih mengalami sakit dan harus berobat, terutama pada bagian buah zakar yang kondisinya kadang membengkak dan mengecil. Akibatnya, BI harus menggunakan celana dalam khusus untuk menopang kemaluannya. 

Akibat diremas dengan sangat kencang pihaknya juga mengatakan BI sampai mengalami hernia. Hernia timbul setelah pertengkaran yang terjadi. 

"Klien kami kan punya dokter pribadi, berdasarkan data base rumah sakit tidak ada gejala hernia. Hernia muncul setelah pertengkaran, dalam waktu dekat klien saya juga akan dijadwalkan akan melakukan operasi," ucap Maria.

Pilihan Editor: Kasus KDRT di Depok, Polda Metro Jaya Bentuk Tim Dokter dan Psikolog

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polwan yang Bakar Suaminya karena Judi Online Ditahan, Bagaimana Nasib Ketiga Anaknya?

8 jam lalu

Anggota Polres Jombang Briptu Rian Dwi Wicaksono yang meninggal dunia akibat dibakar istrinya yang juga anggota Polwan. ANTARA/HO-Polres Jombang
Polwan yang Bakar Suaminya karena Judi Online Ditahan, Bagaimana Nasib Ketiga Anaknya?

Polwan yang bakar suaminya karena judi online akan mendapat hak khusus sesuai undang-undang dengan ditempatkan di pusat pelayanan terpadu Polda Jatim.


Kasus Polwan Bakar Suami, Ini Imbauan Komnas Perempuan

1 hari lalu

Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
Kasus Polwan Bakar Suami, Ini Imbauan Komnas Perempuan

Komisioner Komnas Perempuan dan Anak mengatakan, KDRT seperti dalam kasus polwan bakar suami terjadi karena banyak faktor.


Kasus Polwan Bakar Suami, Briptu Fadhilatun Sempat Ancam Bakar Anaknya Jika Suami Tak Pulang

2 hari lalu

Anggota Polres Jombang Briptu Rian Dwi Wicaksono yang meninggal dunia akibat dibakar istrinya yang juga anggota Polwan. ANTARA/HO-Polres Jombang
Kasus Polwan Bakar Suami, Briptu Fadhilatun Sempat Ancam Bakar Anaknya Jika Suami Tak Pulang

Polwan tersangka pembakaran suami, Briptu Fadhilatun Nikmah memborgol suaminya sebelum menyiramkan bensin.


Fakta Penting Polwan Briptu FN Bakar Suami di Mojokerto, Uang Habis Karena Judi Online

3 hari lalu

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Dirmanto. ANTARA/Willi Irawan
Fakta Penting Polwan Briptu FN Bakar Suami di Mojokerto, Uang Habis Karena Judi Online

Fakta-fakta polwan yang bakar suami di Mojokerto. Salah satunya karena suami gemar judi online.


Kronologi Polwan Borgol dan Bakar Suami Hingga Tewas di Mojokerto

3 hari lalu

Anggota Polres Jombang Briptu Rian Dwi Wicaksono yang meninggal akibat dibakar istrinya, yang anggota Polwan. ANTARA/HO-Polres Jombang
Kronologi Polwan Borgol dan Bakar Suami Hingga Tewas di Mojokerto

Seorang polwan bakar suami, yang juga polisi, di Mojokerto karena naik pitam gaji ke-13 diduga dipakai untuk judi online, sisa Rp 800 ribu.


Kasus Polwan Bakar Suami di Mojokerto, Polda Petakan Pasutri Anggota yang Punya Masalah Rumah Tangga

3 hari lalu

Anggota Polres Jombang Briptu Rian Dwi Wicaksono yang meninggal dunia akibat dibakar istrinya yang juga anggota Polwan. ANTARA/HO-Polres Jombang
Kasus Polwan Bakar Suami di Mojokerto, Polda Petakan Pasutri Anggota yang Punya Masalah Rumah Tangga

Menyusul peristiwa polwan bakar suami di Kota Mojokerto, Polda Jawa Timur makin mengintensifkan pemetaan terhadap pasutri anggota yang punya problem.


Top 3 Hukum: Satgas Operasi Damai Cartenz Bantah OPM Tembak Mati Intel, Polwan Bakar Suami Jadi Tersangka KDRT

3 hari lalu

 Kabag Humas Operasi Damai Cartenz 2024 AKBP Bayu Suseno. Dok: Satgas Damai Cartenz.
Top 3 Hukum: Satgas Operasi Damai Cartenz Bantah OPM Tembak Mati Intel, Polwan Bakar Suami Jadi Tersangka KDRT

Satgas Operasi Damai Cartenz sebut OPM selalu pakai alasan intel TNI bila membunuh masyarakat sipil.


Polwan Bakar Suami di Mojokerto hingga Tewas Jadi Tersangka KDRT

3 hari lalu

Anggota Polres Jombang Briptu Rian Dwi Wicaksono yang meninggal dunia akibat dibakar istrinya yang juga anggota Polwan. ANTARA/HO-Polres Jombang
Polwan Bakar Suami di Mojokerto hingga Tewas Jadi Tersangka KDRT

Briptu Rian Dwi Wicaksono tewas usai dibakar istrinya sendiri yang merupakan anggota polisi wanita (Polwan)


Polda Metro Jaya Lanjutkan Penyelidikan Terhadap Hasto Kristiyanto Soal Dugaan Penghasutan dan Melanggar UU ITE

6 hari lalu

Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menjalani pemeriksaan kasus dugaan penyebaran berita bohong soal pengungkapan kecurangan Pemilu 2024 di gedung Ditreskrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 4 Juni 2024. Sebelumnya Hasto dilaporkan dilaporkan atas dugaan tindak pidana penghasutan dan atau menyebarkan informasi bohong yang menimbulkan kerusuhan di masyarakat setelah sesi wawancara di salah satu stasiun TV Nasional. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Polda Metro Jaya Lanjutkan Penyelidikan Terhadap Hasto Kristiyanto Soal Dugaan Penghasutan dan Melanggar UU ITE

Polda Metro lanjutkan proses penyelidikan terhadap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto soal dugaan penghasutan dan melanggar UU ITE.


Polemik Dewan Media Sosial, Ini Kata Menkominfo Budi Arie dan YLBHI

7 hari lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik Ketua Umum relawan Pro Jokowi Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi & Informatika Kabinet Indonesia Maju sisa masa jabatan periode Tahun 2019 - 2024 di Istana Negara, Jakarta, Senin 17 Juli 2023. TEMPO/Subekti.
Polemik Dewan Media Sosial, Ini Kata Menkominfo Budi Arie dan YLBHI

Budi Arie memahami kekhawatiran masyarakat yang menganggap keberadaan Dewan Media Sosial akan mengekang kebebasan berpendapat.